Ahzaa.Net: gangguan pada mata
Gangguan Penglihatan Mata secara Umum : Materi IPAS Kelas 5 SD/ MI Semester 1 (Ganjil)

Gangguan Penglihatan Mata secara Umum : Materi IPAS Kelas 5 SD/ MI Semester 1 (Ganjil)

Mata sebagai indera penglihatan dapat mengalami gangguan. Gangguan tersebut dapat berasal dari faktor internal maupun eksternal seperti usia, kebiasaan, penyakit maupun bawaan lahir. 

Gangguan Penglihatan pada Mata


Teman- teman, materi ini merupakan lanjutan dari pokok bahasan sebelumnya yaitu berkaitan dengan cahaya. Pada post yang lalu, saya sudah mempublish untuk pokok materi tentang cahaya dan sifatnya serta bagian- bagian mata. Teman- teman dapat mengeceknya melalui post tersebut. 

Kembali lagi ke materi yaa..

Gangguan penglihatan mata yang disebabkan oleh berbagai macam faktor tersebut diantaranya rabun jauh, rabun dekat, rabun tua, rabun senja, buta warna dan mata silindris. Selain itu masih banyak gangguan pada mata yang belum disebutkan. Lebih jelasnya, perhatikan pada rangkuman materi berikut ini, 


Gangguan Penglihatan Mata 
1. Rabun Jauh (Miopi)
a. Rabun jauh merupakan ketidakmampuan mata dalam melihat suatu benda dalam jarak yang jauh
b. Rabun jauh disebabkan oleh perilaku yang tidak sehat seperti membaca terlalu dekat, terlalu lama melihat gawai, televisi dan komputer serta kekurangan vitamin 
c. Gangguan rabun jauh dapat ditolong dengan menggunakan kacamata berlensa cekung (negatif).

2. Rabun Dekat (Hipermetropi)
a. Rabun dekat merupakan ketidakmampuan mata dalam melihat benda dalam jarak yang dekat secara jelas.
b. Rabun dekat umumnya disebabkan oleh faktor usia yaitu mulai umur 40 tahun ke atas.
c. Gangguan rabun dekat dapat ditolong dengan kacamata berlensa cembung (positif)

3. Rabun Tua (Presbiopi)
a. Rabun tua merupakan ketidakmampuan mata dalam melihat benda baik jarak jauh maupun dekat 
b. Rabun tua disebabkan karena lemahnya daya akomodasi mata
c. Gangguan rabun tua dapat ditolong dengan kacamata berlensa rangkap (lensa positif dan negatif)

4. Rabun Senja 
Rabun senja merupakan ketidakmampuan mata melihat benda atau objek dengan pencahayaan yang kurang, redup atau gelap (di malam hari).

5. Buta Warna 
a. Buta warna merupakan ketidakmampuan mata dalam membedakan warna- warna tertentu
b. Buta warna umumnya disebabkan karena adanya faktor keturunan (genetik).

6. Mata Silindris (Astigmatisme) 
a. Mata silindris merupakan kelainan bentuk pada kornea
b. Penderita mata silindris melihat benda atau objek dengan samar atau berbayang 
c. Penderita mata silindris ditolong dengan kacamata berlensa silinder. 

Yuk lanjut ke latihan soal yaa....

1. Rabun jauh biasa disebut dengan sebutan .... 
A. miopi 
B. presbiopi 
C. hipermetropi 
D. astigmatisme 


2. Kendala yang dialami oleh orang yang mengalami rabun jauh adalah ....
A. tidak mampu melihat objek atau benda dalam jarak yang jauh 
B. tidak mampu melihat objek atau benda dalam jarak dekat 
C. tidak mampu melihat objek dalam jarak dekat maupun jauh 
D. tidak mampu membedakan warna- warna 


3. Di bawah ini salah satu hal yang menyebabkan miopi terjadi adalah ....
A. perilaku membaca yang terlalu dekat 
B. bermain gawai secara terus menerus 
C. kekurangan vitamin 
D. semua jawaban benar 


4. Kacamata yang digunakan untuk membantu penderita miopi adalah ....
A. kacamata bikonkaf 
B. kacamata cembung 
C. kacamata cekung 
D. kacamata lensa silindris


5. Rabun dekat disebut juga dengan istilah ....
A. miopi 
B. presbiopi 
C. hipermetropi 
D. astigmatisme


6. Pada penderita rabun dekat, mereka memiliki ketidakmampuan untuk ....
A. melihat dalam jarak yang jauh 
B. melihat dalam jarak yang dekat 
C. melihat baik jarak dekat maupun jauh 
D. membedakan warna- warna 


7. Pernyataan yang tepat tentang rabun dekat adalah ....
A. rabun dekat menyasar anak- anak di bawah usia 10 tahun 
B. rabun dekat biasanya diderita oleh orang yang usianya 40 tahun ke atas 
C. rabun dekat disebabkan oleh faktor keturunan 
D. penderita rabun dekat tidak dapat melihat dengan jelas ketika hari mulai gelap 


8. Kacamata yang diperlukan untuk penderita rabun dekat adalah ....
A. kacamata berlensa cekung 
B. kacamata berlensa cembung 
C. kacamata berlensa ganda
D. kacamata berlensa silindris 


9. Pernyataan yang tepat tentang rabun tua adalah ....
A. rabun tua banyak diderita oleh orang yang berusia remaja 
B. rabun tua merupakan ketidakmampuan dalam melihat objek dalam jarak dekat 
C. rabun tua merupakan ketidakmampuan melihat objek dalam jarak jauh 
D. rabun tua merupakan ketidakmampuan melihat objek dalam jarak dekat - jauh 


10. Penyebab utama dari rabun tua adalah ....
A. kebiasaan buruk ketika membaca
B. menghabiskan waktu dengan gawai 
C. lemahnya daya akomodasi mata 
D. faktor genetik 


11. Kacamata yang sesuai untuk orang yang memiliki rabun tua adalah ....
A. kacamata berlensa cekung 
B. kacamata berlensa cembung 
C. kacamata berlensa rangkap
D. kacamata berlensa silindris 


12. Orang yang memiliki gangguan mata rabun senja memiliki kendala ....
A. tidak dapat melihat objek yang jauh jaraknya 
B. tidak dapat melihat objek yang dekat 
C. tidak mampu melihat ketika gelap atau malam 
D. tidak mampu membedakan warna- warna 


13. Orang yang memiliki gangguan mata buta warna memiliki kendala ....
A. tidak dapat melihat objek yang jauh jaraknya 
B. tidak dapat melihat objek yang dekat 
C. tidak mampu melihat ketika gelap atau malam 
D. tidak mampu membedakan warna- warna 


14. Buta warna biasanya disebabkan oleh ....
A. faktor genetik 
B. faktor kebiasaan 
C. konsumsi obat tertentu 
D. kekurangan vitamin 


15. Mata silindris merupakan kelainan mata pada bagian ....
A. iris mata 
B. kornea mata 
C. lensa mata 
D. retina mata 


16. Hal yang dialami oleh penderita gangguan mata silindris adalah ....
A. tidak dapat melihat ketika gelap atau malam hari 
B. melihat benda dengan samar atau berbayang 
C. tidak dapat melihat benda yang jauh 
D. tidak dapat melihat benda yang dekat jaraknya 


17. Penderita mata silindris dapat ditolong dengan kacamata berlensa ....
A. cekung 
B. cembung 
C. bikonkaf 
D. silinder 


18. Mata silindris sering disebut dengan istilah ....
A. miopi 
B. presbiopi 
C. astigmatisme 
D. hipermetropi 


Demikian pembahasan tentang gangguan penglihatan mata secara umum. Kita masih akan belajar untuk seri pokok materi berikutnya, pada tulisan selanjutnya. Tetap di AhzaaNet yaaa.

Terima Kasih. 

Salam. 
Rangkuman Materi IPA : Indera Penglihatan Mata, Bagian- Bagian, Fungsi dan Gangguan pada Mata

Rangkuman Materi IPA : Indera Penglihatan Mata, Bagian- Bagian, Fungsi dan Gangguan pada Mata

Hai sahabat Ahzaa, selamat datang kembali untuk belajar di AhzaaNet. Hari ini kita akan membahas tentang indera penglihatan yaitu mata, bagian- bagiannya, fungsi dan gangguan yang terdapat pada mata. Pembahasan akan berbentuk rangkuman agar mudah untuk dipelajari. 

Gambar oleh João dari Pixabay


Tentang Mata 
Mata merupakan organ sensorik yang memungkinkan kita untuk dapat melihat. Pada prinsipnya, mata bekerja dengan menangkap cahaya tampak dari dunia luar dan mengubahnya menjadi bentuk kemudian diinterpretasikan oleh otak. Otak tidak memiliki kemampuan sensorik sendiri namun membutuhkan mata dan indra lainnya, seperti pendengaran dan peraba untuk mengumpulkan informasi tentang dunia di sekitar kita.

Bagian- Bagian Mata dan Fungsinya 

sumber gambar : https://my.clevelandclinic.org/


 Nama Bagian Mata  Fungsi
 Kornea  menerima rangsang cahaya dan melindungi mata
 Pupil  mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke mata
 Lensa  memfokuskan cahaya agar jatuh tepat di retina
 Retina  menangkap bayangan
 Sklera  bagian terluar bola mata yang berfungsi melindungi bagian dalam bola mata
 Cairan aqueous humor  meneruskan rangsangan cahaya ke retina
 koroid  bagian tengah bola mata yang terdiri atas selaput tipis dan selaput darah untuk mencegah berkas cahaya dipantulkan ke sekeliling kita
 saraf mata  meneruskan rangsangan ke otak
 iris  mengatur gerak pupil dan memberi warna mata
 otot mata  menggerakkan bola mata

Sementara itu, mata juga memiliki bagian luar diantaranya sebagai berikut :

 Nama Bagian Mata Fungsi
 Alis Mata mencegah keringat dan kotoran masuk ke mata
 kelenjar air mata menghasilkan air mata yang berguna membasahi kornea
 bulu mata mencegah kotoran masuk ke mata dan mengurangi intensitas cahay yang masuk ke mata
 kelopak mata melindungi bola mata dari benda asing dan membersihkan bola mata
 

Gangguan pada Mata
Adapun beberapa gangguan yang terjadi pada mata adalah sebagai berikut :

Gangguan Mata 
 Miopi (rabun jauh) bayangan jatuh di depan retina, ditolong dengan lensa cembung
 Hipermetropi (rabun dekat) bayangan jatuh di belakang retina, ditolong dengan lenda cekung
 Presbiopi (daya akomodasi lemah) biasanya terjadi ketika proses menua, ditolong dengan lensa rangkap/ cembung- cekung
 Astigmatisme  tidak dapat membedakan garis datar dan tegak, ditolong dengan lensa silinder
 Hemeralopi (rabun senja) kemampuan penglihatan menurun ketika senja tiba, ditolong dengan mengganti kornea 
 Katarak mata tertutup lapisan putih, ditolong dengan operasi katarak
 Juling kelainan akibat tidak serasinya otot mata kanan dan kiri sehingga arah pandangan kedua bola mata tidak sama
 xeroptalmia mengeringnya selaput kornea mata karena akibat kekurangan vitamin A terus menerus

Itulah tentang indera penglihatan mata, bagian- bagian, fungsi dan gangguan- gangguan yang terjadi pada mata. Nah, begitu berartinya mata sehingga kita harus menjaganya. Oleh karena itu kita dapat menjaga kesehatan organ mata yaitu :
a. mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A
b. melakukan aktivitas yang wajar dengan gadget, seperti membatasi waktu pemakaian, mengatur jarak ketika menggunakan gadget.
c. memakai kacamata pelindung saat berada di terik matahari. 

Semoga Bermanfaat yaa...

Salam. 
Materi IPAS Kelas 5 SD/ MI Semester 1 : Bagian- Bagian Mata dan Gangguan pada Penglihatan Mata

Materi IPAS Kelas 5 SD/ MI Semester 1 : Bagian- Bagian Mata dan Gangguan pada Penglihatan Mata

Mata merupakan salah satu indra pada manusia yang sangat penting fungsinya. Sebagai indra penglihatan, mata memerlukan cahaya untuk dapat menangkap benda yang ada di sekitar. 

Pada pembahasan ini, kita akan belajar tentang bagian- bagian mata berikut fungsinya serta gangguan - gangguan yang terdapat pada indra penglihatan tersebut. 

Gambar oleh ðŸ’ŒðŸŒ¸ðŸŒ·Marion 🌷🌸💌 Wellmann dari Pixabay


Bagian- Bagian Mata dan Fungsinya
Mata memiliki beberapa bagian yang memiliki fungsi masing- masing. Berikut ini beberapa bagian mata sekaligus fungsinya, 

1. Kornea
Kornea adalah lapisan transparan di bagian depan mata yang melindungi mata dan membantu memfokuskan cahaya yang masuk ke mata. Kornea berperan sebagai jendela mata, memungkinkan cahaya masuk dan memulai proses pembiasan untuk membentuk gambar.

2. Pupil
Pupil adalah lubang kecil di tengah iris yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata. Ukuran pupil dapat berubah-ubah: mengecil (miosis) ketika ada banyak cahaya dan membesar (midriasis) ketika cahaya redup.

3. Iris
Iris adalah bagian berwarna di mata yang mengelilingi pupil dan mengontrol ukuran pupil dengan mengatur kontraksi dan relaksasi otot-otot iris. Fungsi utama iris adalah mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata, memastikan cahaya yang tepat mencapai retina.

4. Lensa
Lensa adalah struktur transparan yang terletak di belakang pupil. Lensa bertanggung jawab untuk memfokuskan cahaya ke retina, memungkinkan mata melihat benda dengan jelas pada berbagai jarak. Lensa dapat mengubah bentuknya (akomodasi) untuk memfokuskan cahaya dari objek dekat dan jauh.

5. Retina
Retina adalah lapisan tipis di belakang mata yang mengandung sel-sel fotoreseptor (sel batang dan sel kerucut) yang mendeteksi cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Sinyal ini kemudian dikirim ke otak melalui saraf optik untuk diproses menjadi gambar.

6. Makula
Makula adalah area kecil di tengah retina yang bertanggung jawab untuk penglihatan sentral yang tajam. Makula memungkinkan kita melihat detail halus dan melakukan tugas-tugas seperti membaca dan mengenali wajah.

7. Fovea
Fovea adalah bagian dari makula yang mengandung konsentrasi tertinggi sel kerucut, yang bertanggung jawab untuk penglihatan warna dan detail halus. Fovea adalah pusat penglihatan tajam, di mana gambar yang sangat fokus terbentuk.

8. Saraf Optik
Saraf optik adalah kumpulan serabut saraf yang membawa sinyal listrik dari retina ke otak. Otak kemudian menginterpretasikan sinyal ini sebagai gambar visual yang kita lihat.

9. Humor Aqueous
Humor aqueous adalah cairan transparan yang mengisi ruang antara kornea dan lensa. Cairan ini membantu menjaga tekanan intraokular, memberikan nutrisi ke kornea dan lensa, serta membuang limbah metabolik.

10. Humor Vitreous
Humor vitreous adalah cairan kental dan jernih yang mengisi ruang antara lensa dan retina. Humor vitreous membantu menjaga bentuk bola mata dan memberikan dukungan struktural untuk retina.

11. Sklera
Sklera adalah bagian putih mata yang kuat dan fibrosa. Sklera melindungi mata dan memberikan bentuk dan kekuatan struktural pada bola mata.

12. Koroid
Koroid adalah lapisan jaringan yang kaya akan pembuluh darah yang terletak di antara retina dan sklera. Koroid menyediakan oksigen dan nutrisi ke retina dan bagian lain dari mata.

13. Konjungtiva
Konjungtiva adalah selaput tipis dan transparan yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan bagian putih mata. Konjungtiva melindungi mata dari infeksi dan iritasi, serta menjaga kelembaban mata.

Gangguan atau Penyakit pada Mata
Mata sebagai indra penglihatan dapat mengalami beberapa gangguan. Gangguan- gangguan tersebut dapat disebabkan oleh banyak hal, baik kebiasaan, penyakit, usia, maupun bawaan lahir. Di bawah ini gangguan- gangguan yang sering ditemukan pada mata sebagai indra penglihatan. 

1. Katarak
Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh, sehingga menghalangi cahaya masuk ke retina dan mengganggu penglihatan. Gejala katarak biasanya berupa penglihatan kabur, warna terlihat pudar, kesulitan melihat di malam hari, silau yang berlebihan dari cahaya, dan seringkali membutuhkan cahaya yang lebih terang untuk membaca.

2. Glaukoma
Glaukoma adalah kelompok penyakit mata yang merusak saraf optik, sering kali akibat tekanan intraokular yang meningkat. Pada penderita glaukoma, penglihatan tepi berkurang (pada glaukoma sudut terbuka), nyeri mata yang parah, mual, muntah, penglihatan kabur mendadak, dan lingkaran cahaya di sekitar lampu (pada glaukoma sudut tertutup).

3. Konjungtivitis (Mata Merah)
Definisi: Konjungtivitis adalah peradangan atau infeksi pada konjungtiva, selaput yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan bagian putih mata. Konjungtivitas bergejala seperti mata merah, gatal, berair, adanya lendir atau nanah, dan sensasi terbakar pada mata.

4. Keratitis
Keratitis adalah peradangan pada kornea, yang dapat disebabkan oleh infeksi, cedera, atau penggunaan lensa kontak yang berlebihan. Adapun gejala keratitis adalah nyeri mata, penglihatan kabur, mata merah, sensitivitas terhadap cahaya, dan sensasi ada benda asing di mata.

5. Strabismus (Mata Juling)
Strabismus adalah kondisi di mana mata tidak sejajar dan melihat ke arah yang berbeda. Penderita mata juling biasanya bergejala mata yang terlihat mengarah ke arah yang berbeda, penglihatan ganda, dan penurunan persepsi kedalaman.

6. Amblyopia (Mata Malas)
Amblyopia adalah kondisi di mana satu mata gagal untuk mencapai ketajaman visual yang normal, sering disebabkan oleh strabismus atau perbedaan ukuran refraksi antara kedua mata. Gejala mata malas adalah penglihatan kabur pada satu mata, kesulitan menangkap gerakan, dan kehilangan persepsi kedalaman.

7. Miopia (Rabun Jauh)
Miopia adalah kondisi di mana objek yang jauh terlihat kabur karena cahaya yang masuk ke mata difokuskan di depan retina. Gejala miopia adalah penglihatan kabur pada jarak jauh, kelelahan mata, dan sering menyipitkan mata untuk melihat objek yang jauh.

8. Hipermetropia (Rabun Dekat)
Hipermetropia adalah kondisi di mana objek yang dekat terlihat kabur karena cahaya yang masuk ke mata difokuskan di belakang retina. Gejala rabun dekat adalah penglihatan kabur pada jarak dekat, ketegangan mata, sakit kepala, dan kelelahan mata saat membaca atau melakukan pekerjaan jarak dekat.

9. Astigmatisme
Astigmatisme adalah kondisi di mana kornea atau lensa mata memiliki kelengkungan yang tidak merata, sehingga menyebabkan penglihatan kabur pada semua jarak. Gejala astigmatisme adalah penglihatan kabur atau terdistorsi pada semua jarak, kelelahan mata, dan sakit kepala.

10. Presbiopia
Presbiopia adalah kondisi yang berkaitan dengan usia di mana mata kehilangan kemampuan untuk fokus pada objek dekat, biasanya mulai terjadi setelah usia 40 tahun. Gejala presbiopi adalah kesulitan membaca tulisan kecil, kelelahan mata saat membaca atau melakukan pekerjaan jarak dekat, dan kebutuhan untuk menjauhkan objek agar bisa melihatnya dengan jelas.


Itulah Bagian- Bagian Mata dan Gangguan pada Penglihatan Mata. Semoga pembahasan di atas bermanfaat buat teman- teman semua dalam belajar. Salam. 

Formulir Kontak