Hai sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali untuk belajar bersama kami. Pada kali ini, kita akan belajar bagaimana menyimpulkan amanat dalam cerita khususnya cerita legenda. Selain itu, kita juga akan belajar tentang penggunaan majas dalam kalimat serta mengidentifikasi berbagai jenis majas. Materi ini termasuk dalam salah satu topik yang dibahas pada mapel Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI Semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka.
![]() |
| Rangkuman Legenda dan Kalimat Majas Kelas 6 SD/MI |
Melalui pembahasan singkat materi plus latihan soal tentang legenda, majas dan penggunaannya, teman- teman dapat memahami materi sebagai persiapan untuk asesmen sumatif harian, tengah semester maupun akhir semester.
Nah, tentang apa itu cerita legenda, bagaimana menetukan amanat dan penggunaan majas dalam kalimat, akan kita pelajari melalui pembahasan singkat dan latihan soal berikut ini,
Pengertian Cerita Legenda
Legenda adalah cerita rakyat yang dianggap oleh masyarakat pendukungnya sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Berbeda dengan mite yang berkaitan dengan dewa-dewa dan dunia gaib, legenda lebih berpijak pada tokoh manusia dengan sifat-sifat luar biasa dan sering kali dihubungkan dengan asal-usul suatu tempat, benda, atau peristiwa alam.
Legenda hidup dan berkembang dari mulut ke mulut di tengah masyarakat secara turun-temurun. Meskipun tidak dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah, legenda tetap dipercaya dan dijaga sebagai bagian dari identitas budaya suatu daerah.
Ciri-Ciri Cerita Legenda
Cerita legenda memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis cerita rakyat lainnya. Legenda biasanya dianggap sebagai kisah nyata oleh masyarakat setempat, meskipun mengandung unsur-unsur yang tidak masuk akal secara ilmiah.
Latar tempat dalam legenda umumnya berkaitan dengan tempat-tempat yang nyata dan dapat dikunjungi hingga saat ini. Tokoh dalam legenda biasanya manusia biasa, meskipun kadang memiliki kemampuan atau sifat yang luar biasa. Legenda juga sering menjelaskan asal-usul suatu nama tempat, gunung, danau, atau fenomena alam tertentu.
Jenis-Jenis Legenda
- Legenda dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan isinya. Adapun jenis dari legenda adalah sebagai berikut,
- Legenda keagamaan berkaitan dengan penyebaran agama dan tokoh-tokoh suci.
- Legenda alam gaib berkaitan dengan kepercayaan tentang makhluk-makhluk halus atau kejadian supranatural.
- Legenda perseorangan menceritakan tentang tokoh-tokoh tertentu yang dianggap benar-benar pernah hidup.
- Legenda setempat adalah jenis yang paling banyak dikenal, yaitu legenda yang menjelaskan asal-usul nama suatu tempat seperti Tangkuban Perahu, Danau Toba, dan Banyuwangi.
Amanat dalam Cerita Legenda
Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca melalui cerita. Dalam cerita legenda, amanat biasanya tidak disampaikan secara langsung, melainkan tersirat melalui peristiwa-peristiwa yang dialami tokoh dan akibat dari perbuatan mereka.
Untuk menemukan amanat dalam cerita legenda, pembaca perlu memperhatikan perbuatan tokoh dan konsekuensinya, konflik yang terjadi dalam cerita, serta nilai-nilai yang dijunjung atau dilanggar oleh tokoh. Amanat yang sering ditemukan dalam legenda antara lain tentang pentingnya berbakti kepada orang tua, larangan bersikap sombong dan serakah, pentingnya menepati janji, serta keharusan bersikap jujur dan amanah.
Majas dalam Cerita Legenda
Cerita legenda kaya akan penggunaan majas atau gaya bahasa yang membuat cerita menjadi lebih hidup, indah, dan berkesan. Berikut empat majas yang sering ditemukan dalam cerita legenda.
- Majas Asosiasi adalah majas perbandingan yang membandingkan dua hal berbeda menggunakan kata penghubung seperti, bagaikan, laksana, atau bak. Contoh: "Wajah sang putri bercahaya bagaikan rembulan di malam hari."
- Majas Hiperbola adalah majas yang melebih-lebihkan sesuatu jauh melampaui kenyataan yang sebenarnya, bertujuan untuk memberikan penekanan atau kesan yang kuat. Contoh: "Tangisnya membelah langit dan mengguncang seluruh isi hutan."
- Majas Metafora adalah majas perbandingan langsung yang menyamakan suatu hal dengan hal lain tanpa menggunakan kata penghubung. Contoh: "Raja itu adalah singa di medan perang yang tak pernah kenal takut."
- Majas Personifikasi adalah majas yang memberikan sifat-sifat manusia kepada benda mati atau makhluk tak bernyawa seolah-olah benda tersebut dapat berpikir, bergerak, atau merasakan seperti manusia. Contoh: "Angin berbisik lembut membawa pesan duka dari puncak gunung itu."
Contoh Penggalan Teks Legenda
Teks 1 — Penggalan Legenda Danau Toba
Pada zaman dahulu, hiduplah seorang pemuda bernama Toba di sebuah lembah yang subur di tanah Batak. Ia hidup sebatang kara dan setiap hari pergi ke sungai untuk mencari ikan. Suatu hari, Toba menemukan seekor ikan mas yang sangat besar dan indah bersisik emas berkilauan bagaikan kepingan matahari yang jatuh ke dasar sungai. Ketika hendak dimasak, ikan itu berubah menjadi seorang perempuan cantik yang wajahnya bercahaya laksana bulan purnama di musim kemarau.
Toba pun memperistrinya dengan satu syarat: ia tidak boleh pernah menyebut asal-usul istrinya sebagai ikan kepada siapa pun. Mereka hidup bahagia dan dikaruniai seorang putra bernama Samosir. Namun Samosir tumbuh menjadi anak yang malas dan suka meminta-minta. Suatu hari, dalam kemarahan yang memuncak, Toba melupakan janjinya dan berteriak, "Dasar anak ikan!" Seketika langit menggelap, petir menggelegar membelah bumi, dan air mata istrinya mengalir deras tiada henti hingga membanjiri seluruh lembah. Lembah itu pun menjadi danau yang kini dikenal sebagai Danau Toba.
Teks 2 — Penggalan Legenda Cindelaras
Di Kerajaan Jenggala, hiduplah seorang raja bernama Raden Putra yang memiliki dua orang istri: permaisuri yang baik hati dan selir yang licik bagai ular berbisa. Sang selir sangat iri kepada permaisuri yang lebih dicintai raja. Dengan tipu muslihat, selir itu berhasil memfitnah permaisuri hingga raja memerintahkan pengawal untuk membuang permaisuri ke dalam hutan.
Di hutan belantara itu, permaisuri melahirkan seorang putra yang diberi nama Cindelaras. Cindelaras tumbuh menjadi pemuda yang gagah berani dan berbudi luhur. Ia bersahabat erat dengan seluruh hewan di hutan, dan burung-burung bernyanyi riang menyambutnya setiap pagi seolah-olah mereka adalah teman lama yang merindukan kedatangannya. Cindelaras juga memiliki seekor ayam jantan yang sangat sakti. Ketika berkokok, suaranya menggelegar bagaikan guntur yang mengguncang tujuh penjuru langit. Dengan keberanian dan kejujurannya, Cindelaras akhirnya berhasil membongkar fitnah sang selir dan memulihkan nama baik ibundanya di hadapan sang raja.
Nah, itulah rangkuman materi mengenai cerita legenda, cara menentukan amanat, serta penggunaan berbagai jenis majas beserta latihan soalnya. Semoga pembahasan kali ini bisa membantu teman-teman kelas 6 SD/MI dalam mempersiapkan diri menghadapi asesmen harian maupun ujian semester dengan lebih percaya diri, ya!
Jika artikel ini bermanfaat, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman yang lain. Tetap semangat belajar bersama AhzaaNet dan sampai jumpa di pembahasan materi seru berikutnya!

Terima kasih sudah berkunjung dan belajar bersama kami. Silahkan tinggalkan komentar dengan nama dan url lengkap. Penyisipan link dalam kolom komentar tidak diperkenankan yaa...
Sekali lagi, terima kasih...
EmoticonEmoticon