Ahzaa.Net: Tekno Guru
Buat Pengumuman Kelulusan Online Sekolah untuk SMA/SMK/SMP/ MTs dengan Mudah? Yuk Manfaatkan Google Sites dan Google Gemini, Berikut Langkahnya

Buat Pengumuman Kelulusan Online Sekolah untuk SMA/SMK/SMP/ MTs dengan Mudah? Yuk Manfaatkan Google Sites dan Google Gemini, Berikut Langkahnya

Hai sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali di blog pembelajaran kami. Pada kesempatan ini, saya akan berbagi kepada teman- teman semua bagaimana membuat pengumuman kelulusan secara online untuk semua jenjang baik di tingkat SMP/ MTs maupun SMA/ SMK. 

Pengumuman Kelulusan Online


Sebagaimana yang diketahui, pemerintah membuat regulasi tentang pengumuman kelulusan secara daring agar pelaksanaan pengumuman kelulusan agar berjalan kondusif serta mencegah adanya perayaan pengumuman yg berpotensi mengganggu ketertiban umum. 

Nah, berbicara tentang pengumuman kelulusan secara daring, tentu saja ada berbagai aspek yang dipertimbangkan, seperti hosting untuk database, nama domain, dan aspek lainnya berkaitan dengan teknis maupun biaya. 

Namun saat ini, ada langkah yang mudah dalam menyampaikan pengumuman kelulusan secara daring (online), dengan hanya memanfaatkan fitur gratis dan mudah dari web aplikasi yang familiar sehari- hari yaitu Google Sites dan webtool AI Google Gemini. 

Pada prinsipnya, dalam hal ini Google Sites dimanfaatkan untuk menampilkan pengumuman kelulusan. Sementara itu, Google Gemini dimanfaatkan untuk membuat script kode yang disematkan di Google Sites. 

Jadi, pengumuman kelulusan sekolah dapat berjalan melalui laman web secara online. Akan tetapi, tanpa menggunakan hosting dan domain berbayar. 

Siswa yang ingin mengecek kelulusan, dapat langsung memasukkan NISN mereka ke form yang disediakan. Dan sistem akan langsung menunjukkan keterangan bahwa mereka dinyatakan lulus atau tidak lulus. 

Langkahnya sangat mudah... 

Seperti apa prosesnya? Berikut langkah mudah membuatnya. 

Langkah 1, Persiapan
Persiapkan data siswa yang akan dimasukkan ke dalam script. Dalam data tersebut, memuat NISN, Nama dan status kelulusan. 
Teman- teman dapat membuatnya di Excel seperti berikut ini,


Data di atas nanti akan di copy-kan di prompt Gemini (bisa diikuti di langkah 2) 

Langkah 2, Buat Kode Script di Google Gemini
Pada langkah kedua ini, kita akan memanfaatkan Google Gemini dalam membuat kode script. Kode script tersebut yang nantinya akan kita sematkan ke Google Sites sebagai penampil web. 
Baik, langsung saja yaa...

Buka Google Gemini melalui gemini.google.com
Ketika sudah terbuka, silahkan ketik prompt untuk membuat kode. 

Ketik Prompt


Sebagai contoh, saya membuat kode prompt seperti berikut ini, 

Buatkan kode html web untuk saya dengan rincian sebagai berikut :

"Selamat Datang di Sistem Pengumuman Kelulusan SMA BAHAGIA PERSADA Kelas 12"

Silahkan Masukkan NISN Anda untuk mengetahui status kelulusan : 

Masukkan NISN : [________________]

Jika NISN Anda terdaftar, sistem akan menampilkan informasi berikut: 
1. Nama Lengkap 
2. NISN 
3. Keterangan Lulus atau Tidak Lulus

00693xxxxx ADITYA LULUS
007374xxxx AHMAD LULUS
007950xxxx ANDRI LULUS
006973xxxx ANISA LULUS
304944xxxx ARDYAS LULUS
007631xxxx BUDI LULUS
006570xxxx CANDRA LULUS


Notes :
  • Untuk memudahkan dalam pembuatan prompt, saya mengetik prompt menggunakan aplikasi notepad bawaan Windows
  • Data siswa di atas, saya copy dari file Excel di langkah 1

Setelah prompt lengkap, maka tunggu hingga Gemini menyelesaikan tugasnya. Kode script akan dibuat sesuai dengan permintaan kita. Saat selesai, silahkan klik pada ikon Copy..

Kode yang Berhasil dibuat



Langkah 3, Buka Google Sites
Pada langkah ini, teman- teman dapat membuka Google Sites. Google Sites akan menampilkan pengumuman kelulusan secara online yang kemudian diteruskan kepada siswa. 

Oya, teman- teman dapat menggunakan akun belajar.id maupun akun personal. 

Buka Google Sites melalui sites.google.com lalu buat situs baru dengan cara klik Situs Kosong 

Buat Situs di Google Sites




Setelah masuk ke dalam Dashboard web, silahkan isikan judul, nama situs dan settingan lainnya bila diperlukan. 

Pada langkah berikutnya, kita akan mulai memasukkan kode script pada laman web. Caranya, di bagian kanan Dashboard, klik pada "sematkan". Pilih pada "Sematkan Kode". 

Pada tahapan ini, pastekan kode script yang diperoleh pada Google Gemini sebelumnya lalu klik berikutnya.

Setting Situs Google Sites

Preview tampilan akan dapat dilihat, dan klik Sisipkan. 

Sematkan Kode

Setelah modul sisipan tampil dan masuk ke dalam Dashboard, atur ukuran dari modul yang dibuat.

Teman- teman dapat mengecek tampilan melalui ikon Pratinjau di Dashboard. 

Preview Tampilan

Yuk coba masukkan satu NISN siswa pada kolom yang disediakan. Lalu cek kelulusannya. Jika berhasil tampil, maka akan tampil status kelulusan siswa. Tandanya, It works completely...

Coba Cek Kelulusan

Set pada bagian Bagikan Situs untuk memudahkan dalam akses. Nah, bila sudah fix, klik Publikasikan. Jangan lupa setting untuk alamat web nya yaa...

atur alamat web


Terakhir, untuk membagikan kepada siswa, teman- teman dapat share link melalui ikon yang ada pada Dashboard. 

Share Link Google Sites


Mudah bukan?

Mungkin dari teman- teman bisa memodifikasi kembali untuk tampilannya agar tampilan web nya lebih fresh dan bagus. 

Demikian langkah mudah dalam membuat pengumuman kelulusan online untuk sekolah baik di jenjang SMP/ SMA/ SMK. Semoga Bermanfaat 

Salam. 
Perangkat Pembelajaran Paperless? Yuk Buat dengan Microsite, Begini Caranya

Perangkat Pembelajaran Paperless? Yuk Buat dengan Microsite, Begini Caranya

Teknologi dalam pembelajaran tidak hanya membawa dampak yang positif bagi proses pembelajaran di kelas, namun juga berdampak pada sistem administrasi guru dalam mengelola pembelajaran. Salah satu penerapan teknologi dalam pengadministrasian guru adalah penyediaan perangkat pembelajaran secara paperless

Microsite

Paperless dapat dianggap sebagai sebuah konsep yang mengganti sistem konvensional dalam hal ini kertas berevolusi menjadi sistem digital. Dalam terapannya, sistem ini memiliki banyak manfaat, diantaranya penghematan biaya, keefektifan dalam mengajar, meningkatkan efisiensi, produktivitas, kolaborasi serta mendukung gerakan lingkungan. 

Konsep paperless ini dapat diterapkan oleh guru dalam mengelola administrasi pembelajarannya. Guru dapat mengaplikasikan sistem ini pada perangkat pembelajaran maupun praktik mengajar di kelas. 

Nah, berkaitan dengan hal ini, saya akan membagikan buat teman- teman salah satu cara untuk membuat sistem paperless untuk diterapkan dalam penyediaan kelengkapan perangkat pembelajaran untuk guru. Hal ini sebenarnya sebagai langkah yang mudah dan efisien mengingat sistem ini sangat gampang diterapkan oleh teman- teman guru. 

Namun, cara ini tidak akan berlaku apabila sistem administrasi di satuan pendidikan teman- teman masih mengadopsi cara kolonial yang menghendaki print out kertas dalam penyediaan perangkat pembelajaran 😁. 

Mini Website untuk Konsep Paperless
Baik, untuk membuat konsep paperless dalam perangkat pembelajaran, kita membutuhkan sebuah mini website untuk membuatnya. Mini website itu kita sebut dengan nama microsite. Sebenarnya, microsite sendiri dikembangkan untuk tujuan tertentu seperti produk, layanan, kampanye, acara, atau merek perusahaan. Namun, dalam hal ini, kita kembangkan lagi untuk diterapkan dalam dunia pendidikan khususnya dalam perangkat pembelajaran. 

Untuk membuat microsite, kita membutuhkan sebuah layanan penyedia yaitu S.id. S.id merupakan sebuah platform untuk menyingkat tautan dan membuat microsite. S.id memberikan layanan gratis maupun berbayar dalam menyediakan akses informasi, pengetahuan, dan produk. Teman- teman dapat memilih sesuai dengan kebutuhan. 

Prinsip Kerja Microsite untuk Perangkat Pembelajaran
Prinsip kerja dari mini website untuk konsep paperless adalah sebagai berikut : 
  1. Dokumen disimpan di Google Drive, teman- teman bisa menggunakan Drive yang ber-akun Belajar.id atau akun Gmail biasa. 
  2. Setting link tautan pada Drive agar bisa dilihat oleh orang yang memiliki link saja. 
  3. Buat microsite menggunakan platform S.id
  4. Salin link Drive tersebut dan tempatkan pada microsite yang sudah dibuat sebelumnya
  5. Selesaikan proses pembuatan dan bagikan link dari microsite yang berisikan kumpulan tautan perangkat pembelajaran sudah dibuat.
  6. Selesai.

Langkah- Langkah Membuat Microsite untuk Perangkat Pembelajaran
Baik, kita mulai langkah- langkahnya yaa...
Disini saya anggap teman- teman semua sudah mengupload dokumen di Drive. 

Tahap Awal Pembuatan Microsite
Buka laman S.id lalu buat akun. Teman- teman dapat memakai akun Gmail untuk registrasi dan pastikan pembuatan akun hingga berhasil. 

Buka S.id


Pastikan teman- teman sudah masuk ke Dashboard dari s.id dan pada bagian Akses Langsung, Klik pada menu Buat Microsite baru
Dashboard S.id




Setelah sampai di halaman Microsite, teman- teman dapat melihat ada tiga tahapan awal dari pembuatan microsite yaitu menentukan jenis microsite, memilih template dan tema lalu memilih nama. 
Menentukan Jenis Microsite


Baik, saya contohkan untuk memilih tema Edukasi lalu klik Lanjutkan 

Memilih Tema Microsite


Pilih template yang akan digunakan. Ada banyak template yang dapat dimanfaatkan, silahkan pilih salah satu sesuai kebutuhan. Saya memilih Learning Materials (karena berkaitan dengan pembelajaran) lalu klik Lanjutkan 

Pilih Template


Tahap ketiga, pilih Nama dengan cara isikan Nama Microsite dan Tautan Microsite. Klik Selesai bisa sudah siap.

Pilih Nama Microsite


Inilah tampilan bila Instalasi Microsite pada tahap awal sukses

Langkah Awal selesai



Tahap Setting Isi Komponen Microsite
Pada tahapan ini, kita atur atau setting komponen dalam Microsite yang akan kita buat. 



Pada bagian ini, kita bisa atur semua bagian komponen, baik Background Profil, Warna Background, Nama Profile, Deskripsi profil, Tautan material dan sebagainya. Oya, tampilan dari Microsite dapat dilihat pada bagian kanan. 


Setting Komponen Microsite


Setelah selesai mengatur Profil, yuk kita set bagian tautan material. 

Untuk men-setting tautan material, klik pada panah ke bawah di bagian Tautan. Isikan judul material yang akan kita share termasuk tautan link-nya. (gunakan tautan file dari Drive). Sebagai sampel, saya memasukkan nama tautan dan link ATP Bahasa Inggris. 

Warna pada tombol pun bisa kita ganti termasuk efek tombol apakah Default, Shake atau Bounce. Default, artinya tombolnya diam, sedangkan shake atau bounce akan menimbulkan efek bergetar dan memantul. 


Edit Komponen Material Microsite


Kita bisa mengubah ikon pada bagian kiri (ikon buku) dengan gambar lainnya. Klik pada bagian ikon, lalu pilih gambar pensil. Silahkan pilih sesuai kebutuhan. 

Ikon Material




Lakukan hal yang sama pada tautan- tautan komponen di bawahnya. 

Apabila ingin menambah komponen, tautan, teman- teman dapat mengeklik Tambah Komponen Baru. Lakukan setting yang sama pada komponen yang dibuat tersebut. Caranya, klik pada Tambah Komponen Baru, lalu pilih bagian Tautan. Oya, teman- teman dapat memilih komponen lainnya seperti teks, embed, maps, image slider, Curriculum Vitae, Pemsah, Count Down, gambar dan komponen lainnya. 

Tambah Komponen Lain


Setelah semua komponen tautan sudah dibuat dan disetting, maka teman- teman dapat membagikan link tautan ke pihak lain. Klik pada ikon bagikan pada tampilan Microsite yang sudah dibuat..
Bagikan Microsite yang sudah dibuat

Inilah hasil akhirnya... https://s.id/pr-ajar

Mudah bukan?

Oya, sebagai tambahan informasi saja, akun S.id gratis hanya mengcover tiga microsite, jadi kalau teman- teman menghendaki lebih dari tiga microsite, silahkan daftar yang program berbayar. 

Demikian tutorial membuat Microsite dengan S.id sebagai wadah perangkat pembelajaran berbasis Paperless. Semoga berguna buat teman- teman yang akan menghadapi supervisi atau penilaian sekolahnya. 

Nah, bagi teman- teman yang sudah berhasil membuat, bisa share pengalamannya di kolom komentar yaa...

Salam. 

Notes ya teman- teman :
Kami, dari AhzaaNet tidak ada kerjasama dengan pihak S.id dalam penerbitan tulisan ini. Dalam hal ini kami hanya memberikan informasi saja kepada pembaca untuk memberikan pengalaman yang berbeda dalam menerapkan teknologi pembelajaran. Terima Kasih. 

 Mencoba Fitur Terbaru FlexClip untuk Pembelajaran, Membuat Deskripsi Gambar untuk Pembelajaran Berbasis AI

Mencoba Fitur Terbaru FlexClip untuk Pembelajaran, Membuat Deskripsi Gambar untuk Pembelajaran Berbasis AI

Membuat suatu konten untuk pembelajaran di kelas bukanlah hal yang sulit lagi saat ini. Berbagai alat baik berbasis aplikasi maupun web aplikasi dapat digunakan untuk membantu membuat konten- konten yang menarik untuk digunakan dalam pembelajaran secara mudah dan cepat. 

Gambar AI diedit dengan FlexClip


Berkaitan dengan pembuatan konten- konten yang menarik tersebut, saya mencoba salah satu web aplikasi yang sangat efektif yaitu FlexClip

FlexClip, pada awalnya merupakan sebuah alat untuk membuat dan mengedit video secara efektif yang menyediakan fitur- fitur untuk memudahkan seorang konten kreator dalam membuat produk- produk berbasis video mereka. Saat ini, FlexClip dikembangkan lagi melalui teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). 

Fitur Terbaru FlexClip Berbasis AI
Beragam fitur terbaru berbasis AI ditambahkan untuk mengefektifkan kinerja dari hasil produk yang dibuat. Sebut saja fitur AI Image to Image, AI Image Extender, AI Old Photo Restoration, AI Text to Image, AI Photo Colorization, dan AI Face Swap. 

Fitur FlexClip AI


Tentu saja, beberapa fitur baru tersebut melengkapi layanan FlexClip sebelumnya yaitu AI Text to Video, AI Blog to Video, AI Text to Speech, AI Video Script, AI Auto Subtitle dan AI Background Remover. 

AI Image Extender 
AI image extender merupakan fitur untuk memperluas gambar untuk mendapatkan latar belakang yang lebih besar atau menyesuaikan rasio aspek sementara mempertahankan bagian aslinya. 

FlexClip Image Extender



AI Old Photo Restoration
Melalui fitur ini, foto- foto kuno yang memiliki kerusakan dapat dikembalikan lagi menjadi lebih sempurna, tentunya dengan teknologi AI. 
AI Old Photo Restoration

AI Image Upscaler 
Fitur ini memungkinkan untuk menaikkan resolusi dari foto dengan kualitas yang bagus. 
AI Upscaller



AI Photo Colorizer
Layanan AI Photo Colorizer secara ototmatis mewarnai foto hitam putih menjadi foto yang berwarna dengan teknologi AI. 
AI Photo Colorizer


AI Face Swap 
Fitur ini akan memudahkan kita untuk menyempurnakan foto kita menjadi lebih sempurna. 
AI Face Swap



3D Photo Animation 
Melalui fitur ini, foto- foto yang berbasis 2D dapat diubah dengan mudah menjadi foto 3D. 

3D Photo Animation


AI Image to Image Generator
Fitur ini memungkinkan kita untuk mengubah foto kita menjadi gambar seni menggunakan AI Generator. 

FlexClip AI to Image



Pengalaman Menggunakan Fitur Terbaru FlexClip Berbasis AI dalam Pembelajaran
Saya mencoba membuat gambar untuk melengkapi pembelajaran di kelas saya. Dalam materi deskripsi tokoh, saya ingin membuat gambar yang bagus, tak biasa dan tentunya dapat menarik perhatian siswa. Ada dua tool AI yang akan saya gunakan, yaitu AI Image to Image dan AI to Text Image

1. Membuat Gambar AI menggunakan AI Image to Image
Alat ini memungkinkan kita untuk mengubah gambar kita menjadi gambar yang berbasis AI. Dalam hal ini saya mencoba untuk mengubah gambar salah satu tokoh sepakbola, yaitu Cristiano Ronaldo. Gambar saya unduh dari Pixabay. 

Ada tiga langkah mudah untuk mengubah foto kita menjadi gambar AI yaitu sebagai berikut,
Pertama, upload image, yaitu mengunggah foto kita dari perangkat komputer. 

Kedua, buatlah deskripsi singkat dan pilih gaya yang dikehendaki. Kita bisa memilih bentuk Stylize, Anime, Painting maupun 3D. Saya mencoba memilih bentuk 3D dengan jenis 3D Cartoon. Pilih jumlah gambar yang akan dibuat lalu klik Generate. 


Tunggu sampai mesin AI mengubah gambar tersebut, dan jadilah gambar sesuai dengan yang kita inginkan. Ada dua pilihan gambar yang dapat kita ambil.  Kita bisa download salah satu atau keduanya.


2. Membuat Gambar Berdasarkan Deskripsi dengan AI
Untuk membuat gambar berdasarkan deskripsi, kita dapat memilih fitur AI Text to Image. 
Pertama, ketikkan prompt deskripsi
Kedua, setting pada pilihan Style, Model, ratio, dan jumlah gambar yang akan dibuat. 




Ketiga, generate gambar lalu tunggu hingga gambar muncul dan download gambar tersebut. 


Mudah bukan? 

Oya teman- teman, untuk dapat menikmati fitur- fitur FlexClip, kalian dapat memilih tiga pilihan pengguna FlexClip yaitu Free, Plus, dan Business. Sesuai keperluan, teman- teman dapat menggunakan versi gratis terlebih dahulu untuk kemudian upgrade ke versi yang lebih tinggi. 




Nah, kali ini saya berkesempatan menggunakan program Business dengan berbagai kelebihan seperti berikut ini,
  • 4K Ultra HD Downloads
  • Unlimited stock videos
  • Unlimited stock audio
  • Business AI quotas
  • Save unlimited projects online
  • Unlimited video length
  • Custom branding used
  • 100GB cloud storage
  • 1TB video hosting space
  • Upload custom fonts
  • Save up to 200 templates
  • No FlexClip watermark
  •  
Untuk mulai menggunakan FlexClip, buka www.flexclip.com ,lakukan pendaftaran lebih dahulu dengan menggunakan akun Gmail atau akun Facebook. 

Selamat Mencoba...
Mengenal Google Bard, Fitur- Fiturnya untuk Manfaat Pembelajaran

Mengenal Google Bard, Fitur- Fiturnya untuk Manfaat Pembelajaran

Teknologi AI tidak hanya merambah ke dunia profesional saja, namun juga sudah masuk ke dalam dunia pendidikan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengembang- pengembang AI yang memberikan fasilitas dan fitur yang mendukung untuk diterapkan dalam pembelajaran di kelas. 

Google sebagai raksasa teknologi dunia, juga turut meluncurkan model bahasa AI, yaitu Google Bard. Semenjak peluncurannya, Google Bard menjadi model bahasa AI yang menyediakan fitur berguna untuk diterapkan baik dalam dunia profesional maupun dunia pendidikan. Melalui Google Bard, guru dapat mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan pengetahuan sebagai satu kesatuan yang utuh. 

Photo by Mojahid Mottakin on Unsplash


Nah, sebenarnya apakah itu Google Bard, fitur- fiturnya dan bagaimana menerapkannya dalam pembelajaran? Berikut ini ulasannya.

Tentang Google Bard
Google Bard merupakan sebuah model bahasa AI yang dikembangkan oleh Google berbasis bahasa LaMDA (Language Model for Dialogue Applications). Teknologi pengembangan bahasa yang sudah dikembangkan oleh Google sejak 2017 ini dapat membaca kata, mengambil pola, membentuknya menjadi bahasa manusia kemudian memberikan dan memprediksi respon yang tepat untuk pertanyaannya. 

Google Bard juga dapat berguna sebagai kolaborator yang dapat merangsang imajinasi, meningkatkan produktifitas dan membantu mewujudkan ide- ide penggunanya. Selain itu, Google Bard dirancang di atas teknologi AI generatif, artinya dapat menghasilkan output yang unik berdasarkan masukan yang diterimanya sehingga dapat menjadi alat yang efektif dalam berbagai kebutuhan. 

Namun, sebagai alat yang masih dikembangkan, semua teknologi AI, termasuk Google Bard juga mesti diperiksa dengan saksama, tentu ketika berkaitan dengan informasi seputar fakta maupun data tertentu. Sejauh ini, Bard, masih menggunakan sumber datanya berdasarkan konten asli, artinya tidak mereplikasi konten yang sudah ada secara ekstensif. 

Pertanyaan Informasi
Sebagai contoh, saya mencoba mencari informasi dengan kata kunci tertentu tentang "Metode Contextual Teaching and Learning (CTL)", 



Pada hasil pencarian yang disediakan, disampaikan informasi dan data tentang kata kunci yang saya cari. 



Plus, lengkap dengan sumber yang mendasari data atau informasi yang disediakan tersebut. Sumber- sumber data juga diambil dari kutipan sumber yang populer. 



Pertanyaan informasi "kode"
Nah, bagaimana dengan informasi tentang kode dalam pemrograman? Berikut ini saya mencoba Bard untuk mencari informasi terkait kode untuk membuat kuis berbasis html dengan pertanyaan, "tuliskan kode html untuk membuat kuis berbasis html". Bard kemudian memberikan jawaban dengan menyertakan kode html lengkap dengan keterangannya


Menariknya lagi, Bard juga memberikan keterangan yang jelas tentang cara dan penjelasan rinci bagaimana menggunakannya.




Akankah Bard menggantikan Google Penelusuran?
Meskipun Bard memberikan informasi terkait sumber- sumber yang relevan, namun kemungkinan untuk saat ini, pendapat saya saja, Bard belum saatnya menggantikan Google penelusuran. Pasalnya, Google Penelusuran lebih menghasilkan data yang cepat dengan jutaan sumber yang ditampilkan. Sementara Bard hanya menghasilkan data -data dari sumber yang populer saja meskipun pada Bard terdapat fitur pencarian Google, yang memungkinkan pencarian terkait topik. 


Fitur- Fitur Google Bard
Akses Real Time
Bard memberikan akses real time yang akan memberikan respon yang cepat, akurat dan tepat waktu. Bard layaknya asisten kita akan menjawab pertanyaan - pertanyaan yang kita kemukakan berdasarkan data dan keterangan yang akurat serta terkini. 

Bantuan Koding
Bard memungkinkan kita menuliskan dan menafsirkan bahasa koding menjadi lebih sederhana. Hal ini tentu berguna bagi seorang programmer pemula maupun yang berpengalaman.

Respon Gambar
Bard menyediakan fitur yang unik yaitu respon gambar secara langsung dan cepat. Fitur ini menawarkan perspektif visual yang dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan secara baik. 

Pencarian gambar 
Bard, tidak hanya dapat memproses fitur berbasis teks saja, namun juga dapat menganalisis perintah berbasis gambar hingga memberikan informasi yang relevan.

Ringkasan website dan artikel 
Bard akan memberikan ringkasan singkat dan menjawab pertanyaan tentang situs web tertentu. Bard memungkinkan penggunanya untuk memeroleh informasi dengan cepat, dan efektif dengan cara menyederhanakan topik yang kompleks.

Fitur Ekspor dan Kolaborasi

fitur ekspor


Bard memungkinkan penggunanya untuk dapat mengekspor pekerjaan ke dalam format Docs melalui fitur Export to Docs maupun menuliskannya sebagai draft di Gmail. 

Perintah Suara

perintah suara

Bard melengkapi fitur pencariannya dengan fitur perintah suara sehingga memudahkan interaksi dimanapun. Fitur ini juga tersedia dalam perangkat seluler. 

Seleksi Beberapa Draft

seleksi beberapa draft

Bard memungkinkan untuk menghasilkan beberapa draft sehingga pengguna dapat memilih mana informasi yang tepat dan relevan. 

Plugin 
Bard menyediakan plugin yang memudahkan dalam berbagai interaksi tanpa meninggalkan antarmuka khususnya berkaitan dengan rencana perjalanan, reservasi maupun pemesanan makanan.  

Berdasarkan fitur- fitur yang disediakan Bard, teman- teman dapat memanfaatkannya untuk menggali pengetahuan dan mengembangkan pembelajaran menjadi lebih bermakna tentunya dengan berbasis teknologi yang tepat guna. 

Itulah berbagai fitur- fitur Google Bard yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran di kelas. Sebagai alat kecerdasan buatan, Google Bard dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam mencari informasi yang relevan terkait pembelajaran maupun pengetahuan tentang hal- hal yang baru. Ingat yaa teman- teman, bahwa teknologi itu seperti mata pisau bermata dua yang dapat digunakan dalam dua sisi kemanfaatan. 

Semoga kita dapat memanfaatkannya dengan baik dan sesuai peruntukannya. Jangan lupa dukung kami dan dapatkan informasi seputar teknologi guru dengan follow blog ini. 

Semoga bermanfaat.
Aplikasi Jamboard Resmi Dihentikan 31 Desember 2024, Inilah Aplikasi Papan Virtual Alternatifnya

Aplikasi Jamboard Resmi Dihentikan 31 Desember 2024, Inilah Aplikasi Papan Virtual Alternatifnya

Aplikasi Jamboard akan resmi dihentikan per 31 Desember 2024. Informasi ini didapatkan dari email yang dikirim Google Workspace kepada setiap pengguna Jamboard. Melalui email tersebut disampaikan bahwa aplikasi Jamboard akan resmi dihentikan pada tahun depan (2024) dan bagi pengguna Jamboard disarankan untuk menggunakan aplikasi papan tulis virtual sebagai alternatif Jamboard. Adapun aplikasi- aplikasi papan tulis virtual yang disebutkan adalah FigJam, Lucidpark dan Miro

Jamboard

Aplikasi- aplikasi papan tulis virtual pihak ketiga tersebut memiliki fitur yang tidak kalah dari Jamboard, diantaranya fitur- fitur lanjutan yang memungkinkan penggunanya untuk mengembangkan pembelajaran berbasis daring dengan bantuan papan tulis virtual. 

Berkaitan dengan pengguna Jamboard, aplikasi alternatif papan tulis virtual tersebut juga memungkinkan penggunanya untuk melakukan kolaborasi  bersama di dalam Google Workspace. 

Waktu Penonaktifan Jamboard
Penghentian layanan Jamboard sebagai papan tulis virtual akan dilakukan secara bertahap, yaitu dimulai dengan penonaktifan dalam pembuatan Jam baru atau pengeditan Jam melalui platform manapun seperti web, iOS, dan Android pada 1 Oktober 2024. Selanjutnya, aplikasi Jamboard hanya memiliki fitur "hanya lihat" pada periode 1 Oktober 2024 hingga 31 Desember 2024. Adapun selama masa tersebut, pengguna masih dapat mencadangkan file Jam.

Alternatif Jamboard
Sebagai alternatif Jamboard, pengguna dapat menggunakan beberapa aplikasi alternatif dari Jamboard, seperti FigJam dari Figma, Lucidpark dari Lucid Software dan Miro. 

Google Workspace juga menyatakan bahwa pengguna dapat menyimpan data Jamboard dan dapat memindahkannya ke aplikasi alternatif papan virtual tersebut dengan mudah, alias hanya dengan beberapa klik sebelum dihentikan sama sekali pada akhir tahun 2024. 

Tentang Google Jamboard
Sebagai tambahan informasi, Jamboard merupakan salah satu platform Google yang memberikan fasilitas dan fitur untuk mengelola papan tulis virtual. Berbagai layanan dari Jamboard memungkinkan penggunanya (khususnya guru) untuk memanfaatkannya dalam pembelajaran secara daring layaknya papan tulis konvensional. 

Melalui Jamboard, guru dan siswa dapat berinteraksi secara virtual dalam pembelajaran seperti pembelajaran tatap muka yang dilakukan di sekolah. Adapun fitur yang disediakan mencakup background warna papan tulis yang dapat diubah- ubah, halaman frame atau slide, fitur pen, penghapus, sticky notes, fasilitas upload gambar, dan sebagainya. Sebagai tambahan, Jamboard juga memungkinkan untuk berbagai atau share layar dari guru kepada siswa agar dapat tergabung dalam interaksi. 

Demikian informasi penonaktifan Jamboard sebagai aplikasi papan tulis virtual. Nah, kira- kira dari beberapa aplikasi- aplikasi yang direkomendasikan, manakah yang paling disuka? Yuk tuliskan pada kolom komentar yaa..

Salam.

Formulir Kontak