Ahzaa.Net
Rangkuman Materi Politik Etis: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 3 Jejak Sang Pahlawan

Rangkuman Materi Politik Etis: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 3 Jejak Sang Pahlawan

Hai sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Kita masih akan berkutat untuk belajar materi IPAS kelas 6 SD/MI semester 1 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi 2025, yaitu khususnya bab 3 Jejak Sang Pahlawan dengan submateri Politik Etis

Rangkuman Materi Politik Etis Kelas 6 Edisi Revisi
Rangkuman Materi Politik Etis Kelas 6 Edisi Revisi


Materi Politik Etis merupakan salah satu yang dibahas pada mapel IPAS kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) bab 3 Jejak Sang Pahlawan. Dalam materi ini akan diulas tentang apa itu politik etis, latar belakang, isi dari politik etis dan tokoh- tokoh yang berkaitan mendorong adanya politik etis. 

Nah, melalui rangkuman materi berikut, teman- teman dapat belajar tentang semua hal tersebut melalui penjelasan singkat. 

Baik, langsung saja, kita mulai membahas tentang politik etis. Selamat belajar. 

1. Pengertian Politik Etis

a. Politik Etis adalah  sebuah kebijakan baru pemerintah Belanda terhadap rakyat Hindia Belanda (Indonesia) yang mulai diterapkan pada tahun 1901. 
b. Kebijakan ini juga dikenal dengan sebutan "Politik Balas Budi" karena tujuannya adalah membalas budi atas semua keuntungan besar yang telah diambil Belanda dari tanah dan rakyat Indonesia selama ratusan tahun.

2. Latar Belakang Politik etis 

a. Sistem Tanam Paksa
(1) Belanda menerapkan Sistem Tanam Paksa mulai tahun 1830 di bawah pimpinan Gubernur Jenderal Van den Bosch yang memaksa rakyat Indonesia untuk menyerahkan 1/5 (20%) dari lahan pertaniannya untuk ditanami tanaman yang laku di pasar Eropa (seperti kopi, tebu, teh, dan nila) atau bekerja selama 66 hari dalam setahun (sekitar 1/5 dari waktu setahun) tanpa upah untuk keperluan pemerintah Belanda.
(2) Dampak sistem tanam paksa adalah sebagai berikut: 
  • Rakyat menjadi sangat miskin dan kelaparan
  • Lahan pertanian pangan rakyat menyusut karena digunakan untuk tanaman ekspor
  • Banyak rakyat yang meninggal karena kelaparan dan kelelahan
  • Rakyat menderita luar biasa selama puluhan tahun
 (3) Dampak sistem tanam paksa bagi Belanda 
  • Belanda meraup keuntungan yang sangat besar dari hasil bumi Indonesia
  • Kas negara Belanda yang sebelumnya kosong menjadi sangat kaya

b. Kritikan dari Berbagai Pihak 
Sistem Tanam Paksa mendapat kritikan dari berbagai pihak seperti tokoh- tokoh Belanda yang peduli terhadap nasib bangsa Indonesia. 

c. Lahirnya Politik Etis 
(1) Lahirnya Politik Etis ditandai ketika Ratu Wilhelmina dari Belanda menyampaikan pidato penobatannya di hadapan parlemen Belanda pada 17 September 1901. 
(2) Dalam pidato tersebut, ia menyatakan bahwa Belanda memiliki kewajiban moral untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat di Hindia Belanda.

3. Tokoh yang Mendorong Lahirnya Politik Etis 

a. Eduard Douwes Dekker (Multatuli) 
(1) Eduard Douwes Dekker lahir di Amsterdam, Belanda, pada tahun 1820. 
(2) Ia pernah bekerja sebagai pegawai pemerintah kolonial Belanda di Indonesia, salah satunya sebagai Asisten Residen di Lebak, Banten pada tahun 1856.
(3) Selama bekerja di Indonesia, Douwes Dekker menyaksikan langsung betapa menderitanya rakyat Indonesia akibat penindasan sistem kolonial dan ia merasa tidak tahan melihat ketidakadilan tersebut dan akhirnya memilih untuk keluar dari jabatannya.
(4) Pada tahun 1860, Douwes Dekker menulis sebuah novel terkenal berjudul "Max Havelaar" dengan nama pena Multatuli. Dalam novel tersebut, ia menceritakan penderitaan rakyat Lebak akibat penindasan penguasa lokal yang bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda 
(5) Dampak novel Max Havelaar
Mengguncang opini publik di Belanda dan eropa 
Banyak orang Belanda yang menyadari betapa menderitanya rakyat Indonesia dan membuka mata orang Belanda tentang kekejaman penjajahan di Indonesia

b. Conrad Theodore Van Deventer 
(1) Conrad Theodore Van Deventer adalah seorang pengacara dan politikus Belanda yang lahir pada tahun 1857. 
(2) Ia pernah tinggal dan bekerja di Hindia Belanda selama beberapa tahun sehingga mengetahui langsung kondisi rakyat Indonesia.
(3) Van Deventer merumuskan tiga program untuk membalas hutang budi Belanda kepada Indonesia, yang dikenal sebagai Trias Van Deventer, yang menjadi isi utama dari Politik Etis.

c. Pieter Brooshooft 
(1) Pieter Brooshooft adalah seorang jurnalis dan wartawan Belanda yang bekerja sebagai pemimpin redaksi surat kabar "De Locomotief" di Semarang pada akhir abad ke-19.
(2) Brooshooft sangat prihatin melihat penderitaan rakyat Indonesia akibat sistem kolonial. Ia menulis untuk menyuarakan kritik dan keprihatinan tersebut.

4. Isi Politik Etis 

a. Irigasi (Pengairan)
(1) Pemerintah Belanda berjanji membangun dan memperbaiki sistem pengairan (irigasi) untuk lahan pertanian rakyat Indonesia.
(2)  Irigasi bertujuan meningkatkan hasil pertanian rakyat agar rakyat tidak kelaparan dan dapat memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.
(3) Dalam pelaksanaannya, irigasi yang dibangun malah digunakan untuk mengairi perkebunan milik Belanda, bukan pertanian rakyat. 

b. Pendidikan 
(1) Pemerintah Belanda berjanji membuka sekolah-sekolah untuk rakyat Indonesia agar dapat mengenyam pendidikan.
(2) Pendidikan bagi rakyat Indoensia bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan dan keterampilan. 
(3) Pada kenyataannya, tujuan dari pendidikan cenderung untuk menghasilkan tenaga kerja murah yang bisa membaca dan menulis demi kepentingan administrasi pemerintah Belanda.

c. Perpindahan Penduduk (Emigrasi)
(1) Pemerintah Belanda berjanji memindahkan penduduk dari pulau yang padat (terutama Jawa) ke pulau-pulau yang lebih jarang penduduknya (seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi).
(2) Perpindahan penduduk bertujuan meratakan persebaran penduduk dan membuka lahan baru bagi rakyat. 
(3) Dalam pelaksanaannya, perpindahan dilakukan lebih banyak untuk memindahkan tenaga kerja ke perkebunan-perkebunan milik Belanda di luar Jawa.

5. Dampak Politik Etis Bagi Indonesia

a. Dampak Positif 
  • Lahirnya kaum terpelajar Indonesia yang mengenyam pendidikan dari sekolah-sekolah yang dibangun Belanda
  • Kaum terpelajar ini kemudian menjadi pelopor pergerakan nasional, seperti Budi Utomo (1908), Sarekat Islam, dan berbagai organisasi pergerakan lainnya
  • Menumbuhkan kesadaran nasionalisme di kalangan rakyat Indonesia
  • Menjadi salah satu batu loncatan menuju kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945
b. Dampak Negatif 
  • Dalam pelaksanaannya, Politik Etis lebih banyak menguntungkan Belanda
  • Rakyat Indonesia tetap mengalami eksploitasi meskipun dalam bentuk yang berbeda
  • Kesejahteraan rakyat tidak meningkat secara signifikan

Demikian Rangkuman Materi Politik Etis: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 3 Jejak Sang Pahlawan. Semoga melalui pembahasan di atas, teman- teman dapat menambah referensi dalam belajar khususnya tentang politik etis. 

Kita tunggu kunjungan berikutnya untuk latihan soal yang akan kami sambung dalam postingan mendatang. Jadi, tetap bersama kami yaa belajarnya... Jangan lupa bagikan post ini ke teman- teman lainnya. 

Semoga bermanfaat. 

Salam. 

Rangkuman Materi Gangguan Pernapasan: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan

Rangkuman Materi Gangguan Pernapasan: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan

Hai sahabat AhzaaNet, kita lanjutkan lagi belajarnya yaa. Masih dengan materi IPAS kelas 6 SD/MI semester 1 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, kita akan belajar materi bab 2  Tarik dan Embuskan dengan submateri gangguan pernapasan. 

Rangkuman Materi Gangguan Pernapasan Kelas 6
Rangkuman Materi Gangguan Pernapasan Kelas 6


Melalui rangkuman materi gangguan pernapasan ini, teman- teman dapat belajar tentang apa saja faktor yang memengaruhi gangguan pernapasan dan jenis- jenis gangguan pernapasan itu sendiri. 

Baik, langsung saja yaa, berikut rangkuman materi gangguan pernapasan dan jenis- jenis gangguan pernapasan. Selamat belajar...

A. Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Sistem Pernapasan 

1. Kondisi Lingkungan 

a. Udara yang kita hirup setiap hari sangat memengaruhi kesehatan paru-paru dan saluran pernapasan kita.
b. Kondisi lingkungan yang buruk bagi pernapasan
  • Polusi udara, seperti asap kendaraan, asap pabrik, dan asap pembakaran sampah yang mengandung zat berbahaya yang dapat merusak saluran pernapasan apabila dihirup terus menerus 
  • Asap rokok, baik perokok aktif maupun pasif 
  • Debu dan serbuk halus, seperti debu jalanan, serbuk kayu yang terhidup dalam jangka panjang sehingga melukai jaringan paru- paru.
  • Udara lembab dan kotor, seperti lingkungan kotor, pengap, dan lembab yang memudahkan bakteri dan virus penyebab penyakit pernapasan berkembang biak.

2. Faktor Genetik 

a. Faktor genetik merupakan faktor yang berasal dari keturunan atau gen yang diwariskan oleh orang tua kepada anaknya. 
b. Beberapa gangguan pernapasan berasal dari faktor genetik yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya. 
c. Contoh gangguan pernapasan akibat faktor genetik adalah sebagai berikut:
  • Asma, dimana para penderitanya memiliki saluran napas yang lebih sensitif. Orang tua yang menderita asma memiliki keturunan yang beresiko mengalami asma.
  • Fibrosis kistik, yaitu penyakit bawaan yang menyebabkan lendir di saluran pernapasan menjadi sangat kental sehingga menghambat aliran udara. 

3. Gaya Hidup 

a. Gaya hidup sangat berpengaruh terhadap kesehatan sistem pernapasan.
b. Gaya hidup yang buruk bagi sistem pernapasan adalah sebagai berikut: 
  • Merokok, yang dapat merusak silia di trakea, melukai alveoli, dan meningkatkan risiko kanker paru-paru. 
  • Kurang berolahraga, yang menyebabkan paru-paru tidak terlatih bekerja optimal sehingga kapasitas paru-paru menurun.
  • Kurang menjaga kebersihan, seperti jarang mencuci tangan, tidak memakai masker di tempat ramai, sehingga memudahkan kuman masuk ke saluran pernapasan. 
  • Pola makan yang tidak sehat, yang dapat melemahkan daya tahan tubuh terhadap infeksi pernapasan. 

B. Gangguan Sistem Pernapasan 

1. Gangguan akibat Kondisi Lingkungan 

a. Asma (dipicu lingkungan) 
  • Asma yang dipicu lingkungan merupakan penyempitan saluran napas yang terjadi tiba-tiba akibat reaksi terhadap pemicu tertentu. 
  • Pemicu dari asma tersebut adalah debu, asap, serbuk sari bunga, bulu hewan, perubahan cuaca.
  • Gejala dari asma adalah napas berbunyi ngik-ngik (mengi), sesak napas, dada terasa berat.

b. Pneumokoniosis
  • Pneumokoniosis merupakan gangguan paru-paru akibat menghirup debu atau serbuk berbahaya dalam jangka panjang (misalnya debu batu bara, debu silika, atau serbuk kapas)
  • Gejalanya berupa batuk kronis, sesak napas, paru-paru menjadi keras/kaku
  • Orang yang beresiko mengalami Pneumokoniosis adalah pekerja tambang, pabrik tekstil, atau pengrajin kayu yang tidak menggunakan masker pelindung. 

2. Gangguan Akibat Faktor Genetik 

a. Asma (Bawaan Genetik) 
  • Asma dapat diturunkan dari orang tua 
  • Anak dengan orang tua penderita asma memiliki risiko 25-50% untuk mengalami asma juga

b. Fibrosis Kistik 
  • Fibrosis Kistik merupakan penyakit genetik yang menyebabkan kelenjar lendir menghasilkan lendir sangat kental pada saluran pernapasan sehingga menyebabkan saluran napas tersumbat, paru- paru mudah terinfeksi bakteri. 
  • Gejala dari gangguan ini adalah batuk terus menerus, sesak napas, dan pertumbuhan terhambat. 

3. Gangguan akibat Gaya Hidup 

a. Bronkitis Kronis 
  • Bronkitis kronis merupakan peradangan pada bronkus yang berlangsung lama, sering disebabkan oleh kebiasaan merokok. 
  • Gejalanya adalah batuk berdahak yang terus menerus,s esak napas dan mudah lelah.
  • Penyebabnya adalah merokok dalam jangka panjang 

b. Emfisema 
  • Emfisema adalah kerusakan pada dinding alveoli sehingga alveoli membesar dan kehilangan elastisitasnya, akibat dari kebiasaan merokok jangka panjang sehingga pertukaran gas menjadi tidak efisien, dan terjadi sesak napas. 
  • Gejalanya sesak napas parah, dada terasa penuh, bibir dan ujung jari membiru. 

4. Gangguan akibat Infeksi Virus dan Bakteri 

a. Influenza
  • Penyebab influenza adalah virus influenza. 
  • Cara penularannya melalui percikan air liur (droplet) saat batuk/bersin orang yang terinfeksi. 
  • Gejalanya adalah hidung tersumbat, bersin-bersin, demam, sakit kepala, nyeri otot, tenggorokan sakit.
  • Penanganannya dengan istirahat cukup, minum air putih yang banyak, konsumsi makanan bergizi, obat sesuai anjuran dokter. 
  • Pencegahannya melalui vaksin flu, cuci tangan, gunakan masker, hindari kontak dengan penderita. 

b. Tuberkulosis (TBC/ TB) 
  • Penyebab Tuberkulosis adalah Bakteri Mycobacterium tuberculosis
  • Cara penularannya melalui percikan dahak/udara yang mengandung bakteri TBC dari penderita.
  • Organ yang diserang adalah paru-paru. 
  • Gejala yang muncul adalah batuk lebih dari 2 minggu, batuk berdarah, demam di malam hari, berat badan turun drastis, berkeringat di malam hari meski tidak panas. 
  • Penanganannya dengan pengobatan antibiotik khusus selama minimal 6 bulan tanpa putus.
  • Pencegahannya dilakukan dengan vaksin BCG sejak bayi, menjaga ventilasi udara, tidak meludah sembarangan. 

c. Pneumonia
  • Penyebab pnemonia adalah bakteri (Streptococcus pneumoniae), virus, atau jamur
  • Organ yang diserang adalah alveoli (kantong udara di paru-paru).
  • Gejalanya adalah batuk berdahak, demam tinggi, sesak napas, nyeri dada, badan lemas.
  • Penanganannya adalah melalui antibiotik (jika bakteri), istirahat, cairan yang cukup, dirawat dokter.
  • Pencegahannya adalah melalui vaksin pneumokokus, menjaga daya tahan tubuh, cuci tangan, hindari asap rokok. 
  • Orang yang rentan terkena adalah anak-anak, lansia dan orang dengan daya tahan tubuh yang rendah. 

C. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pernapasan 

  • Rutin berolahraga yang dapat melatih kapasitas paru-paru
  • Tidak merokok dan jauh dari asap rokok
  • Makan makanan bergizi sehingga memperkuat daya tahan tubuh
  • Mencuci tangan sebelum makan dan setelah bersin/batuk
  • Menggunakan masker di tempat berpolusi atau ramai
  • Menjaga kebersihan dan ventilasi ruangan
  • Vaksinasi sesuai anjuran dokter
  • Beristirahat cukup setiap malam
  • Menanam pohon dan jaga kebersihan lingkungan


Demikian rangkuman materi gangguan pernapasan sebagai bagian dari materi IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan. Nah, buat kalian yang ingin berlatih materi di atas, berikut sudah kami siapkan latihan soalnya. Silahkan klik pada halaman berikut: 


Semoga Bermanfaat 

Salam.
Latihan Soal Gangguan Pernapasan: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan

Latihan Soal Gangguan Pernapasan: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan

Halo sahabat AhzaaNet, selamat belajar kembali bersama kami. Pada kali ini kita akan belajar melalui latihan soal mapel  IPAS kelas 6 SD/MI Bab 2 Tarik dan Embuskan Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi Terbaru) dengan submateri Gangguan Pernapasan. 

Latihan Soal Gangguan Pernapasan Kelas 6 SD
Latihan Soal Gangguan Pernapasan Kelas 6 SD

Materi subbab ini merupakan lanjutan dari materi sebelumnya tentang sistem pernapasan yang sudah saya post beberapa waktu lalu. Kalian dapat membuka- buka lagi posting kami sebelumnya tentang materi tersebut. 

Baik, latihan soal gangguan pernapasan membahas tentang faktor yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan dan jenis gangguan pernapasan yang mengikuti dari faktor- faktor tersebut. 

Ada 25 soal sebagai bahan latihan untuk menghadapi asesmen sumatif harian, tengah semester maupun akhir semester. Semua soal sudah kami lengkapi dengan kunci jawaban untuk memudahkan teman- teman dalam belajar. 

Langsung saja yaa, berikut latihan soalnya, 

Selamat berlatih...

Latihan Soal Gangguan Pernapasan: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan


1. Salah satu faktor lingkungan yang paling sering menyebabkan gangguan sistem pernapasan di kota besar adalah...
A. Banyaknya pohon di pinggir jalan
B. Polusi udara dari asap kendaraan dan pabrik
C. Udara yang sejuk dan segar
D. Banyaknya taman kota yang hijau


2. Warga yang tinggal di dekat pabrik dan setiap hari menghirup asap pabrik dalam jangka panjang berisiko mengalami...
A. Peningkatan kapasitas paru-paru
B. Gangguan pernapasan akibat zat berbahaya yang masuk ke saluran napas
C. Daya tahan tubuh yang semakin kuat
D. Tidak ada risiko kesehatan apa pun


3. Pekerja tambang dan pabrik tekstil yang setiap hari menghirup debu dalam jangka panjang tanpa menggunakan masker berisiko terkena penyakit...
A. Influenza
B. Pneumokoniosis
C. Diabetes
D. Gastritis


4. Seorang anak yang tinggal di lingkungan dengan sirkulasi udara yang baik, banyak pohon, dan jauh dari polusi cenderung memiliki sistem pernapasan yang lebih sehat dibandingkan anak yang tinggal di lingkungan padat dan berpolusi. Hal ini menunjukkan bahwa...
A. Kondisi lingkungan tidak memengaruhi kesehatan pernapasan
B. Kondisi lingkungan sangat berpengaruh terhadap kesehatan sistem pernapasan seseorang
C. Kesehatan pernapasan hanya ditentukan oleh faktor keturunan
D. Anak yang tinggal di kota selalu lebih sehat dari anak di desa


5. Gangguan pernapasan yang dapat diturunkan dari orang tua kepada anaknya melalui gen disebut gangguan akibat faktor...
A. Lingkungan
B. Gaya hidup
C. Genetik
D. Infeksi


6. Dito sering mengalami sesak napas dan napasnya berbunyi mengi terutama saat terkena debu. Setelah diperiksa dokter, Dito dinyatakan menderita asma. Ayah Dito ternyata juga menderita asma sejak kecil. Kondisi ini menunjukkan bahwa asma pada Dito kemungkinan dipengaruhi oleh faktor...
A. Infeksi bakteri
B. Gaya hidup yang buruk
C. Genetik atau keturunan
D. Polusi udara semata


7. Penyakit genetik yang menyebabkan kelenjar lendir menghasilkan lendir sangat kental di saluran pernapasan sehingga saluran napas tersumbat disebut...
A. Influenza
B. Tuberkulosis
C. Fibrosis kistik
D. Pneumonia


8. Meskipun seseorang memiliki faktor genetik yang berisiko menyebabkan gangguan pernapasan seperti asma, ia tetap bisa menjaga kondisinya agar tidak sering kambuh dengan cara...
A. Mengabaikan kondisi kesehatannya karena sudah bawaan lahir
B. Menghindari pemicu, rutin kontrol ke dokter, dan menerapkan gaya hidup sehat
C. Berhenti makan agar berat badan turun
D. Tidak perlu melakukan apa pun karena faktor genetik tidak bisa diubah


9. Kebiasaan merokok dalam jangka panjang paling banyak merusak organ pernapasan, terutama...
A. Hidung dan laring
B. Silia di trakea dan dinding alveoli di paru-paru
C. Epiglotis dan pita suara
D. Diafragma dan tulang rusuk


10. Penyakit yang ditandai dengan peradangan pada bronkus dan batuk berdahak yang berlangsung lama, biasanya akibat kebiasaan merokok, disebut...
A. Influenza
B. Pneumonia
C. Bronkitis kronis
D. Fibrosis kistik


11. Kerusakan pada dinding alveoli akibat kebiasaan merokok jangka panjang sehingga penderita mengalami sesak napas parah bahkan saat istirahat disebut...
A. Asma
B. Emfisema
C. TBC
D. Pneumonia


12. Farhan rajin berolahraga setiap pagi, tidak merokok, dan selalu makan makanan bergizi. Dampak positif gaya hidup Farhan tersebut bagi sistem pernapasannya adalah...
A. Tidak ada manfaat apa pun bagi pernapasan
B. Kapasitas paru-paru meningkat, daya tahan tubuh kuat, dan saluran napas tetap sehat
C. Farhan berisiko lebih tinggi terkena gangguan pernapasan
D. Gaya hidup sehat hanya bermanfaat bagi sistem pencernaan saja


13. Beni tidak suka olahraga, sering jajan makanan tidak sehat, dan jarang mencuci tangan. Berdasarkan kebiasaan tersebut, Beni berisiko lebih mudah...
A. Memiliki kapasitas paru-paru yang lebih besar
B. Terhindar dari berbagai penyakit pernapasan
C. Terserang penyakit pernapasan karena daya tahan tubuhnya lemah
D. Tumbuh dengan kondisi pernapasan yang optimal


14. Penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus dan ditandai dengan gejala demam, pilek, bersin-bersin, dan sakit kepala disebut...
A. TBC
B. Pneumonia
C. Influenza
D. Emfisema


15. Virus influenza paling mudah menyebar dari satu orang ke orang lain melalui...
A. Sentuhan kulit secara langsung
B. Percikan air liur atau dahak saat penderita batuk dan bersin
C. Makanan yang tidak dimasak dengan matang
D. Gigitan serangga


16. Cara pencegahan influenza yang paling efektif dan dianjurkan oleh dokter adalah...
A. Makan makanan pedas agar virus mati
B. Vaksinasi flu secara rutin, mencuci tangan, dan menggunakan masker
C. Tidak perlu melakukan apa pun karena influenza sembuh sendiri
D. Menghindari semua aktivitas di luar rumah selamanya


17. Penyakit TBC disebabkan oleh...
A. Virus influenza
B. Bakteri Mycobacterium tuberculosis
C. Jamur yang hidup di udara
D. Debu dan polusi udara


18. Gejala khas yang membedakan TBC dari penyakit batuk biasa adalah...
A. Batuk yang sembuh dalam 3 hari
B. Batuk lebih dari 2 minggu, disertai batuk berdarah, demam di malam hari, dan berat badan turun drastis
C. Hidung tersumbat dan bersin-bersin
D. Sakit kepala dan nyeri otot saja


19. Pengobatan TBC harus dilakukan selama minimal 6 bulan tanpa boleh berhenti di tengah jalan, meskipun penderita sudah merasa lebih baik. Hal ini dikarenakan ....
A. Obat TBC rasanya enak sehingga sayang jika dihentikan
B. Jika pengobatan dihentikan sebelum tuntas, bakteri bisa bertahan dan menjadi kebal terhadap obat sehingga lebih sulit disembuhkan
C. TBC tidak bisa sembuh sama sekali
D. Pengobatan yang lama membuat bakteri semakin lemah secara alami


20. Vaksin yang diberikan sejak bayi untuk mencegah TBC adalah vaksin...
A. Influenza
B. BCG
C. Hepatitis
D. Polio


21. Pneumonia adalah penyakit yang menyerang bagian paru-paru, terutama pada bagian ...
A. Trakea dan bronkus
B. Alveoli yang dipenuhi cairan atau nanah sehingga pertukaran gas terganggu
C. Hidung dan laring
D. Diafragma dan otot pernapasan


22. Gejala utama pneumonia yang membedakannya dari penyakit pernapasan lain adalah...
A. Bersin-bersin dan pilek yang tidak kunjung sembuh
B. Demam tinggi, batuk berdahak, sesak napas parah, dan nyeri dada
C. Batuk lebih dari 2 minggu disertai batuk berdarah
D. Napas berbunyi mengi saat terkena debu


23. Berikut ini yang termasuk kelompok yang paling berisiko mengalami pneumonia berat adalah...
A. Remaja yang rajin berolahraga
B. Anak-anak kecil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah
C. Orang dewasa muda yang aktif dan sehat
D. Orang yang tinggal di daerah pegunungan


24. Pak Guru menjelaskan bahwa dua orang anak yang sama-sama memiliki faktor genetik asma bisa memiliki kondisi yang sangat berbeda. Anak pertama jarang kambuh karena rajin olahraga, menjaga kebersihan, dan menghindari pemicu. Anak kedua sering kambuh karena tinggal di lingkungan berdebu dan tidak pernah berolahraga. Kesimpulan yang paling tepat dari situasi tersebut adalah...
A. Faktor genetik adalah satu-satunya penentu kesehatan pernapasan seseorang
B. Meskipun memiliki faktor genetik yang sama, gaya hidup dan kondisi lingkungan tetap sangat menentukan seberapa parah gangguan pernapasan yang dialami seseorang
C. Anak yang memiliki asma tidak perlu melakukan apa pun karena penyakitnya tidak bisa diubah
D. Lingkungan tidak berpengaruh sama sekali terhadap keparahan asma


25. Sebuah desa memiliki banyak warga yang menderita batuk kronis dan sesak napas. Setelah diselidiki, ternyata di desa tersebut banyak warga yang merokok di dalam rumah, ventilasi rumah sangat buruk, dan tidak ada taman atau pohon sama sekali. Langkah paling tepat yang bisa dilakukan warga dan pemerintah desa untuk mengatasi masalah tersebut adalah...
A. Membiarkan saja karena gangguan pernapasan sudah pasti karena keturunan
B. Mengganti semua obat-obatan warga tanpa mengubah kebiasaan dan lingkungan
C. Mengedukasi warga tentang bahaya merokok, memperbaiki ventilasi rumah, menanam pohon, dan mendorong gaya hidup sehat secara bersama-sama
D. Memindahkan seluruh warga ke kota besar agar mendapat udara yang lebih baik


Demikian Latihan Soal Gangguan Pernapasan: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan. Semoga latihan soal di atas dapat membantu teman- teman dalam belajar khususnya ketika akan menghadapi asesmen IPAS mendatang. Kami masih akan lanjutkan untuk memposting latihan-latihan soal lainnya di tulisan mendatang, jadi tetap belajar bersama kami. 

Semoga Bermanfaat 

Salam. 

Rangkuman Sistem Pernapasan: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan

Rangkuman Sistem Pernapasan: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan

Halo sahabat AhzaaNet, kita lanjutkan lagi yaa belajarnya. Pada kesempatan ini, kita akan belajar materi tentang sistem pernapasan kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) bab 2 tarik dan embuskan. 

Rangkuman Sistem Pernapasan  IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI
Rangkuman Sistem Pernapasan  IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI


Pada rangkuman materi ini, akan dibahas secara jelas melalui ringkasan singkat tentang sistem pernapasan sehingga memudahkan teman- teman dalam belajar dan memahami materi. Diawali dari berbagai organ pernapasan, proses inspirasi dan ekspirasi pernapasan dan siklus pernapasan. 

Baik, langsung saja yaa, berikut rangkuman materinya. 

A. Sistem Pernapasan 

1. Sistem pernapasan adalah proses tubuh mengambil oksigen (O₂) dari udara dan mengeluarkan karbon dioksida (CO₂) sebagai sisa proses kehidupan sel-sel tubuh.
2. Oksigen dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi, sedangkan karbon dioksida adalah gas sisa yang harus dibuang keluar tubuh.

B. Bagian Organ- Organ Pernapasan

Udara yang kita hirup melewati beberapa organ seperti hidung, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, alveoli.

1. Hidung

a. Fungsi:  
  • Menyaring debu dan kotoran melalui rambut halus di rongga hidung
  • Menghangatkan udara yang masuk agar sesuai suhu tubuh
  • Melembapkan udara melalui selaput lendir
b. Manusia dianjurkan untuk bernapas melalui hidung, bukan mulut. Pasalnya, udara yang masuk melalui hidung lebih bersih, hangat dan lembab sebelum masuk ke paru- paru. 

2. Laring 

Setelah hidung, udara akan masuk ke laring. 
a. Fungsi laring 
  • Sebagai jalur lewatnya udara menuju trakea
  • Tempat pita suara berada → menghasilkan suara saat udara melewatinya
  • Memiliki epiglotis → penutup otomatis yang mencegah makanan masuk ke saluran pernapasan saat menelan
b. Pada saat tersedak ketika makan sambil berbicara, epiglotis tidak menutup dengan baik. 


3. Trakea (Batang Tenggorokan)

a. Trakea adalah saluran berbentuk pipa yang menghubungkan laring dengan bronkus.
b. Ciri- ciri trakea
  • Tersusun dari cincin-cincin tulang rawan agar saluran tetap terbuka dan tidak kempes
  • Memiliki silia (rambut halus) yang berfungsi menyaring dan mendorong kotoran keluar dari saluran pernapasan

4. Bronkus 

a. Pada bagian bawah, trakea bercabang menjadi dua saluran yang disebut bronkus. 
b. Bronkus merupakan percabangan dari trakea yang terdiri atas bronkus kanan dan bronkus kiri. Bronkus kanan menyalurkan udara ke paru- paru kanan dan bronkus kiri ke bagian paru- paru kiri. 
c. Fungsi bronkus adalah menyalurkan udara dari trakea ke masing-masing paru-paru (kanan dan kiri)

5. Bronkiolus 

a. Bronkiolus merupakan saluran- slauran yang kecil dari bronkus. 
b. Fungsi bronkiolus 
  • Meneruskan udara dari bronkus ke alveoli
  • Semakin ke dalam, cabangnya semakin banyak dan semakin kecil, seperti ranting-ranting pohon

6. Alveoli 

a. Alveoli adalah bagian terpenting dalam sistem pernapasan. 
b. Ciri- ciri alveoli
  • Berbentuk seperti kantong-kantong kecil di ujung bronkiolus
  • Dindingnya sangat tipis hanya satu lapis sel
  • Dikelilingi oleh pembuluh darah kapiler
c. Fungsi alveoli adalah sebagai tempat terjadinya pertukaran gas antara oksigen dan karbon dioksida.
d. Dinding alveoli sangat tipis sehingga memungkinkan gas berpindah dengan cepat antara udara dan darah. 

7. Diafragma 

a. Diafragma adalah otot besar berbentuk kubah yang terletak di antara rongga dada dan rongga perut.
b. Diafragma berperan untuk membantu mengatur masuk dan keluarnya udara ke paru-paru dengan cara berkontraksi (mendatar) dan berelaksasi (melengkung)

C. Mekanisme Pernapasan 

Pernapasan terdiri dari dua gerakan utama yaitu inspirasi dan ekspirasi.

1. Inspirasi 

a. Inspirasi adalah proses masuknya udara (oksigen) ke dalam paru-paru.
b. Proses Inspirasi 
Otot tulang rusuk → naik ke atas & keluar 
Diafragma → mendatar ke bawah (berkontraksi) → Rongga dada MEMBESAR → Tekanan udara dalam paru-paru MENURUN → Udara dari luar MASUK ke paru-paru

2. Ekspirasi 

a. Ekspirasi adalah proses keluarnya udara (karbon dioksida) dari paru-paru.
b. Proses Ekspirasi 
  • Otot tulang rusuk → turun ke bawah dan dalam
  • Diafragma → melengkung ke atas (relaksasi) → Rongga dada MENGECIL → Tekanan udara dalam paru-paru MENINGKAT → Udara dari dalam TERDORONG keluar

3. Perbedaan Inspirasi dan Ekspirasi 

Inspirasi Ekspirasi
Gerakan Diafragma Mendatar ke bawah Melengkung ke atas
Gerakan tulang rusuk Naik ke atas dan keluar Turun ke bawah dan dalam
Rongga dada Membesar Mengecil
Aliran udara Masuk ke paru- paru Keluar dari paru-paru
Gas yang dominan Oksigen (O2) Karbondioksida (CO2)

D. Tahapan Proses pernapasan

1. Tahap I : Proses Menarik Napas

Udara masuk melalui hidung → Udara disaring, dihangatkan, dilembapkan → Udara melewati laring → trakea → bronkus → bronkiolus → Udara sampai di alveoli

2. Tahap II, Pertukaran Gas di Alveoli 

Di dalam alveoli:

OKSIGEN (O₂) dari udara → Berpindah ke pembuluh darah kapiler → Oksigen dibawa darah ke seluruh sel tubuh → Oksigen digunakan sel untuk menghasilkan energi 

KARBON DIOKSIDA (CO₂) sisa metabolisme sel → Berpindah dari darah ke alveoli → Siap dikeluarkan dari tubuh

3. Tahap III, Menghembuskan Napas (Ekspirasi) 

CO₂ dari alveoli → Melewati bronkiolus → bronkus → trakea → laring → Karbondioksida keluar melalui hidung (atau mulut) → CO₂ dibuang ke udara bebas


Nah, sebagai pelengkap dari rangkuman materi di atas, kalian dapat berlatih soal sistem pernapasan melalui tulisan yang sudah saya publish sebelumnya. Silahkan dicek pada tautan di bawah, 

Demikian Rangkuman Sistem Pernapasan: IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan. Semoga memberikan manfaat buat kalian yang sedang belajar tentang sistem pernapasan. 

Terima kasih sudah berkunjung dan belajar bersama kami. 

Salam. 

Latihan Soal Sistem Pernapasan: Materi IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 2 Tarik dan Embuskan

Latihan Soal Sistem Pernapasan: Materi IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 2 Tarik dan Embuskan

Hai sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kesempatan ini, kita akan belajar melalui latihan soal tentang sistem pernapasan untuk mapel IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 (ganjil) Bab 2 Tarik dan Embuskan. 

Latihan Soal Sistem Pernapasan Kelas 6 SD
Latihan Soal Sistem Pernapasan Kelas 6 SD


Pada materi ini, teman- teman dapat belajar tentang sistem pernapasan pada manusia yang melalui berbagai macam organ. Ada berbagai macam organ yang terlibat dalam sistem pernapasan seperti hidung, faring, laring, hingga ke paru- paru. Selain itu juga kalian akan belajar tentang inspirasi dan ekspirasi pernapasan dan tahapan proses pernapasan. 

Ada 30 soal tentang sistem pernapasan yang dapat kalian pelajari dan latih. Setiap soal sudah lengkap dengan kunci jawaban untuk memudahkan kalian belajar. 

Baik, langsung saja yaa, berikut latihan soalnya, Selamat berlatih. 

Latihan Soal Sistem Pernapasan: Materi IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 2 Tarik dan Embuskan

1. Organ pertama yang dilalui udara saat manusia bernapas adalah...
A. Trakea
B. Laring
C. Hidung
D. Bronkus


2. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi untuk...
A. Menghasilkan suara saat berbicara
B. Menyaring debu dan kotoran agar udara yang masuk lebih bersih
C. Menyerap oksigen langsung ke darah
D. Mengatur keluar masuknya udara ke paru-paru


3. Selain menyaring udara, rongga hidung juga berfungsi untuk...
A. Menghasilkan karbon dioksida
B. Menghangatkan dan melembapkan udara sebelum masuk ke saluran pernapasan berikutnya
C. Menyimpan cadangan oksigen
D. Memompa udara ke seluruh tubuh


4. Kita dianjurkan untuk bernapas melalui hidung, bukan melalui mulut. Hal ini dikarenakan ....
A. Bernapas melalui mulut lebih cepat dan lebih mudah
B. Hidung memiliki rambut halus dan selaput lendir yang menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru
C. Mulut tidak bisa digunakan untuk bernapas sama sekali
D. Hidung menghasilkan oksigen sendiri


5. Setelah melewati hidung, udara akan masuk ke organ yang juga berfungsi sebagai penghasil suara, yaitu...
A. Trakea
B. Bronkus
C. Laring
D. Alveoli


6. Di dalam laring terdapat pita suara yang berfungsi untuk...
A. Menyaring udara yang masuk
B. Menghasilkan suara saat udara melewatinya
C. Menyerap oksigen ke dalam darah
D. Mendorong udara ke paru-paru


7. Laring juga memiliki bagian yang disebut epiglotis. Fungsi epiglotis adalah...
A. Menghasilkan lendir untuk melembapkan udara
B. Menutup saluran pernapasan saat menelan makanan agar makanan tidak masuk ke trakea
C. Menyerap oksigen dari udara yang masuk
D. Mengatur volume suara saat berbicara


8. Saluran berbentuk seperti pipa yang menghubungkan laring dengan bronkus dan berfungsi sebagai jalur lewatnya udara disebut...
A. Alveoli
B. Bronkiolus
C. Trakea
D. Diafragma


9. Dinding trakea tersusun dari cincin-cincin tulang rawan yang berfungsi untuk...
A. Menghasilkan oksigen dari udara
B. Menjaga trakea tetap terbuka agar udara dapat mengalir dengan lancar
C. Menyerap karbon dioksida dari darah
D. Memompa udara ke seluruh tubuh


10. Di dalam trakea terdapat rambut-rambut halus yang disebut silia. Fungsi silia adalah...
A. Membantu pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida
B. Menyaring dan mendorong kotoran atau debu yang masuk agar keluar dari saluran pernapasan
C. Menghangatkan udara yang masuk ke paru-paru
D. Menghasilkan suara saat bernapas


11. Trakea bercabang menjadi dua saluran yang masing-masing menuju paru-paru kanan dan kiri. Saluran tersebut disebut...
A. Bronkiolus
B. Alveoli
C. Bronkus
D. Diafragma


12. Setelah bronkus, saluran pernapasan bercabang lagi menjadi lebih kecil dan halus yang disebut...
A. Alveoli
B. Bronkiolus
C. Trakea
D. Laring


13. Fungsi utama bronkus dan bronkiolus dalam sistem pernapasan adalah...
A. Tempat terjadinya pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida
B. Menyalurkan udara dari trakea menuju ke seluruh bagian paru-paru
C. Menghasilkan suara saat bernapas
D. Menyaring udara dari debu dan kotoran


14. Bagian paru-paru yang berbentuk seperti kantong-kantong udara kecil dan merupakan tempat terjadinya pertukaran gas disebut...
A. Bronkus
B. Trakea
C. Alveoli
D. Laring


15. Pertukaran gas yang terjadi di alveoli adalah...
A. Oksigen dari darah masuk ke alveoli, karbon dioksida dari alveoli masuk ke darah
B. Oksigen dari alveoli masuk ke darah, karbon dioksida dari darah masuk ke alveoli untuk dikeluarkan
C. Karbon dioksida dari alveoli masuk ke darah, oksigen dari darah masuk ke alveoli
D. Tidak terjadi pertukaran gas apa pun di alveoli


16. Alveoli memiliki dinding yang sangat tipis dan dikelilingi oleh pembuluh darah kapiler. Mengapa struktur seperti ini sangat penting?
A. Agar alveoli dapat menghasilkan lebih banyak karbon dioksida
B. Agar pertukaran gas antara oksigen dan karbon dioksida dapat berlangsung dengan cepat dan efisien
C. Agar udara yang masuk tidak terlalu dingin
D. Agar alveoli dapat menyaring debu lebih maksimal


17. Jika alveoli seseorang rusak akibat kebiasaan merokok, dampak yang paling mungkin terjadi adalah...
A. Pertukaran gas menjadi lebih lancar karena alveoli bekerja lebih keras
B. Kemampuan paru-paru menyerap oksigen menurun sehingga tubuh kekurangan oksigen
C. Produksi karbon dioksida dalam tubuh meningkat drastis
D. Tidak ada dampak apa pun pada sistem pernapasan


18. Sekat otot besar yang terletak di antara rongga dada dan rongga perut, dan berperan penting dalam mekanisme pernapasan adalah...
A. Bronkus
B. Alveoli
C. Diafragma
D. Laring


19. Saat kita menarik napas (inspirasi), posisi diafragma adalah...
A. Melengkung ke atas (relaksasi) sehingga rongga dada mengecil
B. Mendatar ke bawah (berkontraksi) sehingga rongga dada membesar dan udara masuk
C. Tidak bergerak sama sekali
D. Bergerak ke kanan dan ke kiri secara bergantian


20. Saat kita menghembuskan napas (ekspirasi), posisi diafragma adalah...
A. Mendatar ke bawah sehingga rongga dada membesar
B. Melengkung ke atas (relaksasi) sehingga rongga dada mengecil dan udara terdorong keluar
C. Tidak bergerak sama sekali
D. Bergerak ke kanan dan ke kiri


21. Proses masuknya udara (oksigen) dari luar ke dalam paru-paru disebut...
A. Ekspirasi
B. Inspirasi
C. Difusi
D. Oksigenasi


22. Proses keluarnya udara (karbon dioksida) dari dalam paru-paru ke luar tubuh disebut...
A. Inspirasi
B. Oksigenasi
C. Ekspirasi
D. Difusi


23. Saat terjadi inspirasi, otot-otot tulang rusuk bergerak...
A. Ke bawah dan ke dalam sehingga rongga dada mengecil
B. Ke atas dan ke luar sehingga rongga dada membesar dan udara masuk
C. Tidak bergerak sama sekali saat inspirasi
D. Ke kanan dan ke kiri secara bersamaan


24. Saat terjadi ekspirasi, rongga dada akan...
A. Membesar sehingga udara masuk
B. Mengecil sehingga udara terdorong keluar dari paru-paru
C. Tetap sama besar seperti saat inspirasi
D. Membesar dan mengecil secara bersamaan


25. Udara yang kita hirup mengandung lebih banyak oksigen, sedangkan udara yang kita hembuskan mengandung lebih banyak karbon dioksida. Hal tersebut dikarenakan ...
A. Tubuh menghasilkan oksigen sendiri dari karbon dioksida
B. Oksigen diserap oleh darah di alveoli untuk kebutuhan tubuh, sementara karbon dioksida sisa metabolisme dilepaskan dari darah ke alveoli untuk dikeluarkan
C. Hidung menyaring karbon dioksida sehingga yang masuk hanya oksigen
D. Paru-paru mengubah karbon dioksida menjadi oksigen secara otomatis


26. Urutan jalur pernapasan yang benar dari luar tubuh hingga ke tempat pertukaran gas adalah...
A. Hidung → Trakea → Laring → Bronkus → Bronkiolus → Alveoli
B. Hidung → Laring → Trakea → Bronkus → Bronkiolus → Alveoli
C. Hidung → Bronkus → Trakea → Laring → Bronkiolus → Alveoli
D. Hidung → Alveoli → Bronkiolus → Bronkus → Trakea → Laring


27. Setelah oksigen diserap oleh darah di alveoli, oksigen tersebut akan dibawa ke seluruh tubuh melalui...
A. Saluran pencernaan
B. Pembuluh darah
C. Saluran trakea
D. Saluran limfa


28. Gas sisa metabolisme yang dihasilkan oleh sel-sel tubuh dan harus dikeluarkan melalui pernapasan adalah...
A. Oksigen
B. Nitrogen
C. Karbon dioksida
D. Hidrogen


29. Berikut ini yang merupakan urutan tahapan proses pernapasan yang benar adalah...
A. Ekspirasi → pertukaran gas → inspirasi
B. Inspirasi → pertukaran gas di alveoli → ekspirasi
C. Pertukaran gas → inspirasi → ekspirasi
D. Inspirasi → ekspirasi → pertukaran gas


30. Seorang siswa diminta berlari mengelilingi lapangan sekolah. Setelah selesai berlari, frekuensi napasnya menjadi lebih cepat dari biasanya. Mengapa hal tersebut bisa terjadi karena ....
A. Paru-paru mengecil setelah berlari sehingga perlu bernapas lebih cepat
B. Saat berolahraga sel-sel tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan menghasilkan lebih banyak karbon dioksida, sehingga tubuh meningkatkan frekuensi napas untuk memenuhi kebutuhan tersebut
C. Alveoli berhenti bekerja saat berlari
D. Diafragma tidak dapat bergerak saat tubuh sedang kelelahan


Demikian latihan soal sistem pernapasan, materi IPAS edisi revisi kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) bab 2 tarik dan embuskan. Kami masih akan menyediakan latihan soal lainnya, hanya di AhzaaNet. Jangan lupa untuk bagikan ke teman- teman lainnya. 

Semoga Bermanfaat 

Salam.


Rangkuman Jenis Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan: Materi IPAS Edisi Revisi 2025 Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Rangkuman Jenis Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan: Materi IPAS Edisi Revisi 2025 Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

 Halo sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali di blog kami untuk belajar bersama. Pada kesempatan ini, kita masih akan membahas materi IPAS kelas 6 SD/MI semester 1 Bab 1 tentang makanan bergizi untuk pencernaan, dengan subbab jenis gangguan/penyakit sistem pencernaan. 

Rangkuman Jenis Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan
Rangkuman Jenis Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan


Subbab jenis gangguan/ penyakit sistem pencernaan merupakan bagian dari materi bab 1 tentang makanan bergizi untuk pencernaanmu yang terdapat pada buku paket IPAS kelas 6 SD/MI Edisi Revisi tahun 2025 terbitan Kemendikdasmen.  

Pada materi ini akan dibahas berbagai gangguan/penyakit yang berkenaan dengan sistem pencernaan seperti gastritis, obesitas, diabetes, dan diare. Sebagai tambahan, juga diuraikan tentang bagaimana cara mencegah gangguan/penyakit tersebut dengan cara pola hidup yang sehat. 

Semua materi akan disajikan secara ringkas untuk memudahkan belajar teman- teman. Baik, langsung saja yaa, berikut rangkuman materi jenis gangguan/penyakit sistem pencernaan, materi IPAS kelas 6 SD/MI Semester 1 bab 1 makanan bergizi untuk pencernaan. 

Selamat belajar...

A. Jenis Gangguan/ Penyakit Sistem Pencernaan 

1. Gastritis

a. Gastritis adalah peradangan pada dinding lambung
b. Gejala gastritis adalah nyeri/perih di perut, mual, kembung
c. Penyebab gastritis adalah telat makan, sering makan pedas/asam, stres, minuman berkarbonasi
d. Pencegahan dari gastritis adalah makan teratur, hindari makanan pemicu iritasi lambung

2. Obesitas 

a. Obesitas adalah berat badan jauh melebihi normal akibat penumpukan lemak berlebih
b. Gejala dari obesitas adalah berat badan berlebih, mudah lelah, sesak napas
c, Penyebab dari obesitas adalah terlalu banyak konsumsi makanan berlemak/manis, kurang aktivitas fisik
d. Pencegahan obesitas adalah makan bergizi seimbang, rutin olahraga, kurangi makanan cepat saji

3. Diabetes

a. Diabetes adalah kadar gula darah terlalu tinggi karena tubuh tidak mampu memproduksi/menggunakan insulin secara normal. 
b. Gejala dari diabetes adalah sering haus, sering buang air kecil, mudah lelah
c. Penyebabnya adalah terlalu banyak konsumsi gula/makanan manis dalam jangka panjang
d. Pencegahannya dilakukan dengan mengurangi konsumsi gula dan minuman manis, rutin olahraga, perbanyak air putih. 

4. Diare 

a. Diare adalah keadaan dimana seseorang buang air besar lebih sering dengan konsistensi tinja cair 
b. Gejalanya adalah buang air besar berkali- kali, sakit perut, lemas 
c. Penyebabnya adalah infeksi bakteri/virus akibat makanan/minuman tidak bersih, jajan sembarangan. 
d. bahaya yang terjadi adalah dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh 
e. Pencegahannya dilakukan dengan cuci tangan sebelum makan, menghindari jajan sembarangan, minum air bersih yang matang. 

B. Pola Hidup Sehat untuk Menjaga Sistem Pencernaan 

✅ Makan secara teratur (jangan telat makan)
✅ Konsumsi makanan dengan gizi seimbang
✅ Perbanyak makan sayur dan buah (sumber serat dan vitamin)
✅ Minum air putih yang cukup setiap hari (minimal 8 gelas)
✅ Cuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet
✅ Hindari jajan sembarangan yang tidak terjamin kebersihannya
✅ Rutin berolahraga untuk melancarkan pencernaan
✅ Hindari makanan terlalu pedas, asam, manis, dan berlemak secara berlebihan
✅ Istirahat cukup agar organ tubuh dapat bekerja dengan optimal

Nah, untuk melengkapi rangkuman materi tentang jenis gangguan. penyakit sistem pencernaan, teman- teman dapat berlatih soal melalui halaman post berikut ini, 


Demikian rangkuman materi jenis gangguan/penyakit sistem pencernaan sebagai materi IPAS edisi revisi 2025 kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) bab 1 makanan bergizi untuk pencernaanmu. Semoga melalui rangkuman materi dan latihan soal yang disediakan dapat menambah referensi belajar teman- teman semuanya. Jangan lupa share atau bagikan ke teman- teman lainnya. Tetap belajar bersama kami, di AhzaaNet. 

Semoga Bermanfaat 

Salam.


Rangkuman Materi Kandungan Zat Gizi dalam Makanan: IPAS Edisi Revisi 2025 Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Rangkuman Materi Kandungan Zat Gizi dalam Makanan: IPAS Edisi Revisi 2025 Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Hai Sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali lagi yaa untuk belajar bersama kami. Kita teruskan lagi belajarnya yaa dan pada kali  ini kita akan belajar tentang kandungan gizi dalam makanan. Materi ini merupakan  IPAS kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu. 

Rangkuman Materi Kandungan Zat Gizi dalam Makanan
Rangkuman Materi Kandungan Zat Gizi dalam Makanan


Subtopik kandungan gizi dalam makanan membahas tentang kandungan gizi yang terdapat dalam makanan. Tentunya, ada beberapa kandungan seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air serta serat. 

Zat- zat  tersebut akan kita pelajari satu- persatu melalui rangkuman materi berikut. Semoga teman- teman dapat belajar dengan mudah dan menyenangkan melalui ringkasan materi berikut ini, 

Berikut uraiannya, selamat belajar.

Tubuh membutuhkan berbagai zat gizi agar dapat tumbuh, berkembang dan berfungsi dengan baik. Nah, apa saja zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, berikut uraiannya, 

1. Karbohidrat 
a. Fungsi karbohidrat adalah sumber energi bagi tubuh 
b. Sumber karbohidrat adalah nasi, jagung, roti, kentang, singkong, mi, dan lain- lain. 

2. Protein 
a. Protein berfungsi membangun dan memperbaiki sel- sel tubuh yang rusak 
b. Berdasarkan sumbernya protein terbagi menjadi dua jenis yaitu protein hewani dan nabati
Protein hewani, yaitu protein yang bersumber dari hewan, sumbernya daging, ikan, telur, susu, ayam 
Protein nabati, yaitu protein yang bersumber dari tumbuhan, sumbernya tempe, tahu, kacang- kacangan 

3. Lemak
a. Lemak  berfungsi sebagai sumber energi cadangan dan membantu penyerapan vitamin A, D, E, K 
b. Sumber makanan yang mengandung lemak adalah minyak goreng, mentega, kacang- kacangan, alpukat 

4. Vitamin
Berikut berbagai vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, 

Vitamin Fungsi Sumber Makanan
Vitamin A Menjaga kesehatan mata Worte, hati, telur
Vitamin B Metabolisme energi, menjaga kesehatan saraf biji-bijian, kacang, daging
Vitamin C Meningkatkan daya tahan tubuh Jerukjambu biji, tomat
Vitamin D Membantu penyerapan kalsium Sinar matahari pagi, ikan
Vitamin E Antioksidan, menjaga kesehatan kulit Kacang, minyak sayur
Vitamin K Membantu pembekuan darah Sayuran hijau, brokoli

5. Mineral

MineralFungsi Sumber Makanan
Kalsium Membentuk tulang dan gigi Susu, keju, ikan
Zat besi Membentuk sel darah merah, mencegah anemia Daging merah, bayam

6. Air dan Serat 

a. Air berfungsi untuk menjaga cairan tubuh, membantu proses pencernaan, dan mencegah dehidrasi 
b. Serat berguna untuk melancarkan pencernaan, mencegah sambelit. Sumber serat adalah berasal dari sayur dan buah.


Itulah rangkuman/ringkasan materi kandungan zat gizi dalam makanan sebagai bagian dari materi IPAS edisi revisi 2025 kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu. 

Kami juga sudah menyiapkan soal latihan terkait materi ini, jadi, silahkan teman- teman buka pada post sebelumnya yang sudah kami publish tentang kandungan zat gizi dalam makanan berikut ini, 

Jangan lupa untuk berbagi ke teman- teman lainnya apabila postingan ini bermanfaat. 


Semoga Bermanfaat 

Salam.



Rangkuman Materi Cara Kerja Sistem Pencernaan: IPAS Edisi Revisi 2025 Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Rangkuman Materi Cara Kerja Sistem Pencernaan: IPAS Edisi Revisi 2025 Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Hai Sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kesempatan ini, kita akan belajar tentang materi cara kerja sistem pencernaan untuk IPAS kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu melalui rangkuman materi yang ringkas dan jelas. 

Rangkuman Materi Cara Kerja Sistem Pencernaan
Rangkuman Materi Cara Kerja Sistem Pencernaan


Pada subtopik cara kerja sistem pencernaan, teman- teman dapat belajar tentang bagaimana sistem pencernaan itu bekerja. Tentunya, ada beberapa organ yang terlibat dalam sistem pencernaan seperti mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus 12 jari, usus besar hingga ke rektum dan anus. 

Baik, semua topik tersebut akan kita pelajari satu- persatu melalui rangkuman materi berikut. Semoga teman- teman dapat belajar dengan mudah dan menyenangkan melalui ringkasan materi berikut ini, 

Berikut uraiannya, selamat belajar.

Sistem pencernaan bekerja secara berurutan dari mulut hingga anus. Berikut urutan dan fungsi setiap organnya:

1. Mulut
a. Proses pencernaan di mulut
Ada dua proses pencernaan terjadi di mulut yaitu pencernaan mekanis dan kimiawi.
  • Pencernaan mekanis → makanan dikunyah dan dihancurkan oleh gigi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil
  • Pencernaan kimiawi → air liur mengandung enzim amilase yang mengubah karbohidrat/zat tepung menjadi gula sederhana

b. Fungsi lidah:
  • Membantu mengaduk dan mendorong makanan saat ditelan
  • Sebagai indra pengecap rasa (manis, asin, asam, pahit)

2. Kerongkongan (Esofagus)
a. Fungsi Kerongkongan
  • Sebagai saluran penghubung antara mulut dan lambung
  • Terjadi gerak peristaltik yaitu gerakan meremas dan mendorong makanan ke arah lambung
b. Dalam kerongkongan tidak terjadi pencernaan kimiawi

3. Lambung
a. Proses pencernaan terjadi di lambung:
  • Pencernaan mekanis → otot lambung meremas dan mengaduk makanan
  • Pencernaan kimiawi → enzim dan asam lambung bekerja memecah makanan

b. Zat yang ada di lambung
  • Enzim Pepsin, berfungsi mencerna protein 
  • Asam lambung (HCl), berfungsi membunuh kuman dan mengaktifkan enzim pepsin 

c. Hati dan Empedu:
  • Hati → menghasilkan cairan empedu
  • Empedu → membantu memecah dan mencerna lemak agar lebih mudah dicerna

4. Usus Halus
a. Fungsi usus halus adalah tempat utama penyerapan sari-sari makanan
b. Usus halus memiliki panjang sekitar 6-7 meter
c. Pada usus halus, dindingnya memiliki vili (jonjot-jonjot) yang berfungsi memperluas permukaan penyerapan
d. Enzim-enzim di usus halus:
  • Amilase, berfungsi mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana (glukosa)
  • Tripsin, berguna mengubah protein menjadi asam amino 
  • Lipase, bermanfaat untuk menubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol

5. Usus Besar
a. Proses yang terjadi diusus besar 

b. Menyerap air dari sisa makanan
c. Membentuk feses (tinja)
d. Tempat hidup bakteri Escherichia coli (E. coli) yang membantu pembusukan sisa makanan dan menghasilkan vitamin K

6. Rektum
a. Rektum merupakan bagian akhir usus besar
b. Rektum berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara feses sebelum dikeluarkan
c. Ketika rektum penuh, muncul rangsangan ingin buang air besar

7. Anus
a. Anus merupakan bagian paling akhir saluran pencernaan
b. Anus adalah tempat keluarnya feses dari tubuh
c. Anus terdapat otot sfingter sebagai katup untuk membuka dan menutup saluran tubuh

8. Urutan organ pencernaan
Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus

Itulah rangkuman/ringkasan materi cara kerja sistem pencernaan sebagai bagian dari materi IPAS edisi revisi 2025 kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu. 

Kami juga sudah menyiapkan soal latihan terkait materi ini, jadi, silahkan teman- teman buka pada post sebelumnya yang sudah kami publish tentang cara kerja sistem pencernaan berikut ini, 

Jangan lupa untuk berbagi ke teman- teman lainnya apabila postingan ini bermanfaat. 


Semoga Bermanfaat 

Salam.

Latihan Soal Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan: Materi IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Latihan Soal Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan: Materi IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Hai sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali di blog pembelajaran kami. Pada kali ini, kita akan berlatih soal tentang gangguan/ penyakit sistem pencernaan. Materi ini merupakan bagian dari materi IPAS kelas 6 SD/MI semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka Edisi Revisi Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu. 

Latihan Soal Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan
Latihan Soal Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan

Beberapa hal yang dipelajari dalam materi gangguan/ penyakit sistem pencernaan adalah mencakup jenis penyakit seperti gastritis, obesitas, diabetes, dan diare. Selain itu juga dipelajari tentang bagaimana cara menghindari gangguan/ penyakit dalam sistem pencernaan tersebut. 

Melalui latihan soal berikut, teman- teman dapat belajar sekaligus latihan untuk mengenal berbagai gangguan/penyakit dan mencegah agar tidak terjadi gangguan tersebut. 

Ada 25 soal lengkap dengan kunci jawabannya untuk memudahkan kalian dalam belajar. Oya, dalam soal juga sudah terdapat beberapa soal bertipe HOTS yang memungkinkan teman- teman untuk berpikir secara mendalam. 

Baik, langsung saja yaa, berikut latihan soalnya, 

Selamat berlatih...

Latihan Soal Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan: Materi IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu 

1. Penyakit yang terjadi akibat peradangan pada dinding lambung sehingga penderita merasakan nyeri atau perih di bagian perut disebut...
A. Diabetes
B. Gastritis
C. Diare
D. Obesitas


2. Salah satu kebiasaan sehari-hari yang paling sering menjadi penyebab terjadinya gastritis adalah...
A. Makan teratur tiga kali sehari
B. Sering melewatkan jam makan dan membiarkan perut kosong dalam waktu lama
C. Rajin minum air putih setiap hari
D. Rajin berolahraga setiap pagi


3. Saat lambung dalam keadaan kosong, asam lambung tetap diproduksi. Jika kondisi ini terjadi terus-menerus, maka yang akan terjadi pada dinding lambung adalah...
A. Dinding lambung semakin menguat dan tebal
B. Dinding lambung menjadi iritasi dan meradang karena terus terpapar asam lambung
C. Produksi asam lambung akan berhenti dengan sendirinya
D. Tidak ada dampak apa pun pada dinding lambung


4. Selain telat makan, kebiasaan lain yang dapat memicu gastritis adalah...
A. Tidur cukup setiap malam
B. Terlalu sering mengonsumsi makanan pedas, asam, dan minuman berkarbonasi
C. Rutin berolahraga ringan
D. Mengonsumsi sayur dan buah setiap hari


5. Dito sering mengeluh perutnya terasa perih dan mual, terutama saat ia terlambat makan. Setelah diperiksa dokter, Dito didiagnosis menderita gastritis. Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan Dito untuk mengurangi keluhan tersebut adalah...
A. Makan makanan pedas agar perut terasa hangat
B. Makan secara teratur, menghindari makanan yang memicu iritasi lambung, dan minum obat sesuai anjuran dokter
C. Melewatkan sarapan agar lambung bisa beristirahat
D. Banyak minum minuman bersoda agar perut terasa lega


6. Kondisi di mana berat badan seseorang jauh melebihi batas normal akibat penumpukan lemak berlebih dalam tubuh disebut...
A. Gastritis
B. Diare
C. Obesitas
D. Diabetes


7. Salah satu penyebab utama obesitas pada anak-anak adalah...
A. Terlalu banyak makan sayur dan buah
B. Terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji tinggi lemak dan gula, serta kurang beraktivitas fisik
C. Tidur cukup setiap malam
D. Rajin minum air putih setiap hari


8. Risiko kesehatan jangka panjang yang dapat muncul akibat obesitas yang tidak ditangani adalah...
A. Tulang semakin kuat dan badan semakin sehat
B. Risiko penyakit jantung, diabetes, dan gangguan sendi meningkat
C. Sistem pencernaan bekerja lebih optimal
D. Daya tahan tubuh meningkat secara alami


9. Made suka menghabiskan waktu berjam-jam bermain gawai sambil mengonsumsi camilan tinggi gula dan lemak setiap hari tanpa banyak bergerak. Berdasarkan kebiasaan tersebut, Made berisiko mengalami...
A. Pertumbuhan badan yang optimal
B. Obesitas karena kalori yang masuk lebih banyak dari kalori yang dikeluarkan
C. Peningkatan daya tahan tubuh yang baik
D. Tidak ada risiko kesehatan yang perlu dikhawatirkan


10. Cara yang paling tepat untuk mencegah obesitas pada anak usia sekolah dasar adalah...
A. Menghindari sarapan agar kalori berkurang
B. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan rutin melakukan aktivitas fisik setiap hari
C. Mengonsumsi obat pelangsing tanpa pengawasan dokter
D. Hanya makan satu kali sehari agar berat badan terkontrol


11. Penyakit yang terjadi akibat kadar gula (glukosa) dalam darah terlalu tinggi karena tubuh tidak mampu menghasilkan atau menggunakan insulin secara normal disebut...
A. Gastritis
B. Obesitas
C. Diabetes
D. Diare


12. Insulin adalah zat yang diproduksi oleh organ...
A. Hati
B. Lambung
C. Pankreas
D. Usus besar


13. Fungsi insulin dalam tubuh adalah...
A. Mencerna lemak menjadi asam lemak
B. Membantu sel-sel tubuh menyerap glukosa dari darah untuk diubah menjadi energi
C. Menghasilkan enzim pencernaan di usus halus
D. Memproduksi asam lambung


14. Kebiasaan yang paling berisiko memicu diabetes sejak usia dini adalah...
A. Rajin makan sayur dan buah setiap hari
B. Rutin berolahraga dan minum air putih
C. Terlalu sering mengonsumsi minuman manis dan makanan tinggi gula dalam jangka panjang
D. Tidur cukup setiap malam


15. Rina setiap hari meminum dua hingga tiga gelas minuman manis dalam kemasan dan sangat jarang minum air putih. Jika kebiasaan ini terus berlanjut dalam jangka panjang, Rina berisiko mengalami...
A. Peningkatan daya tahan tubuh yang signifikan
B. Diabetes karena kadar gula dalam darahnya terus meningkat akibat konsumsi gula berlebihan
C. Pertumbuhan tulang yang lebih cepat dari normal
D. Sistem pencernaan yang lebih sehat dari sebelumnya


16. Perbedaan utama antara diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 secara sederhana adalah...
A. Diabetes tipe 1 terjadi karena pankreas tidak dapat memproduksi insulin sama sekali, sedangkan tipe 2 terjadi karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif
B. Diabetes tipe 1 disebabkan oleh makanan manis, sedangkan tipe 2 disebabkan oleh makanan asin
C. Keduanya sama persis dan tidak ada perbedaan
D. Diabetes tipe 1 hanya menyerang orang dewasa, sedangkan tipe 2 hanya menyerang anak-anak


17. Gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air besar lebih sering dari biasanya dengan konsistensi tinja yang cair disebut...
A. Obesitas
B. Gastritis
C. Diabetes
D. Diare


18. Penyebab utama diare yang paling sering terjadi pada anak-anak adalah...
A. Terlalu banyak makan sayur dan buah
B. Infeksi bakteri atau virus akibat mengonsumsi makanan/minuman yang tidak bersih
C. Kurang tidur setiap malam
D. Terlalu sering berolahraga di luar ruangan


19. Bahaya utama yang dapat mengancam penderita diare, terutama pada anak-anak, jika tidak segera ditangani adalah...
A. Penambahan berat badan secara tiba-tiba
B. Dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) karena banyaknya cairan yang keluar
C. Peningkatan kadar gula dalam darah
D. Pertumbuhan bakteri baik di usus besar


20. Beni setelah jajan sembarangan di pinggir jalan tanpa mencuci tangan, tiba-tiba mengalami sakit perut dan buang air besar berkali-kali hingga lemas. Berdasarkan gejala tersebut, Beni kemungkinan mengalami...
A. Gastritis
B. Obesitas
C. Diare
D. Diabetes


21. Seorang anak yang sedang mengalami diare sebaiknya segera diberi banyak minum air putih atau oralit. Alasan paling tepat tindakan tersebut dilakukan adalah...
A. Agar makanan lebih cepat dicerna oleh usus besar
B. Untuk menggantikan cairan tubuh yang banyak keluar agar tidak mengalami dehidrasi
C. Agar kadar gula dalam darah segera turun
D. Agar asam lambung segera berkurang


22. Salah satu kebiasaan pola hidup sehat yang paling penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah...
A. Mengonsumsi makanan instan setiap hari agar praktis
B. Makan secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan minum air putih yang cukup
C. Menghindari sarapan agar lambung bisa beristirahat lebih lama
D. Hanya makan satu kali sehari agar sistem pencernaan tidak bekerja terlalu keras


23. Mengonsumsi makanan yang kaya serat seperti sayur dan buah setiap hari bermanfaat bagi sistem pencernaan karena...
A. Membuat perut menjadi lebih cepat lapar
B. Membantu melancarkan pencernaan dan mencegah terjadinya sembelit maupun gangguan usus
C. Meningkatkan produksi asam lambung secara signifikan
D. Memperlambat kerja usus besar


24. Selain pola makan yang baik, kebiasaan lain yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah...
A. Tidur sepanjang hari tanpa beraktivitas
B. Rutin berolahraga karena dapat membantu melancarkan kerja sistem pencernaan
C. Mengonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter setiap hari
D. Menahan buang air besar selama mungkin agar tidak mengganggu aktivitas


25. Made ingin terhindar dari berbagai gangguan pencernaan seperti gastritis, diare, dan obesitas. Ia berkonsultasi dengan dokter dan mendapat saran untuk menerapkan pola hidup sehat. Solusi yang paling tepat untuk dilakukan oleh Made berkaitan dengan gangguan pencernaan yang dialaminya adalah ....
A. Makan tidak teratur, banyak konsumsi makanan pedas, dan jarang minum air putih
B. Makan teratur dengan gizi seimbang, rajin cuci tangan, rutin olahraga, minum air putih cukup, dan menghindari jajan sembarangan
C. Banyak makan makanan manis dan berlemak agar tubuh bertenaga
D. Hanya minum air putih tanpa makan makanan bergizi agar pencernaan ringan


Demikian Latihan Soal Gangguan/Penyakit Sistem Pencernaan: Materi IPAS Edisi Revisi Kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu. Semoga latihan soal dapat memberikan perspektif baru dalam belajar teman- teman khususnya materi gangguan/penyakit pencernaan. 

Semoga Bermanfaat 

Salam



Formulir Kontak