Hai sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali di blog pembelajaran kami. Pada
kali ini, kita akan belajar tentang Fakta dan Opini. Materi fakta dan opini
merupakan salah satu materi yang dipelajari di kelas 6 SD/MI semester 1
(ganjil).
Ringkasan Plus Soal Fakta dan Opini
Sebagai informasi awal, fakta, merupakan sesuatu yang benar- benar terjadi dan
dapat dibuktikan kebenarannya, sementara itu opini merupakan suatu pendapat
dari seseorang tentang sesuatu yang belum atau sudah terjadi.
Pada pembelajaran tentang fakta dan opini, kita akan mengenal apa itu kalimat
fakta dan kalimat opini, ciri- ciri fakta dan opini serta contohnya.
Nah, lebih jelas tentang fakta dan opini, kita pelajari ringkasan materi
berikut ini,
A. Pengertian Fakta
Fakta adalah pernyataan yang berisi informasi yang benar-benar terjadi,
dapat dibuktikan kebenarannya, dan tidak dipengaruhi oleh perasaan atau
pendapat pribadi.
Fakta bersifat objektif, artinya kebenarannya sama bagi semua orang dan
dapat diverifikasi melalui data, angka, pengamatan langsung, atau sumber
yang terpercaya.
Fakta tidak berubah meskipun orang yang membacanya berbeda-beda. Selama
data atau peristiwanya nyata dan dapat dibuktikan, pernyataan tersebut
tetap disebut fakta.
B. Pengertian Opini
Opini adalah pernyataan yang berisi pendapat, penilaian, atau pandangan
seseorang terhadap suatu hal.
Opini bersifat subjektif, artinya kebenarannya dapat berbeda-beda
tergantung pada sudut pandang, pengalaman, dan perasaan masing-masing
orang. Opini tidak dapat dibuktikan secara mutlak karena bersifat
relatif.
Opini sering kita temukan dalam tulisan yang berisi penilaian, saran,
harapan, atau perkiraan terhadap suatu peristiwa atau keadaan.
C. Ciri-Ciri Kalimat Fakta
Kalimat fakta memiliki beberapa ciri yang memudahkan kita untuk
mengenalinya.
Kalimat fakta dapat dibuktikan kebenarannya melalui data, angka, atau
peristiwa nyata.
Kalimat fakta bersifat objektif dan tidak dipengaruhi perasaan
pribadi.
Kalimat fakta biasanya memuat informasi berupa angka, tanggal, nama
tempat, atau nama tokoh yang spesifik.
Kalimat fakta menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, dan berapa
secara pasti.
Contoh kalimat fakta:
Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian
3.676 meter di atas permukaan laut.
D. Ciri-Ciri Kalimat Opini
Kalimat opini juga memiliki ciri-ciri diantaranya:
Kalimat opini menggunakan kata-kata yang menunjukkan pendapat atau
penilaian, seperti menurut, sebaiknya, seharusnya, tampaknya,
sepertinya, saya rasa, mungkin, sangat, paling, terlalu, dan lebih
baik.
Kalimat opini tidak dapat dibuktikan secara pasti karena bersifat
perkiraan atau penilaian pribadi. Kalimat opini sering mengandung kata
sifat yang bersifat relatif seperti indah, bagus, buruk, menyenangkan,
dan membosankan.
Contoh kalimat opini: Sepertinya Gunung Semeru adalah gunung yang paling menantang untuk didaki
di seluruh Indonesia.
Setelah teman-teman membaca ringkasan materi tentang fakta dan opini di
atas, sekarang saatnya berlatih soal untuk lebih memperdalam pemahaman
tentang materi tersebut. Berikut ini 15 soal fakta dan opini yang dapat
dikerjakan. Selamat berlatih...
Soal Latihan Fakta dan Opini Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1
(Ganjil) Kurikulum Merdeka
1. Di bawah ini pengertian fakta yang paling tepat adalah ....
A. Pernyataan yang berisi pendapat seseorang dan tidak dapat dibuktikan
kebenarannya
B. Pernyataan yang berisi informasi yang benar-benar terjadi dan dapat
dibuktikan kebenarannya
C. Pernyataan yang berisi harapan atau keinginan seseorang terhadap suatu
keadaan
D. Pernyataan yang berisi penilaian subjektif seseorang terhadap suatu
peristiwa
2. Berikut ini pernyataan yang merupakan ciri kalimat opini adalah ....
A. Memuat data berupa angka, tanggal, atau nama tempat yang spesifik
B. Dapat dibuktikan kebenarannya melalui data dan peristiwa nyata
C. Menggunakan kata-kata seperti menurut, sebaiknya, atau tampaknya
D. Bersifat objektif dan tidak dipengaruhi oleh perasaan pribadi
3. Di antara kalimat berikut yang merupakan kalimat fakta adalah .....
A. Sepertinya musim hujan tahun ini lebih panjang dari tahun sebelumnya
B. Sebaiknya pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak di daerah
pelosok
C. Danau Toba terletak di Provinsi Sumatera Utara dan merupakan danau
vulkanik terbesar di dunia
D. Menurut saya, pantai di Indonesia jauh lebih indah dibandingkan pantai di
negara lain
4. Berikut ini yang merupakan kalimat opini adalah ....
A. Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945
B. Jumlah pulau di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 17.000 pulau
C. Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa persatuan sejak Sumpah Pemuda
1928
D. Menurut saya, budaya Indonesia adalah yang paling kaya dan beragam di
seluruh dunia
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 5 sampai 7!
Candi Borobudur adalah salah satu warisan budaya dunia yang ditetapkan oleh
UNESCO pada tahun 1991. Candi ini terletak di Kabupaten Magelang, Jawa
Tengah, dan dibangun pada abad ke-8 pada masa Dinasti Syailendra. Candi
Borobudur memiliki 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha yang tersebar di
seluruh bangunannya. Menurut para ahli sejarah, Candi Borobudur merupakan
candi Buddha terbesar di dunia dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.
Rasanya, tidak ada tempat wisata sejarah lain di Indonesia yang semegah dan
seindah Candi Borobudur.
5. Berdasarkan bacaan teks di atas, yang termasuk kalimat fakta adalah ....
A. Menurut para ahli sejarah, Candi Borobudur merupakan candi Buddha
terbesar di dunia
B. Rasanya, tidak ada tempat wisata sejarah lain di Indonesia yang semegah
Candi Borobudur
C. Candi Borobudur memiliki 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha di
seluruh bangunannya
D. Candi Borobudur menjadi kebanggaan seluruh bangsa Indonesia hingga saat
ini
6. Kalimat berikut di dalam teks yang merupakan kalimat opini adalah ....
A. Candi Borobudur ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO pada
tahun 1991
B. Candi ini terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
C. Candi Borobudur dibangun pada abad ke-8 pada masa Dinasti Syailendra
D. Rasanya, tidak ada tempat wisata sejarah lain di Indonesia yang semegah
dan seindah Candi Borobudur
7. Pernyataan berikut ini yang sesuai dengan isi teks di atas adalah ....
A. Seluruh kalimat dalam teks tersebut merupakan kalimat fakta karena
membahas sejarah
B. Teks tersebut hanya mengandung kalimat opini karena membahas keindahan
candi
C. Teks tersebut mengandung kalimat fakta sekaligus kalimat opini
D. Kalimat yang menyebutkan angka-angka dalam teks tersebut merupakan
kalimat opini
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 8 sampai 10!
Sampah plastik di Indonesia semakin hari semakin mengkhawatirkan.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia
menghasilkan sekitar 7,2 juta ton sampah plastik setiap tahunnya. Sebagian
besar sampah plastik tersebut berakhir di sungai dan laut. Pemerintah
seharusnya membuat peraturan yang lebih tegas untuk membatasi penggunaan
plastik sekali pakai di seluruh wilayah Indonesia. Agaknya, tanpa kesadaran
bersama dari seluruh lapisan masyarakat, masalah sampah plastik ini tidak
akan pernah bisa terselesaikan dengan baik.
8. Kalimat yang merupakan fakta dalam teks di atas adalah ....
A. Sampah plastik di Indonesia semakin hari semakin mengkhawatirkan
B. Indonesia menghasilkan sekitar 7,2 juta ton sampah plastik setiap
tahunnya
C. Pemerintah seharusnya membuat peraturan yang lebih tegas tentang plastik
sekali pakai
D. Tanpa kesadaran masyarakat, masalah sampah plastik tidak akan bisa
terselesaikan
9. Kalimat yang merupakan opini dalam teks di atas adalah ....
A. Berdasarkan data Kementerian, Indonesia menghasilkan sekitar 7,2 juta ton
sampah plastik per tahun
B. Sebagian besar sampah plastik berakhir di sungai dan laut
C. Pemerintah seharusnya membuat peraturan yang lebih tegas untuk membatasi
plastik sekali pakai
D. Sampah plastik di Indonesia berasal dari berbagai sumber
10. Kata kunci di dalam bacaan yang menunjukkan bahwa sebuah kalimat
termasuk opini adalah ....
A. "Berdasarkan data" dan "setiap tahunnya"
B. "Seharusnya" dan "agaknya"
C. "Sebagian besar" dan "sungai dan laut"
D. "Menghasilkan" dan "sampah plastik"
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 13!
Kegiatan membaca buku di kalangan siswa SD semakin menurun dalam beberapa
tahun terakhir. Survei yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional pada tahun
2024 menunjukkan bahwa rata-rata siswa SD hanya membaca dua buku dalam
setahun. Padahal, membaca terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis
dan memperluas wawasan siswa. Sepertinya, penggunaan gawai yang berlebihan
menjadi penyebab utama turunnya minat baca anak-anak. Sebaiknya sekolah
mewajibkan program membaca 15 menit setiap hari sebelum pelajaran dimulai
untuk menumbuhkan kembali kebiasaan membaca siswa.
11. Perhatikan kalimat-kalimat berikut berdasarkan teks di atas.
(1) Kegiatan membaca buku di kalangan siswa SD semakin menurun dalam
beberapa tahun terakhir.
(2) Rata-rata siswa SD hanya membaca dua buku dalam setahun berdasarkan
survei Perpustakaan Nasional 2024.
(3) Sepertinya, penggunaan gawai yang berlebihan menjadi penyebab utama
turunnya minat baca.
(4) Sebaiknya sekolah mewajibkan program membaca 15 menit setiap hari
sebelum pelajaran dimulai.
Kalimat yang termasuk fakta ditunjukkan oleh nomor ....
A. Kalimat (1) dan (2)
B. Kalimat (2) dan (3)
C. Kalimat (3) dan (4)
D. Kalimat (1) dan (4)
12. Kalimat yang termasuk opini berdasarkan teks di atas adalah ....
A. Survei Perpustakaan Nasional dilakukan pada tahun 2024
B. Rata-rata siswa SD hanya membaca dua buku dalam setahun
C. Sebaiknya sekolah mewajibkan program membaca 15 menit setiap hari
D. Membaca terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa
13. Kalimat "Sepertinya, penggunaan gawai yang berlebihan menjadi penyebab
utama turunnya minat baca anak-anak" termasuk kalimat opini. Hal ini
dikarenakan ....
A. Kalimat tersebut membahas tentang gawai yang merupakan teknologi baru
B. Kalimat tersebut menggunakan kata "sepertinya" yang menunjukkan perkiraan
dan bukan kepastian
C. Kalimat tersebut membahas tentang anak-anak yang tidak suka membaca buku
D. Kalimat tersebut mengandung informasi yang salah dan tidak sesuai
kenyataan
14. Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
(1) Presiden pertama Republik Indonesia adalah Ir. Soekarno.
(2) Menurut saya, Ir. Soekarno adalah pemimpin terhebat yang pernah dimiliki
Indonesia.
(3) Soekarno lahir di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901.
(4) Rasanya, tidak ada pemimpin lain yang sehebat dan sekarismatik Soekarno.
Kalimat yang merupakan fakta ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (4)
C. (1) dan (3)
D. (3) dan (4)
15. Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
(1) Suhu udara di Jakarta pada siang hari bisa mencapai 35 derajat Celsius.
(2) Cuaca di Jakarta tampaknya semakin panas dari tahun ke tahun.
(3) Pemerintah hendaknya segera menambah ruang terbuka hijau di Jakarta.
(4) Luas wilayah DKI Jakarta adalah sekitar 661,5 kilometer persegi.
Kalimat yang merupakan opini ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1) dan (4)
B. (2) dan (3)
C. (1) dan (3)
D. (2) dan (4)
Demikian ringkasan materi fakta dan opini Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka. Semoga ringkasan materi dan latihan soal di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar. Nantikan update materi - materi lainnya, hanya di AhzaaNet. Jangan lupa bagikan materi dan soal ini ke teman- teman lainnya agar dapat belajar bersama.
Hai sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali untuk belajar bersama kami. Pada
kali ini, kita akan belajar bagaimana menyimpulkan amanat dalam cerita
khususnya cerita legenda. Selain itu, kita juga akan belajar tentang
penggunaan majas dalam kalimat serta mengidentifikasi berbagai jenis majas.
Materi ini termasuk dalam salah satu topik yang dibahas pada mapel Bahasa
Indonesia kelas 6 SD/MI Semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka.
Rangkuman Legenda dan Kalimat Majas Kelas 6 SD/MI
Melalui pembahasan singkat materi plus latihan soal tentang legenda, majas dan
penggunaannya, teman- teman dapat memahami materi sebagai persiapan untuk
asesmen sumatif harian, tengah semester maupun akhir semester.
Nah, tentang apa itu cerita legenda, bagaimana menetukan amanat dan penggunaan
majas dalam kalimat, akan kita pelajari melalui pembahasan singkat dan latihan
soal berikut ini,
Pengertian Cerita Legenda
Legenda adalah cerita rakyat yang dianggap oleh masyarakat pendukungnya
sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Berbeda dengan mite
yang berkaitan dengan dewa-dewa dan dunia gaib, legenda lebih berpijak pada
tokoh manusia dengan sifat-sifat luar biasa dan sering kali dihubungkan dengan
asal-usul suatu tempat, benda, atau peristiwa alam.
Legenda hidup dan berkembang dari mulut ke mulut di tengah masyarakat secara
turun-temurun. Meskipun tidak dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah,
legenda tetap dipercaya dan dijaga sebagai bagian dari identitas budaya suatu
daerah.
Ciri-Ciri Cerita Legenda
Cerita legenda memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis
cerita rakyat lainnya. Legenda biasanya dianggap sebagai kisah nyata oleh
masyarakat setempat, meskipun mengandung unsur-unsur yang tidak masuk akal
secara ilmiah.
Latar tempat dalam legenda umumnya berkaitan dengan tempat-tempat yang nyata
dan dapat dikunjungi hingga saat ini. Tokoh dalam legenda biasanya manusia
biasa, meskipun kadang memiliki kemampuan atau sifat yang luar biasa. Legenda
juga sering menjelaskan asal-usul suatu nama tempat, gunung, danau, atau
fenomena alam tertentu.
Jenis-Jenis Legenda
Legenda dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan isinya.
Adapun jenis dari legenda adalah sebagai berikut,
Legenda keagamaan berkaitan dengan penyebaran agama dan tokoh-tokoh
suci.
Legenda alam gaib berkaitan dengan kepercayaan tentang makhluk-makhluk halus
atau kejadian supranatural.
Legenda perseorangan menceritakan tentang tokoh-tokoh tertentu yang dianggap
benar-benar pernah hidup.
Legenda setempat adalah jenis yang paling banyak dikenal, yaitu legenda yang
menjelaskan asal-usul nama suatu tempat seperti Tangkuban Perahu, Danau
Toba, dan Banyuwangi.
Amanat dalam Cerita Legenda
Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca
melalui cerita. Dalam cerita legenda, amanat biasanya tidak disampaikan secara
langsung, melainkan tersirat melalui peristiwa-peristiwa yang dialami tokoh
dan akibat dari perbuatan mereka.
Untuk menemukan amanat dalam cerita legenda, pembaca perlu memperhatikan
perbuatan tokoh dan konsekuensinya, konflik yang terjadi dalam cerita, serta
nilai-nilai yang dijunjung atau dilanggar oleh tokoh. Amanat yang sering
ditemukan dalam legenda antara lain tentang pentingnya berbakti kepada orang
tua, larangan bersikap sombong dan serakah, pentingnya menepati janji, serta
keharusan bersikap jujur dan amanah.
Majas dalam Cerita Legenda
Cerita legenda kaya akan penggunaan majas atau gaya bahasa yang membuat cerita
menjadi lebih hidup, indah, dan berkesan. Berikut empat majas yang sering
ditemukan dalam cerita legenda.
Majas Asosiasi adalah majas perbandingan yang membandingkan dua hal
berbeda menggunakan kata penghubung seperti, bagaikan, laksana, atau bak.
Contoh: "Wajah sang putri bercahaya bagaikan rembulan di malam hari."
Majas Hiperbola adalah majas yang melebih-lebihkan sesuatu jauh
melampaui kenyataan yang sebenarnya, bertujuan untuk memberikan penekanan
atau kesan yang kuat. Contoh: "Tangisnya membelah langit dan mengguncang
seluruh isi hutan."
Majas Metafora adalah majas perbandingan langsung yang menyamakan
suatu hal dengan hal lain tanpa menggunakan kata penghubung. Contoh: "Raja
itu adalah singa di medan perang yang tak pernah kenal takut."
Majas Personifikasi adalah majas yang memberikan sifat-sifat manusia
kepada benda mati atau makhluk tak bernyawa seolah-olah benda tersebut dapat
berpikir, bergerak, atau merasakan seperti manusia. Contoh: "Angin berbisik
lembut membawa pesan duka dari puncak gunung itu."
Baca Juga Materi Bab 1, Bangga Menjadi Anak Indonesia:
Pada zaman dahulu, hiduplah seorang pemuda bernama Toba di sebuah lembah yang
subur di tanah Batak. Ia hidup sebatang kara dan setiap hari pergi ke sungai
untuk mencari ikan. Suatu hari, Toba menemukan seekor ikan mas yang sangat
besar dan indah bersisik emas berkilauan bagaikan kepingan matahari yang jatuh
ke dasar sungai. Ketika hendak dimasak, ikan itu berubah menjadi seorang
perempuan cantik yang wajahnya bercahaya laksana bulan purnama di musim
kemarau.
Toba pun memperistrinya dengan satu syarat: ia tidak boleh pernah menyebut
asal-usul istrinya sebagai ikan kepada siapa pun. Mereka hidup bahagia dan
dikaruniai seorang putra bernama Samosir. Namun Samosir tumbuh menjadi anak
yang malas dan suka meminta-minta. Suatu hari, dalam kemarahan yang memuncak,
Toba melupakan janjinya dan berteriak, "Dasar anak ikan!" Seketika langit
menggelap, petir menggelegar membelah bumi, dan air mata istrinya mengalir
deras tiada henti hingga membanjiri seluruh lembah. Lembah itu pun menjadi
danau yang kini dikenal sebagai Danau Toba.
Teks 2 — Penggalan Legenda Cindelaras
Di Kerajaan Jenggala, hiduplah seorang raja bernama Raden Putra yang memiliki
dua orang istri: permaisuri yang baik hati dan selir yang licik bagai ular
berbisa. Sang selir sangat iri kepada permaisuri yang lebih dicintai raja.
Dengan tipu muslihat, selir itu berhasil memfitnah permaisuri hingga raja
memerintahkan pengawal untuk membuang permaisuri ke dalam hutan.
Di hutan belantara itu, permaisuri melahirkan seorang putra yang diberi nama
Cindelaras. Cindelaras tumbuh menjadi pemuda yang gagah berani dan berbudi
luhur. Ia bersahabat erat dengan seluruh hewan di hutan, dan burung-burung
bernyanyi riang menyambutnya setiap pagi seolah-olah mereka adalah teman lama
yang merindukan kedatangannya. Cindelaras juga memiliki seekor ayam jantan
yang sangat sakti. Ketika berkokok, suaranya menggelegar bagaikan guntur yang
mengguncang tujuh penjuru langit. Dengan keberanian dan kejujurannya,
Cindelaras akhirnya berhasil membongkar fitnah sang selir dan memulihkan nama
baik ibundanya di hadapan sang raja.
Soal Latihan Pilihan Ganda
Bacalah penggalan teks legenda berikut untuk menjawab soal nomor 1 sampai 5!
Pada zaman dahulu di pesisir selatan tanah Jawa, hiduplah seorang nelayan
tua bernama Mbah Suryo yang terkenal dengan kejujuran dan ketulusannya.
Setiap hari, ia melaut dengan perahu kecilnya meski ombak berdebam keras
bagai dentuman bedug raksasa yang tak pernah berhenti. Suatu malam, di
tengah laut yang gelap gulita, Mbah Suryo menolong seekor penyu besar yang
terjerat jaring nelayan lain. Ia melepaskan penyu itu dengan penuh kasih
tanpa mengharapkan imbalan sedikit pun.
Beberapa hari kemudian, penyu itu kembali dan membawa Mbah Suryo ke sebuah
pulau tersembunyi yang indah luar biasa. Di sana, seorang perempuan tua
bijaksana menyambutnya dan berkata bahwa pulau itu adalah hadiah atas
ketulusannya. Namun Mbah Suryo menolak. Ia berkata bahwa ia hanya ingin laut
yang tenang agar ia dan para nelayan lain bisa mencari ikan dengan selamat.
Perempuan tua itu tersenyum dan mengabulkan permintaannya. Sejak saat itu,
pantai di sekitar tempat tinggal Mbah Suryo selalu tenang meskipun laut di
tempat lain sedang bergelora. Warga pun menamai pantai itu Pantai Suryo,
sebagai penghormatan kepada lelaki tua yang hatinya seluas samudra itu.
1. Informasi yang tepat berdasarkan cerita legenda di atas adalah ....
A. Mbah Suryo adalah seorang nelayan muda yang kaya raya dan terkenal di
seluruh Jawa
B. Mbah Suryo menolong seekor penyu yang terjerat jaring dan menolak hadiah
berupa pulau
C. Penyu membawa Mbah Suryo ke sebuah kota besar yang penuh dengan harta
karun
D. Perempuan tua di pulau itu memberikan Mbah Suryo sebuah perahu baru yang
besar
2. Pernyataan yang tepat sesuai dengan cerita legenda di atas adalah ....
A. Mbah Suryo menerima pulau tersembunyi sebagai hadiah atas ketulusannya
menolong penyu
B. Pantai Suryo dinamai demikian karena Mbah Suryo adalah raja pertama di
pesisir selatan
C. Mbah Suryo meminta agar laut di sekitar tempat tinggalnya selalu tenang
demi keselamatan para nelayan
D. Perempuan tua bijaksana itu adalah penguasa seluruh lautan di tanah Jawa
3. Amanat yang paling tepat dari cerita legenda di atas adalah ....
A. Jadilah nelayan yang rajin melaut agar mendapatkan hasil tangkapan yang
banyak setiap harinya
B. Ketulusan dalam berbuat baik tanpa mengharapkan imbalan akan mendatangkan
kebaikan yang nyata bagi orang banyak
C. Carilah harta sebanyak-banyaknya selagi masih muda agar hidup menjadi
lebih sejahtera
D. Jangan pernah menolong orang atau hewan lain jika tidak ada imbalan yang
diberikan
4. Kalimat yang mengandung majas asosiasi dalam penggalan cerita legenda di
atas adalah ....
A. "Ia melepaskan penyu itu dengan penuh kasih tanpa mengharapkan imbalan
sedikit pun"
B. "Di sana, seorang perempuan tua bijaksana menyambutnya"
C. "Ombak berdebam keras bagai dentuman bedug raksasa yang tak pernah
berhenti"
D. "Sejak saat itu, pantai di sekitar tempat tinggal Mbah Suryo selalu
tenang"
5. Dalam kalimat "lelaki tua yang hatinya seluas samudra itu", kata yang
mengandung majas adalah ....
A. Lelaki tua
B. Hatinya seluas samudra
C. Samudra itu
D. Lelaki yang tua
Bacalah penggalan teks legenda berikut untuk menjawab soal nomor 6 sampai 9!
Di sebuah kerajaan yang makmur, hiduplah seorang raja bernama Prabu Anggara
yang terkenal adil dan bijaksana. Ia memiliki seorang putri cantik bernama
Seruni yang berwatak keras kepala dan sombong. Seruni selalu menolak setiap
pemuda yang datang melamar karena merasa tidak ada yang cukup sempurna
untuknya.
Suatu hari, seorang pemuda miskin bernama Galuh datang ke istana membawa
sekuntum bunga teratai biru yang langka. Ia berkata bahwa bunga itu hanya
mekar bagi seseorang yang tulus hatinya. Seruni meremehkan Galuh dan
mengusirnya dengan kata-kata kasar. Namun bunga teratai biru itu tiba-tiba
layu dan rontok di hadapan semua orang yang menyaksikan. Prabu Anggara yang
melihat kejadian itu menjadi murka. Ia berkata bahwa kesombongan Seruni
telah mempermalukan seluruh kerajaan.
Galuh ternyata adalah seorang pangeran dari negeri seberang yang menyamar
untuk mencari istri yang rendah hati. Karena kesombongannya, Seruni tidak
mendapatkan jodoh yang baik. Ia pun akhirnya menyadari kesalahannya dan
memohon maaf kepada ayahandanya. Prabu Anggara berpesan bahwa kecantikan
wajah tanpa keindahan hati hanyalah seperti bunga tanpa wangi, indah
dipandang namun tak bermakna.
6. Tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita legenda di atas adalah ....
A. Prabu Anggara, Seruni, dan Galuh
B. Prabu Anggara, Seruni, dan Raden Wijaya
C. Seruni, Galuh, dan Putri Melati
D. Raja Anggara, Putri Seruni, dan Pangeran Arjuna
7. Bagaimana watak tokoh Seruni dalam cerita di atas?
A. Rendah hati, penyabar, dan mudah menerima kekurangan orang lain
B. Keras kepala, sombong, dan suka meremehkan orang lain
C. Pemalu, pendiam, dan tidak suka bergaul dengan orang banyak
D. Periang, baik hati, dan selalu menolong orang yang membutuhkan
8. Informasi yang tepat berdasarkan cerita di atas adalah ....
A. Galuh adalah seorang petani miskin yang tidak memiliki asal-usul yang
jelas
B. Bunga teratai biru yang dibawa Galuh akan mekar bagi siapa saja yang
menerimanya
C. Galuh ternyata adalah pangeran dari negeri seberang yang menyamar untuk
mencari istri yang rendah hati
D. Prabu Anggara mendukung sikap Seruni yang menolak semua lamaran para
pemuda
9. Amanat yang paling tepat dari cerita legenda di atas adalah ....
A. Pilihlah pasangan hidup yang berasal dari keluarga kaya dan terpandang
agar hidup bahagia
B. Kesombongan dan sikap meremehkan orang lain akan membawa kerugian bagi
diri sendiri
C. Jadilah raja yang adil agar seluruh rakyat tunduk dan patuh kepadamu
selamanya
D. Kecantikan wajah adalah hal paling utama yang harus dijaga oleh setiap
perempuan
10. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
(1) Suaranya merdu bagaikan kicauan burung di pagi hari yang cerah
(2) Tangisan sang ibu mengguncang langit dan membelah bumi menjadi dua
(3) Angin berbisik lembut menyampaikan pesan dari sang raja hutan
(4) Pangeran itu adalah singa pemberani yang tak kenal kata menyerah
Kalimat yang mengandung majas hiperbola adalah ....
A. Kalimat (1)
B. Kalimat (2)
C. Kalimat (3)
D. Kalimat (4)
11. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
(1) Rambutnya hitam legam bagai sayap gagak di malam pekat
(2) Matanya berbinar-binar melihat harta karun di dalam gua
(3) Pohon-pohon tua itu menari-nari kegirangan diterpa angin malam
(4) Pemuda itu adalah cahaya harapan satu-satunya bagi kerajaannya
Kalimat yang mengandung majas personifikasi adalah ....
A. Kalimat (1)
B. Kalimat (2)
C. Kalimat (3)
D. Kalimat (4)
12. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
(1) Laksana elang yang gagah, sang pangeran melayang dari puncak bukit
(2) Air matanya mengalir deras bagai sungai yang tak pernah kering
(3) Ia menangis sejadi-jadinya hingga air matanya mampu memenuhi satu lembah
(4) Senyumnya adalah matahari yang menghangatkan seluruh isi kerajaan
Kalimat yang mengandung majas metafora adalah ....
A. Kalimat (1)
B. Kalimat (2)
C. Kalimat (3)
D. Kalimat (4)
13. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut tentang cerita legenda!
(1) Legenda dianggap sebagai kisah nyata oleh masyarakat pendukungnya
(2) Tokoh dalam legenda selalu berupa dewa-dewa dari kahyangan
(3) Legenda sering menjelaskan asal-usul suatu nama tempat atau fenomena
alam
(4) Latar tempat dalam legenda tidak berkaitan dengan tempat nyata mana pun
Pernyataan yang benar tentang ciri-ciri cerita legenda adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (4)
C. (1) dan (3)
D. (3) dan (4)
14. Bacalah kalimat berikut!
"Kemarahan sang ratu membakar seluruh hutan hingga abu-abunya menutupi
langit selama tujuh hari tujuh malam."
Majas yang digunakan dalam kalimat di atas adalah ....
A. Majas asosiasi, karena membandingkan kemarahan dengan api menggunakan
kata penghubung
B. Majas personifikasi, karena kemarahan digambarkan seperti manusia yang
dapat bergerak
C. Majas hiperbola, karena melebih-lebihkan akibat kemarahan sang ratu
secara berlebihan
D. Majas metafora, karena menyamakan kemarahan dengan peristiwa kebakaran
hutan
15. Perhatikan penggalan cerita legenda berikut!
"Meski hidup dalam kemiskinan, Jaka Tarub tidak pernah mengeluh. Ia bekerja
keras membajak sawah dari fajar hingga matahari tenggelam di balik bukit
barat. Langkahnya ringan laksana angin yang tak pernah lelah bertiup, dan
semangatnya membara bagai api unggun yang tak pernah padam meski diguyur
hujan deras sekalipun."
Majas yang terdapat dalam penggalan cerita legenda di atas adalah ....
A. Hanya majas hiperbola, karena terdapat pernyataan yang berlebihan tentang
kerja keras Jaka Tarub
B. Hanya majas personifikasi, karena langkah Jaka Tarub digambarkan seperti
angin yang bertiup
C. Majas asosiasi dan majas hiperbola, karena terdapat perbandingan
menggunakan kata laksana dan bagai, serta penggambaran semangat yang
berlebihan
D. Majas metafora dan majas personifikasi, karena terdapat perbandingan
langsung dan benda mati yang diberi sifat manusia
Nah, itulah rangkuman materi mengenai cerita legenda, cara menentukan amanat, serta penggunaan berbagai jenis majas beserta latihan soalnya. Semoga pembahasan kali ini bisa membantu teman-teman kelas 6 SD/MI dalam mempersiapkan diri menghadapi asesmen harian maupun ujian semester dengan lebih percaya diri, ya!
Jika artikel ini bermanfaat, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman yang lain. Tetap semangat belajar bersama AhzaaNet dan sampai jumpa di pembahasan materi seru berikutnya!
Musyawarah merupakan salah satu cara untuk dapat menyelesaikan suatu
permasalahan secara bersama- sama. Melalui musyawarah, akan didapatkan
keputusan bersama yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pendidikan Pancasila
Teman- teman, pada pembahasan kali ini, kita akan belajar tentang musyawarah,
nilai- nilai dan arti pentingnya untuk diterapkan dalam menyelesaikan suatu
permasalahan. Selengkapnya tentang musyawarah, akan kita pelajari melalui
rangkuman materi berikut ini,
Musyawarah dalam Kehidupan Sehari- hari
1. Musyawarah adalah proses membahas suatu permasalahan secara bersama-
sama dengan tujuan untuk menetapkan suatu keputusan.
2. Dalam musyawarah, keputusan yang dihasilkan adalah keputusan yang
melibatkan semua orang yang berkepentingan dalam musyawarah
tersebut.
3. Musyawarah memiliki nilai- nilai diantaranya :
a. Nilai Kebersamaan, dimana proses dalam musyawarah tersebut memerlukan
kebersamaan dari semua peserta musyawarah untuk menetapkan keputusan
secara bersama- sama.
b. Nilai Persamaan hak, yaitu nilai yang menekankan bahwa semua peserta
musyawarah memiliki hak yang sama dalam mengemukakan pendapatnya dan tanpa
ada suatu paksaan dari orang atau puhak yang lain.
c. Nilai Keikhlasan, yaitu semua peserta musyawarah harus senantiasa
menerima dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab terhadap setiap keputusan
yang disepakati meskipun hasil tersebut tidak sesuai dengan yang
diharapkan.
d. Nilai Kejujuran, yaitu peserta musyawarah mengemukakan
pendapatnya secara jujur dan bertanggung jawab.
e. Nilai Keadilan, yaitu keputusan yang diambil harus berlandaskan nilai
keadilan yang menjangkau semua pihak.
4. Prinsip- Prinsip Musyawarah
a. menghargai pendapat orang lain
b. mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau
golongan
c. mengutamakan akal sehat dan hati nurani dalam mengemukakan
pendapat
d. mempertanggungjawabkan hasil keputusan musyawarah secara moral kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
e. Melaksanakan hasil keputusan musyawarah secara ikhlas dan penuh
tanggung jawab.
5. Sikap yang dihindari dalam musyawarah
a. Menghargai pendapat orang lain
b. Menyampaikan pendapat dengan baik dan sopan
c. Tidak menjelek- jelekkan pendapat orang lain
d. tidak memotong ketika anggota lain sedang mengemukakan pendapat
Nah, untuk memperdalam pemahaman kalian berkaitan dengan materi musyawarah
di atas, yuk silahkan jawab beberapa pertanyaan di bawah ini,
1. Keputusan yang diambil selama melaksanakan musyawarah dilakukan secara
....
A. mandiri
B. individu
C. bersama- sama
D. terpisah
2. Dalam musyawarah, keputusan yang diambil ditetapkan secara bersama-
sama antaranggota musyawarah. Hal ini menunjukkan bahwa nilai
musyawarah ....
A. kebersamaan
B. keikhlasan
C. persamaan hak
D. kejujuran
3. Nilai persamaan hak dalam musyawarah menekankan bahwa setiap peserta
musyawarah ....
A. memiliki keharusan untuk mengemukakan pendapatnya
B. memiliki kesempatan yang sama dalam mengemukakan pendapatnya
C. dapat memaksa anggota lain dalam berpendapat
D. dapat mencela anggota lain ketika berpendapat
4. Syarat keputusan yang diambil dalam musyawarah adalah ....
A. memiliki kepentingan terhadap kelompok tertentu
B. dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha
Esa
C. menyangkut sebagian besar kepentingan kelompok
D. diambil berdasarkan keputusan ketua rapat
5. Sikap yang sesuai dari peserta rapat terhadap keputusan yang diambil
dalam musyawarah adalah ....
A. menerima dengan berat hati
B. menolak dengan keras karena tidak sesuai dengan yang dikehendaki
C. menerima dengan ikhlas dan tanggung jawab
D. menerima meskipun akhirnya menolak
6. Ketika anggota lain sedang mengemukakan pendapatnya dalam musyawarah,
maka sikap kita ....
A. berpura- pura mendnegarkan
B. mendengarkan meskipun secara singkat
C. memotong pendapatnya
D. mendengarkan dengan saksama dan mencatat hal penting yang
disampaikan
7. Dalam musyawarah, kepentingan yang diutamakan adalah ....
A. kepentigan pribadi
B. kepentingan kelompok tertentu
C. kepentingan golongan
D. kepentingan bersama
8. Contoh musyawarah yang dilakukan di lingkungan keluarga di rumah adalah
....
A. pemilihan ketua RT
B. pemilihan ketua RW
C. penentuan pembagian tugas rumah
D. kesepakatan dalam belajar
9. Apabila pendapat kita tidak dijadikan keputusan akhir dalam musyawarah,
maka sikap kita ....
A. menolak dengan tegas
B. mempertahankan pendapat kita hingga diterima
C. menerima dengan lapang dada
D. menerima dengan berat hati
10. Salah satu manfaat dari musyawarah dalam menentukan keputusan adalah
....
A. terjadi pertikaian
B. memupuk rasa kerukunan
C. melatih rasa kemandirian
D. memberikan ruang untuk berdebat
11. Musyawarah merupakan pengalaman nilai Pancasila terutama sila ....
A. pertama
B. kedua
C. ketiga
D. keempat
Demikian pembahasan tentang musyawarah, arti pentingnya di kehidupan sehari- hari. Semoga penjelasan di atas dapat membantu teman- teman dalam belajar.
Hak merupakan sesuatu yang kita terima sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan hak. Dalam pelaksanaannya, hak dan kewajiban dilakukan secara seimbang agar tidak terjadi suatu kesenjangan.
hak dan kewajiban
Teman- teman, pada kesempatan ini, kita akan belajar tentang hak dan kewajiban, pelaksanaan, dan contohnya. Materi ini merupakan pokok bahasan dalam mapel Pendidikan Pancasila di jenjang SD/ MI. Jadi, buat kalian yang sedang belajar tentang materi hak dan kewajiban, simak ya pembahasan lengkapnya melalui materi berikut ini,
Hak dan Kewajiban di Sekitar Kita
1. Hak adalah sesuatu yang seharusnya diterima, dimiliki atau diperoleh
2. Kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan hak.
3. Hak dan kewajiban harus dilakukan secara seimbang. Hal ini dikarenakan agar tidak terjadi ketimpangan diantara keduanya
4. Hak dan kewajiban di lingkungan rumah
a. Setiap anggota keluarga memiliki hak dan kewajiban masing- masing. Hak setiap anggota keluarga disesuaikan dengan kemampuan. Kewajiban di lingkungan keluarga harus dilaksanakan oleh setiap anggota keluarga.
b. Kewajiban harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab
5. Contoh hak di lingkungan keluarga
a. mendapatkan tempat tinggal yang layak
b. mendapatkan makanan yang bergizi
c. mendapatkan rasa kasih sayang
d. memperoleh rasa aman dan nyaman
e. mendapatkan pakaian yang layak
f. mendapatkan uang saku
6. Kewajiban di lingkungan keluarga
a. menghormati orang tua
b. mematuhi nasihat orang tua
c. menjaga kebersihan di rumah
d. menjaga kerukunan antaranggota keluarga
e. membantu anggota keluarga lain yang membutuhkan pertolongan
f. orang tua memenuhi kebutuhan sekolah anak
7. Hak dan kewajiban di sekolah
a. Pelaksanaan hak dan kewajiban di sekolah harus dilaksanakan secara seimbang agar tercipta kerukunan, ketertiban dan kenyamanan ketika belajar di sekolah
b. Guru adalah pengganti peran orang tua ketika berada di sekolah
8. Contoh hak di sekolah
a. menggunakan fasilitas sekolah
b. mendapatkan pembelajaran di sekolah
c. menerima pelajaran dari guru
d. mengikuti ujian di sekolah
e. mendapatkan laporan belajar
f. bermain bersama teman di sekolah ketika istirahat
g. melaksanakan ibadah dengan nyaman ketika di sekolah
9. Contoh kewajiban di sekolah
a. menghormati guru di sekolah
b. mematuhi peraturan di sekolah
c. menjaga fasilitas sekolah
d. mengikuti kegiatan di sekolah
e. mendengarkan ketika guru menjelaskan pelajaran di kelas
f. menjaga kebersihan sekolah
g. melaksanakan kegiatan piket sekolah
Itulah tentang hak dan kewajiban di sekitar kita, baik pelaksanaan maupun contohnya. Semoga pembahasan di atas dapat membantu teman- teman dalam belajar khususnya tentang hak dan kewajiban. Selamat belajar dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Hai sahabat Ahzaa, selamat datang kembali di AhzaaNet. Pada awal tahun ajaran baru ini, kami akan mengupas mater- materi apa saja yang ada pada mapel Pendidikan Pancasila untuk kelas 2 SD semester 1 Kurikulum Merdeka khususnya Unit 1 tentang Pancasila Dasar Negaraku.
Nah, pada unit 1 ini, teman- teman akan belajar tentang materi tentang lima simbol Pancasila, hubungan lima simbol Pancasila dengan sila-sila Pancasila, tugas dan peran dalam kegiatan bersama, hal-hal penting bagi diri dan orang lain, bertanggungjawab terhadap hal penting, serta penerapan nilai- nilai Pancasila dalam keseharian.
source : https://bpip.go.id/
Berkaitan dengan materi pancasila, terdapat materi seputar simbol- simbol Pancasila yaitu simbol sila kesatu Pancasila, Simbol kedua Pancasila, Simbol ketiga Pancasila, Simbol keempat Pancasila, dan Simbol kelima Pancasila yang dijabarkan dengan uraian sebagai berikut :
Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah Pancasila
“Garuda Pancasila” digambarkan oleh sebuah burung seperti elang rajawali yaitu “Garuda”.
Adapun penggambaran dari burung Garuda adalah sebagai berikut :
Di tubuh burung juga terdapat perisai atau tameng yang melambangkan perjuangan, pertahanan, dan perlindungan diri untuk mencapai sebuah tujuan. Perisai atau tameng ini merupakan bagian senjata yang telah lama menjadi kebudayaan bangsa Indonesia.
Di tengah-tengah perisai atau tameng terdapat garis hitam tebal yang melukiskan garis khatulistiwa. Indonesia terletak di garis khatulistiwa dari timur ke barat, sehingga beriklim tropis.
Warna dasar pada perisai atau tameng ada tiga warna, yaitu merah dan putih melambangkan warna bendera serta warna hitam pada bagian tengahnya. Pada perisai atau tameng juga terdapat lima buah ruang yang mewujudkan lambang tiap sila dasar negara Pancasila.
Lambang Sila- Sila Pancasila
Berikut ini lambang dari sila- sila Pancasila :
Ketuhanan Yang Maha Esa, dilambangkan cahaya berbentuk bintang
Kemanusiaan yang adil dan beradab, dilambangkan rantai
Persatuan Indonesia, dilambangkan pohon Beringin
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dilambangkan kepala Banteng
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dilambangkan Padi dan Kapas
Pada bagian bawah terdapat pita dicengkeram kaki burung Garuda yang bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika” yang merupakan semboyan bangsa Indonesia yang berarti berbeda-beda tetapi satu kesatuan.
Lima Simbol Pancasila dan Artinya
Ada lima simbol dalam “Garuda Pancasila” yang merupakan lambang negara Indonesia. Dalam burung Garuda terdapat lima simbol; yaitu bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, padi dan kapas. Kelima simbol tersebut masing-masing memiliki makna dan arti, dengan penjelasan sebagai berikut:
1. Simbol Bintang
Simbol bintang emas merupakan simbol kesatu. Makna dari bintang emas adalah sebagai sebuah cahaya seperti Tuhan yang menjadi cahaya rohani bagi umat manusia. Bintang emas mengandung maksud bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius. Selain itu, latar belakang hitam pada lambang bintang emas menggambarkan warna alam yang merupakan berkah dari Tuhan.
2. Simbol Rantai
Simbol rantai merupakan simbol kedua. Simbol Rantai disusun dengan 17 gelang yang saling menyatu, artinya sebagai manusia kita harus saling membantu dan tolong menolong. Selain itu, mata rantai berbentuk persegi empat merupakan lambang laki- laki, sedangkan mata rantai lingkaran menggambarkan perempuan. Mata rantai tersebut melambangkan hubungan timbal balik antarumat manusia, baik laki-laki maupun perempuan.
3. Simbol Pohon Beringin
Simbol pohon beringin merupakan simbol ketiga. Pohon beringin memiliki akar yang menjulur kebawah dan diartikan sebagai tempat berteduh dan berlindung. Akar tunjang yang kuat dalam simbol pohon beringin menggambarkan persatuan bangsa Indonesia. Sementara ranting-ranting pada pohon beringin menggamarkan Indonesia yang memiliki banyak suku, budaya, dan agama tapi tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia di bawah lambang Pancasila.
4. Simbol Kepala Banteng
Simbol kepala banteng merupakan simbol keempat. Banteng dianggap sebagai hewan yang suka berkumpul. Sama halnya dengan manusia saat mengambil suatu keputusan harus dilakukan secara musyawarah. Salah satu caranya dengan berdiskusi dan berkumpul.
5. Simbol Padi dan Kapas
Simbol padi dan kapas merupakan simbol kelima. Padi dan kapas dilambangkan sebagai pangan dan sandang. Artinya tidak ada kesenjangan antar masyarakat Indonesia. Padi dan kapas juga mempunyai makna bahwa kebutuhan rakyat Indonesia semuanya adalah sama tanpa melihat status dan kedudukannya.
Nilai-nilai Sila Pancasila
Sila 1
Meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, Memeluk satu agama yang diakui di Indonesia, Menjalankan perintah agama sesuai yang dianut.
Sila 2
Mengakui persamaan derajat antar manusia, bersikap adil, dan berakhlak mulia kepada sesama
Berkumpul bersama/ musyawarah, persamaan hak dan kewajiban, kebebasan berpendapat, menghargai pendapat orang lain, lapang dada
Sila 5
Adil dan bijaksana bagi sesama, mementingkan kepentingan umum, adanya jaminan sosial
Hal-hal penting dan sikap tanggungjawab dalam kegiatan bersama di rumah dan sekolah.
Hal-hal penting dalam kegiatan bersama diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Toleransi (saling menghargai)
b. Jujur kepada sesama
c. Saling percaya antar sesama
d. Berbicara baik dan sopan
e. Berpakaian sopan dan sesuai
f. Bertingkah baik dan sopan
g. Kerja sama antar sesama
h. Berpikiran positif
i. Bertujuan baik
j. Disiplin
k. Adanya pembagian peran dan tugas
Itulah Materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 2 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka Unit 1 Pancasila Dasar Negaraku. Semoga Bermanfaat yaa....
Hai sahabat Ahzaa, selamat datang kembali di AhzaaNet. Pada kesempatan ini kami akan mengulas tentang materi- materi apa saja yang akan dipelajari pada mapel Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 SD semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka.
Berdasarkan buku teks Pendidkan Agama Islam dan Budi Pekerti yang disusun dengan kerjasama antara Kementrian Agama dan Kementrian Pendidkan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, pada semester ganjil, ada lima bab yang dipelajari.
Image by Mario Vogelsteller from Pixabay
Dimulai dengan bab pertama yaitu Ayo Belajar Al Quran, lanjut ke bab kedua tentang Mari Mengenal Allah Swt, Bab ketiga yaitu Ayo Berperilaku Terpuji, Bab keempat, Alhamdulillah Aku Bisa Salat dan bab kelima yaitu Asyiknya Belajar Kisah Nabi Nuh a.s.
Bab Pertama, Ayo Belajar Al Quran memiliki tujuan pembelajaran diantaranya
1. terbiasa membaca Al-Qur’an dengan tartil;
2. menunjukkan sikap berani dan percaya diri dalam membaca Al-Qur’an serta dapat menunjukkan sikap berlindung diri kepada Allah Swt. sebagai implementasi pemahaman makna QS. an-Nas dengan baik;
3. menjelaskan pesan-pesan pokok QS. an-Nas dengan baik dan benar;
4. menyebutkan huruf hijaiah bersambung sesuai dengan makharijul huruf;
5. membaca QS. an-Nas dengan tartil;
6. menunjukkan hafalan QS. an-Nas dengan lancar; dan
7. membaca huruf hijaiah bersambung sesuai dengan makharijul huruf.
Pada intinya, bab pertama, teman- teman akan mempelajari tentang Surah An Nas, cara membacanya, pemahaman makna serta pesan- pesan yang terkandung dalam surah An Nas tersebut.
Bab kedua, Mari mengenal Allah Swt. Pada bab ini, tujuan pembelajarannya adalah sebagai berikut
1. menerima adanya Allah Swt. Yang Maha Memelihara, Yang Maha Melindungi, Yang Maha Mengetahui, dan Yang Mahateliti/Waspada dengan baik;
2. menunjukkan perilaku tawakal, bersyukur, rajin belajar, dan rasa ingin tahu sebagai implementasi dari pemahaman makna asmaulhusna al-Hafiz, al-Wali, al-‘Alim, dan al-Khabir dengan penuh tanggung jawab;
3. menyebutkan asmaulhusna al-Hafiz, al-Wali, al-‘Alim, dan al-Khabir beserta artinya dengan benar; dan
4. membuat karya berupa kaligrafi al-Hafiz, al-Wali, al-‘Alim, dan al-Khabir, beserta artinya dengan baik dan benar.
Pada bab kedua ini, kesimpulannya, akan dipelajari tentang asmaulhusna al-Hafiz, al-Wali, al-‘Alim, dan al-Khabir.
Bab ketiga, Ayo Berperilaku Terpuji, membahas tentang perilaku terpuji yaitu sayang sesama, perilaku jujur, tutur kata lembut, dan empati. Bab ini memiliki tujuan pembelajaran diantaranya :
1. meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa sikap menyayangi manusia, empati, bertutur kata yang lembut, dan jujur sebagai cerminan dari iman;
2. menunjukkan sikap menyayangi manusia, empati, bertutur kata yang lembut, dan jujur dengan baik;
3. menyebutkan arti sikap menyayangi manusia, empati, bertutur kata yang lembut, dan jujur dengan benar;
4. memberikan contoh-contoh sikap menyayangi manusia, empati, bertutur kata yang lembut, dan jujur dengan baik dan benar; dan
5. membuat kreasi cerita pendek sederhana mengenai menyayangi manusia, empati, bertutur kata yang lembut, dan jujur dengan percaya diri.
Bab keempat, Alhamdulillah Aku Bisa Shalat, mempelajari tentang Azan, Ikamah dan Shalat Fardhu. Adapun tujuan pada pembelajaran bab keempat ini adalah sebagai berikut :
1. menerima dengan ikhlas bahwa azan adalah panggilan Allah kepada hamba-Nya untuk melaksanakan salat;
2. menerima dengan ikhlas bahwa ikamah adalah panggilan atau seruan salat akan segera dilaksanakan;
3. terbiasa menjalankan salat dengan tertib;
4. menjalankan sikap tepat waktu dalam beraktivitas sehari-hari dengan baik;
5. menunjukkan sikap disiplin sebagai implementasi dari pemahaman tata cara salat dan bacaannya dengan tepat;
6. menjelaskan ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu dengan benar; dan
7. mempraktikkan ketentuan azan, ikamah, dan salat fardu dengan baik dan benar.
Dapat disimpulkan bahwa pada bab keempat ini, hal yang poko dipelajari adalah tentang azan, salat dan ikamah.
Bab kelima, Asyiknya Belajar Kisah Nabi Nuh a.s
Bab kelima, mempelajari tentang kisah nabi Nuh a.s. Tujuan pembelajaran pada bab kelima ini adalah sebagai berikut :
1. meyakini kebenaran kisah Nabi Nuh a.s. dengan baik.
2. menunjukkan sikap sabar dan kerja keras sebagaimana meneladan kisah Nabi Nuh a.s. dengan benar;
3. menjelaskan kisah keteladanan Nabi Nuh a.s. dengan baik;
4. menyusun urutan kartu kisah Nabi Nuh a.s. dengan benar; dan
5. menceritakan kembali kisah Nabi Nuh a.s. dengan penuh percaya diri.
Pada intinya, bab kelima ini, teman- teman akan belajar tentang kisah nabi Nuh a.s, menerapkan keteladanan yaitu sikap sabar dan kerja keras sebagaimana yang ditunjukkan oleh nabi Nuh as.
Itulah beberapa materi yang akan dipelajari oleh teman- teman pada mapel Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 SD semester ganjil kurikulum merdeka. Nantikan materi- materi berikutnya hanya di AhzaaNet.