Media Info Belajar

Friday, April 29, 2016

Pendaftaran Siswa di SBMPTN Ternyata Tidak Mempengaruhi Terhadap Proses Seleksi SNMPTN

Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) secara resmi sudah dibuka beberapa hari yang lalu. Namun, sampai sekarang ini ternyata masih banyak siswa yang masih belum mendaftar SBMPTN 2016 khususnya yang beberapa waktu yang lalu ternyata ikut dalam proses seleksi SNMPTN 2016. Permasalahannya adalah mereka masih merasa kebingungan untuk mendaftar SBMPTN karena sebelumnya sudah mendaftar dan tercatat sebagai peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Dari hasil perbincangan admin terhadap beberapa siswa di kota Semarang, ternyata mereka juga merasa bingung karena karena masih tercatat sebagai peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
www.ahzaa.net
Sukses SBMPTN
Salah satu siswa SMA di kota Semarang, Wisnu Danan, mengungkapkan sebetulnya dia juga merasa bingung karena sudah daftar SNMPTN, oleh karena itu untuk lebih baiknya dia akan mendaftar SBMPTN setelah pengumuman SNMPTN.
"Lebih baik saya daftar (SBMPTN) setelah pengumuman SNMPTN saja, biar gak ragu," Ujarnya.
Demikian juga seperti yang diungkapkan oleh Ardia Gita, salah satu siswi SMA di kota Semarang, dia juga akan mendaftar SBMPTN setelah pengumuman SNMPTN.
"Saya masih ragu ada pengaruhnya atau tidak, mending sekarang belajar persiapan dulu saja sambil nunggu pengumuman SNMPTN, kan waktu daftarnya (SBMPTN) masih lama?" katanya.
Adapun seperti dikutip Ahzaa.net dari Helpdesk SBMPTN 2016, tentang apakah pendaftaran siswa di SBMPTN mempengaruhi proses seleksi SNMPTN, dijelaskan sebagai berikut,
Proses SBMPTN dan SNMPTN adalah proses seleksi yang berbeda sehingga tidak ada pengaruhnya jika peserta SNMPTN mendaftar SBMPTN.
Catatan, jika siswa dinyatakan diterima di SNMPTN kemudian tidak melakukan Her Registrasi dan verifikasi nilai di universitas dimana dia diterima maka status penerimaannya di SNMPTN menjadi gugur. Perlu diketahui pelaksanaan Her Registrasi dan Verifikasi nilai tersebut dilakukan bersamaan dengan ujian CBT dan PBT SBMPTN. karena tidak dimungkin kan dalam satu waktu siswa ada di tempat yang sama.

Nah, dari penjelasan diatas bisa disimpulkan bahwa SNMPTN dan SBMPTN adalah sistem penerimaan yang berbeda sehingga tidak ada pengaruhnya bila siswa mendaftar SNMPTN dan SBMPTN. maka siswa bisa mendaftar keduanya. Namun bila siswa dinyatakan diterima melalui proses SNMPTN dan kemudian siswa tersebut tidak mendaftar ulang di kampus penerima maka siswa tersebut dinyatakan gugur.
Demikian juga bila siswa tersebut memilih untuk melakukan verifikasi berarti status sebagai peserta SBMPTN-nya yang gugur. Hal itu juga dikuatkan dengan jadwal yang sama untuk pelaksanaan ujian SBMPTN dan verifikasi SNMPTN yakni tanggal 31 Mei yang secara otomatis siswa harus memilih salah satunya.
Sebagai tambahan yaitu hal yang juga tidak kalah penting untuk diperhatikan bahwa pada penerimaan SBMPTN 2016 adalah ujian diselenggarakan dengan dua metode yakni Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT).
Untuk SBMPTN CBT dilaksanakan dengan kuota terbatas. Hanya 2.500 peserta yang bisa mengikuti ujian berbasis komputer (CBT) di 30 perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditunjuk. Maka bisa dimungkinkan bahwa peserta yang mendaftar pertama yang akan mendapatkan jatah kuotanya.
Demikian semoga informasi ini bisa membantu dan menjawab pertanyaan kamu tentang pengaruh pendaftaran SNMPTN terhadap proses seleksi SBMPTN. Jangan lupa tambahkan komentar tentang tulisan kami diatas.
Terima kasih dan Semoga bermanfaat.