Thursday, January 4, 2018

Game- Game Ini Cocok untuk Me-Refresh Kembali Semangat Belajar Bahasa Inggris Setelah Liburan

Tahun baru semangat baru dan harapan baru, itulah kata- kata yang sering terlontar oleh kita sebagai guru saat menjalani aktivitas di masa awal tahun baru ini. Namun kadang- kadang hal tersebut tidak selamanya tercipta lantaran masa- masa awal tahun ini di dahului oleh liburan yang panjang. Kita tidak bisa memungkiri bahwa aktivitas awal masih terpengaruh oleh "enaknya" masa liburan, sehingga kadang semangat pun surut. 

Tak jauh berbeda dengan guru, siswa pun juga demikian mengalami hal yang sama. Dirasa masa setelah liburan merupakan masa yang paling berat, kita harus pandai- pandai menciptakan suasana kelas yang menyenangkan sehingga bisa me-refresh kembali mood belajar mereka. 
Game Hangman

Salah satu caranya adalah dengan penerapan game di kelas. Game merupakan salah satu aspek yang cocok untuk menumbuhkan kembali minat dan mood belajar siswa. Sekarang ini ada banyak game yang bisa kita pilih untuk kita terapkan di kelas. Tentu saja kita harus memilih game berdasarkan aspek kemanfaatan terhadap pembelajaran, misalnya tepat, akurat, efektif, menyenangkan, serta mudah untuk dimainkan.

Pada tulisan kali ini saya akan berbagi dengan rekan- rekan guru semuanya mengenai game- game yang dirasa tepat untuk kita terapkan di kelas di awal- awal semester ini. Nah, Game- game apa saja, berikut ulasannya.

#1. Hangman
Hangman merupakan game klasik populer untuk mengasah "spelling" dan kemampuan vocabulary bahasa Inggris. Sistem kerjanya, yaitu kita harus menebak huruf yang akan membentuk sebuah kata misteri, tentu saja dalam bahasa Inggris.

Ada banyak versi sekarang ini, dari versi tradisional sampai yang berbau android. Namun kali ini, saya akan membahas secara tradisional saja sehingga lebih mudah untuk kita terapkan game ini dengan melibatkan siswa- siswa di kelas. Kita tidak membutuhkan material yang muluk- muluk, kita hanya perlu memanfaatkan material di sekitar kelas saja, yaitu whiteboard atau kertas, boardmarker atau pen. Untuk lebih menyenangkan lagi, kita juga butuh imajinasi yang bisa membuat siswa kita tertarik.

Cara Memainkannya
1. Buatlah grup dalam kelas, pilih satu pemain memilih kata misteri sementara grup- grup yang lain akan menebak kata tersebut. Misalnya, guru memilih salah satu anggota dari grup yang bernama Andi. Kemudian dia akan  mengambil kata dengan kategori tertentu misalnya kategori "animal" dengan kata misteri "crocodile"." "Crocodile" memiliki sembilan huruf di dalamnya, jadi Andi akan menarik enam huruf kosong dan juga menggambar sebuah tiang untuk hangman dan sebuah kotak untuk melacak beberapa dugaan yang salah. Berikut ini adalah contohnya:

2. Satu persatu pemain lain akan menebak kata tersebut, grup lain harus menebak satu huruf untuk menyusun kata misteri tersebut, bila tebakan salah, silahkan masukkan huruf pada kotak bagian atas, sedangkan tebakan  huruf yang benar masukkan pada atas strip. Setiap tebakan huruf yang salah, maka, Andi akan menggambar bagian tubuh dari hangman, biasanya adalah bagian kepala terlebih dahulu.  
3. Mainkan Hangman sampai selesai atau sampai kata tertebak oleh anggota dari grup. Grup yang pertama bisa menebak maka dianggap sebagai pemenangnya. Namun, bila kata tersebut belum tertebak atau andi bisa menggambar Hangman dengan lengkap, maka grup yang lain kalah. Adapun Hangman yang lengkap meliputi kepala, wajah, dua tangan, tubuh, dan dua kaki.


#2. 20 Questions
Hampir sama dengan Hangman, game 20 questions, merupakan permainan kata. game ini bisa dimainkan oleh dua orang atau lebih. Game ini akan melatih para pemainnya dalam kemampuan speaking dan listening.   

Cara memainkannya

1. Pilih salah satu siswa misalnya Andi. Andi akan menentukan kata apa yang nantinya akan ditebak oleh siswa atau kelompok lain. Tetapi sebelum menentukan kata, tentukan kategori tertentu terhadap kata yang difikirkan untuk lebih membuat pertanyaan yang akan diajukan lebih spesifik, misalnya, animal, home appliance, vegetables, dan sebagainya.

2. Siswa atau anggota kelompok yang lain harus menebak kata tersebut dengan menggunakan aturan grammar yang berlaku. Pertanyaan harus dengan format jawaban yes/ no. Misalnya, does it... ?, can it ...?, is it ...?

3. Jumlah pertanyaan maksimal berjumlah 20 (dua puluh), bila salah satu anggota grup lain bisa memancing pertanyaan dan menemukan jawabannya sebelum jumlah dua puluh pertanyaan tersebut, maka anggota atau grup tersebut adalah pemenangnya. 


Kedua game diatas dapat dimainkan dengan tanpa bantuan teknologi terkini, kita hanya butuh papan tulis dan boardmarker untuk membuat antusias siswa kelas kita. 

Tentu masih banyak lagi game lain yang juga sangat menarik untuk dimainkan. Bila anda memilikinya, silahkan share melalui kolom komentar di bawah ini.

Semoga bermanfaat.