Hai Sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kesempatan
ini, kita akan belajar sebuah teks yang membahas tentang sebuah fenomena atau
proses terjadinya sesuatu yaitu teks eksplanasi.
Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi menjadi salah satu materi yang diajarkan di kelas 6 SD/ MI.
Melalui pembahasan berikut, teman-teman akan mengerti tentang apa itu teks
eksplanasi, struktur dan contohnya. Pada bagian akhir, kami tambahkan juga
latihan soal untuk teks tersebut sebagai bahan belajar melalui latihan
soal.
Baik, langsung saja, tentang teks eksplanasi, berikut uraiannya,
Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan tentang proses terjadinya
suatu fenomena atau peristiwa, baik fenomena alam maupun fenomena sosial.
Kata eksplanasi berasal dari bahasa Inggris explanation yang artinya
penjelasan. Jadi, teks eksplanasi adalah teks yang menjawab dua pertanyaan
besar: mengapa sesuatu bisa terjadi dan bagaimana proses terjadinya.
Contoh topik teks eksplanasi antara lain tentang fenomena bagaimana banjir
bisa terjadi, terjadinya gempa bumi, bagaimana proses terjadinya pelangi,
dan mengapa bisa terjadi gerhana matahari.
Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri diantaranya,
Membahas fenomena nyata. Teks eksplanasi selalu membahas peristiwa yang
benar-benar terjadi di dunia nyata, bukan cerita rekaan. Fenomenanya
bisa berupa peristiwa alam seperti gunung meletus, tsunami, atau
pelangi, maupun fenomena sosial seperti kemiskinan atau urbanisasi.
Bersifat faktual dan ilmiah. Informasi yang disampaikan berdasarkan
fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, bukan
berdasarkan mitos atau kepercayaan semata.
Menjelaskan hubungan sebab-akibat. Ciri paling khas dari teks eksplanasi
adalah adanya hubungan sebab-akibat yang jelas. Teks ini menjelaskan apa
yang menjadi penyebab suatu peristiwa dan apa akibat yang
ditimbulkannya.
Menggunakan konjungsi khusus. Teks eksplanasi menggunakan dua jenis
konjungsi utama, yaitu konjungsi kausalitas seperti karena, sehingga,
akibatnya, oleh karena itu, dan konjungsi kronologis seperti pertama,
kemudian, setelah itu, akhirnya.
Menggunakan kalimat pasif. Teks eksplanasi banyak menggunakan kalimat
pasif yang ditandai imbuhan di- atau ter- seperti dihasilkan, terbentuk,
dipengaruhi, agar penjelasan terasa lebih objektif dan ilmiah.
Menggunakan istilah ilmiah. Karena membahas fenomena secara ilmiah, teks
eksplanasi sering menggunakan istilah khusus seperti magnitudo,
episentrum, evaporasi, kondensasi, dan sebagainya.
Struktur Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi disusun mengikuti tiga bagian utama yang saling berkaitan
dan tidak boleh dibalik urutannya.
1. Pernyataan Umum
Bagian pembuka yang memperkenalkan topik atau fenomena secara umum kepada
pembaca. Berisi definisi atau gambaran awal tentang fenomena yang akan
dijelaskan. Biasanya menggunakan kata adalah, merupakan, atau yaitu.
2. Deretan Penjelas
Bagian inti yang menjelaskan proses, tahapan, dan hubungan sebab-akibat
secara rinci. Bagian ini dapat terdiri dari beberapa paragraf yang saling
berkaitan dan menggunakan konjungsi kausalitas maupun kronologis.
3. Interpretasi
Bagian penutup yang berisi simpulan atau pandangan akhir penulis tentang
fenomena yang telah dijelaskan. Sering diawali dengan kata dengan demikian,
jadi, oleh karena itu, atau dapat disimpulkan.
Contoh Teks Eksplanasi
Berikut ini contoh teks eksplanasi tentang daur air.
Daur air atau siklus air adalah proses perputaran air yang berlangsung
terus-menerus di alam tanpa pernah berhenti. Proses ini sangat penting bagi
kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi karena menjaga ketersediaan air
bersih di alam. Daur air melibatkan beberapa tahapan yang saling berkaitan
satu sama lain.
Tahap pertama dalam daur air adalah evaporasi, yaitu proses penguapan air
dari permukaan laut, sungai, danau, dan sumber air lainnya oleh panas
matahari. Air yang menguap berubah menjadi uap air yang ringan dan naik ke
atmosfer. Semakin tinggi suhu udara, semakin banyak air yang menguap ke
udara.
Uap air yang telah naik ke atmosfer kemudian mengalami kondensasi, yaitu
proses perubahan uap air menjadi titik-titik air yang sangat kecil ketika
bertemu dengan udara dingin di ketinggian tertentu. Titik-titik air ini
berkumpul membentuk awan. Semakin banyak uap air yang mengalami kondensasi,
semakin besar dan tebal awan yang terbentuk.
Ketika awan sudah sangat tebal dan tidak mampu lagi menahan beban
titik-titik air di dalamnya, terjadilah presipitasi, yaitu jatuhnya air dari
awan ke permukaan bumi dalam bentuk hujan, salju, atau hujan es tergantung
pada suhu udara di daerah tersebut. Air hujan yang jatuh ke bumi kemudian
mengalir ke sungai, meresap ke dalam tanah menjadi air tanah, atau mengisi
kembali danau dan laut untuk kemudian menguap lagi dan memulai daur baru.
Dapat disimpulkan bahwa daur air adalah sistem alami yang bekerja secara
berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ketersediaan air di bumi. Ketiga
tahap utamanya, yaitu evaporasi, kondensasi, dan presipitasi, saling
bergantung dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Oleh karena itu,
menjaga kelestarian lingkungan berarti turut menjaga kelangsungan daur air
yang sangat vital bagi kehidupan ini.
Nah, untuk lebih memperdalam pemahaman teman- teman tentang teks eksplanasi, berikut latihan soal yang dapat dikerjakan.
Latihan Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka
1. Pengertian yang tepat tentang teks eksplanasi adalah ....
A. Teks yang menceritakan pengalaman seseorang dalam melakukan suatu
perjalanan wisata
B. Teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial
secara ilmiah
C. Teks yang berisi pendapat dan argumentasi seseorang tentang suatu masalah
tertentu
D. Teks yang memberikan petunjuk langkah-langkah melakukan sesuatu secara
berurutan
2. Perhatikan ciri-ciri berikut!
(1) Membahas fenomena nyata yang benar-benar terjadi
(2) Bersifat faktual dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah
(3) Menjelaskan hubungan sebab-akibat suatu peristiwa
(4) Menceritakan tokoh dan alur cerita yang menarik
Ciri-ciri yang termasuk teks eksplanasi ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (2), (3), dan (4)
D. (1), (3), dan (4)
3. Urutan struktur teks eksplanasi yang benar adalah ....
A. Deretan penjelas → Pernyataan umum → Interpretasi
B. Pernyataan umum → Interpretasi → Deretan penjelas
C. Pernyataan umum → Deretan penjelas → Interpretasi
D. Interpretasi → Pernyataan umum → Deretan penjelas
4. Konjungsi yang biasanya digunakan dalam teks eksplanasi untuk menunjukkan
hubungan sebab-akibat adalah ....
A. Tetapi, namun, meskipun, walaupun
B. Dan, serta, juga, bahkan
C. Kemudian, lalu, setelah itu, akhirnya
D. Karena, sehingga, akibatnya, oleh karena itu
5. Berikut ini contoh topik yang paling tepat untuk sebuah teks eksplanasi
adalah ....
A. Petualangan Rara mencari sahabat baru di sekolahnya
B. Cara membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang
C. Bagaimana proses terjadinya gerhana matahari total
D. Liburan keluarga ke Pantai Parangtritis yang menyenangkan
Bacaan berikut untuk soal nomor 6 sampai 10
Mengapa Banjir Bisa Terjadi?
Banjir adalah peristiwa meluapnya air dalam jumlah besar ke daratan yang
biasanya kering. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering
melanda wilayah Indonesia, terutama di kota-kota besar yang padat penduduk.
Peristiwa ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor alam maupun
faktor ulah manusia.
Salah satu penyebab utama terjadinya banjir adalah curah hujan yang sangat
tinggi dalam waktu singkat. Ketika hujan turun dengan deras dan
terus-menerus, tanah tidak mampu menyerap seluruh air yang jatuh karena
kapasitasnya terbatas. Akibatnya, air yang tidak terserap tersebut mengalir
ke tempat yang lebih rendah dan menumpuk hingga meluap ke jalanan dan
permukiman.
Selain curah hujan tinggi, penggundulan hutan atau deforestasi juga menjadi
penyebab banjir yang serius. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang
sangat penting. Ketika pohon-pohon di hutan ditebang secara besar-besaran,
kemampuan tanah untuk menyerap air berkurang drastis. Hal ini menyebabkan
air hujan langsung mengalir deras ke sungai-sungai sehingga volume air
sungai meningkat dengan cepat dan akhirnya meluap ke daerah sekitarnya.
Faktor lain yang memperparah banjir adalah kebiasaan membuang sampah
sembarangan ke sungai dan saluran air. Sampah yang menumpuk menyumbat aliran
air sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar ke laut. Bersamaan
dengan itu, pembangunan gedung dan jalan beraspal yang terus meluas
mengurangi daerah resapan air di perkotaan karena air tidak dapat meresap ke
dalam tanah yang tertutup beton.
Dengan demikian, banjir bukanlah bencana yang sepenuhnya datang dengan
sendirinya. Banjir terjadi akibat kombinasi dari faktor alam dan perilaku
manusia yang kurang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Oleh karena itu,
upaya pencegahan banjir harus dilakukan bersama-sama, mulai dari menjaga
kelestarian hutan, tidak membuang sampah di sungai, hingga memperbanyak
daerah resapan air di kota-kota.
6. Ide pokok paragraf yang merupakan pernyataan umum dalam teks tersebut
adalah ....
A. Banjir hanya terjadi di kota-kota besar yang padat penduduk di Indonesia
B. Banjir adalah peristiwa meluapnya air ke daratan yang dapat disebabkan
berbagai faktor
C. Banjir disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat
D. Banjir merupakan bencana alam yang tidak bisa dicegah oleh siapa pun
7. Berdasarkan teks tentang banjir, tanah tidak mampu menyerap semua air
hujan yang turun. Hal ini dikarenakan ....
A. kualitas tanah di Indonesia sangat buruk dan tidak subur
B. hujan turun terlalu singkat sehingga air tidak sempat meresap
C. kapasitas tanah dalam menyerap air terbatas sehingga tidak bisa menampung
semua air
D. tanah sudah penuh terisi air sejak sebelum hujan turun
8. Ide pokok paragraf kedua dalam bacaan adalah ....
A. Sampah yang memenuhi sungai menjadi penyebab utama banjir di perkotaan
B. Curah hujan yang tinggi adalah satu-satunya penyebab banjir di Indonesia
C. Penggundulan hutan mengurangi kemampuan tanah menyerap air sehingga
banjir terjadi
D. Pembangunan gedung dan jalan beraspal memperparah banjir di kota-kota
besar
9. Di bawah ini kalimat yang menunjukkan hubungan sebab-akibat dalam teks
tentang banjir adalah ....
A. Banjir adalah peristiwa meluapnya air dalam jumlah besar ke daratan yang
biasanya kering
B. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering melanda
Indonesia
C. Ketika pohon-pohon ditebang, kemampuan tanah menyerap air berkurang
drastis sehingga sungai meluap
D. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang sangat penting bagi
lingkungan hidup
10. Pernyataan yang tepat berdasarkan bacaan di atas adalah ....
A. Penggundulan hutan justru memperbesar kemampuan tanah dalam menyerap air
hujan
B. Banjir tidak ada hubungannya dengan kebiasaan membuang sampah di sungai
C. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang penting untuk mencegah
banjir
D. Pembangunan jalan beraspal memperbanyak daerah resapan air di perkotaan
Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 15.
Bagaimana Pelangi Terbentuk?
Pelangi adalah fenomena optik yang terjadi di atmosfer dan tampak sebagai
busur cahaya berwarna-warni di langit. Pelangi terdiri dari tujuh warna yang
tersusun secara berurutan, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila,
dan ungu. Fenomena indah ini muncul setelah hujan turun ketika matahari
bersinar.
Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika sinar matahari memasuki
butiran-butiran air hujan yang masih melayang di udara. Saat sinar matahari
masuk ke dalam butiran air, cahaya tersebut mengalami pembiasan atau
pembelokan arah. Pembiasan ini terjadi karena cahaya bergerak dari medium
udara yang kurang rapat ke medium air yang lebih rapat sehingga kecepatannya
berubah dan arahnya ikut berbelok.
Setelah mengalami pembiasan, cahaya matahari yang sebenarnya terdiri dari
berbagai warna kemudian terpisah menjadi tujuh warna berbeda. Pemisahan ini
terjadi karena setiap warna cahaya memiliki panjang gelombang yang berbeda
sehingga dibiaskan dengan sudut yang berbeda pula. Selanjutnya, cahaya yang
telah terpisah tersebut dipantulkan oleh permukaan dalam butiran air dan
keluar kembali ke udara melalui proses pembiasan kedua.
Jadi, pelangi bukan sekadar keindahan alam semata, melainkan hasil dari
proses ilmiah yang melibatkan pembiasan dan pemantulan cahaya di dalam
butiran air hujan. Fenomena ini membuktikan bahwa cahaya matahari yang
tampak putih sebenarnya tersusun dari berbagai warna. Pelangi hanya dapat
terlihat ketika posisi matahari berada di belakang pengamat dan hujan turun
di depannya.
11. Berikut ini pernyataan umum yang terdapat dalam teks di atas adalah ....
A. Pelangi terdiri dari tujuh warna yang tersusun secara berurutan di langit
B. Pelangi adalah fenomena optik di atmosfer yang tampak sebagai busur
cahaya berwarna-warni
C. Pelangi hanya muncul setelah hujan turun ketika matahari bersinar terang
D. Pelangi terbentuk melalui proses pembiasan dan pemantulan cahaya matahari
12. Berdasarkan bacaan dapat disimpulkan bahwa cahaya matahari dibiaskan
ketika masuk ke dalam butiran air. Hal ini karena ....
A. butiran air memiliki warna yang dapat menyerap cahaya matahari
B. butiran air memantulkan cahaya matahari kembali ke udara bebas
C. cahaya tidak dapat menembus butiran air yang sangat kecil ukurannya
D. cahaya bergerak dari medium udara yang kurang rapat ke medium air yang
lebih rapat
13. Ide pokok paragraf kedua dalam bacaan adalah ....
A. Sinar matahari masuk ke dalam butiran air dan mengalami pembiasan pertama
B. Pelangi hanya dapat terlihat ketika posisi matahari berada di belakang
pengamat
C. Cahaya matahari terpisah menjadi tujuh warna karena setiap warna memiliki
panjang gelombang berbeda
D. Butiran air hujan memantulkan cahaya matahari sehingga pelangi tampak
dari bawah
14. Di bawah ini bagian yang merupakan interpretasi dalam bacaan adalah ....
A. Paragraf yang menjelaskan definisi pelangi sebagai fenomena optik di
atmosfer
B. Paragraf yang menjelaskan proses pembiasan cahaya saat masuk ke dalam
butiran air
C. Paragraf yang menyimpulkan bahwa pelangi merupakan hasil pembiasan dan
pemantulan cahaya
D. Paragraf yang menjelaskan pemisahan tujuh warna oleh butiran air hujan
15. Informasi yang paling tepat berdasarkan teks di atas adalah ....
A. Pelangi terbentuk dari cahaya bulan yang dipantulkan oleh awan hujan di
langit
B. Setiap warna dalam pelangi dibiaskan dengan sudut yang sama karena
memiliki panjang gelombang sama
C. Pelangi dapat terlihat ketika posisi matahari berada tepat di depan
pengamat
D. Pelangi terbentuk melalui dua kali proses pembiasan dan satu kali
pemantulan di dalam butiran air
Demikian Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka. Semoga pembahasan plus soal di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar.