Hai Sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kesempatan
ini, kita akan belajar tentang materi Bahasa Indonesia kelas 6 SD/ MI semester
1 (ganjil) tentang tokoh cerita dan sifatnya.
Ringkasan dan Soal Latihan Tokoh Cerita dan Sifatnya
Ada dua topik yang akan dipelajari yaitu tentang tokoh cerita dan alur dalam
suatu cerita. Baik, kita mulai dahulu pembahasannya tentang tokoh dalam cerita
dan sifatnya.
A. Unsur Intrinsik
1. Pengertian Unsur Intrinsik Cerita
a. Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun sebuah cerita dari
dalam. Unsur intrinsik inilah yang membuat sebuah cerita menjadi hidup dan
bermakna. Unsur intrinsik meliputi tema, tokoh (dan wataknya), alur, latar,
sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa.
b. Dalam pembelajaran kali ini, kita akan mempelajari dua unsur intrinsik
yang sangat penting, yaitu tokoh beserta wataknya dan alur cerita.
2. Tokoh dan Watak (Penokohan)
a. Pengertian Tokoh
Tokoh adalah pelaku atau orang-orang yang terlibat dalam suatu cerita. Tokoh
dapat berupa manusia, hewan, atau benda yang diceritakan seolah-olah bisa
berbicara dan berpikir.
b. Jenis-Jenis Tokoh
Berdasarkan perannya, tokoh dalam cerita dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
Tokoh Utama, yaitu tokoh yang paling sering muncul dan menjadi pusat
cerita. Tokoh utama memiliki ciri muncul hampir di semua bagian cerita
Tokoh Protagonis, yaitu tokoh yang memiliki sifat baik dan menjadi pihak
yang benar dalam cerita. Ciri dari tokoh protagonis adalah baik hati,
jujur, suka menolong, sabar, dan disayangi pembaca.
Tokoh Antagonis, yaitu tokoh yang memiliki sifat jahat atau berlawanan
dengan tokoh protagonis. Ciri dari tokoh protagonis adalah watak yang
serakah, jahat, licik, iri hati, dan sering menjadi penghalang tokoh
utama.
c. Watak atau Sifat Tokoh
Watak adalah sifat atau karakter yang dimiliki seorang tokoh dalam cerita.
Cara pengarang menggambarkan watak tokoh disebut penokohan. Ada dua cara
penggambaran watak tokoh:
Langsung (analitik): Pengarang langsung menyebutkan sifat tokoh. Contoh:
"Rina adalah anak yang sangat rajin dan selalu membantu ibunya."
Tidak langsung (dramatik): Watak tokoh digambarkan melalui ucapan,
perbuatan, atau pikiran tokoh tersebut. Contoh: Setiap pagi Budi selalu
datang lebih awal dan langsung menyapu kelas tanpa disuruh.
d. Contoh Watak Tokoh
Berikut beberapa contoh kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan watak
tokoh:
Watak baik: Jujur, rajin, dermawan, pemberani, sabar, rendah hati,
peduli, tanggung jawab, disiplin, sopan, baik hati, suka menolong, setia
kawan.
Watak buruk (Negatif) : Pembohong, pemalas, serakah, pengecut,
pemarah, sombong, iri hati, licik, egois, tidak bertanggung jawab,
jahat.
B. Alur Cerita
1. Pengertian Alur
Alur adalah urutan peristiwa yang terjadi dalam sebuah cerita.
Alur menunjukkan bagaimana jalan cerita berkembang dari awal hingga
akhir sehingga cerita menjadi menarik dan mudah dipahami.
2. Jenis-Jenis Alur
Alur Maju (Progresif): Cerita diceritakan dari awal ke akhir secara
berurutan. Peristiwa diceritakan dari masa lalu ke masa kini.
Alur Mundur (Regresif/Flashback): Cerita dimulai dari akhir atau
tengah, kemudian menceritakan kembali peristiwa-peristiwa sebelumnya.
Alur Campuran: Gabungan antara alur maju dan alur mundur.
3. Tahapan Alur
Setiap cerita yang baik biasanya memiliki tahapan-tahapan alur sebagai
berikut:
Pengenalan (Orientasi) yaitu, perkenalan tokoh, latar tempat, waktu,
dan suasana cerita.
Munculnya Masalah (Komplikasi), yaitu timbulnya masalah atau konflik
yang dialami tokoh.
Puncak Masalah (Klimaks) yaitu masalah mencapai titik tertinggi dan
paling tegang.
Penyelesaian Masalah (Resolusi) yaitu masalah mulai terselesaikan,
ketegangan mulai menurun.
Akhir Cerita (Ending) yaitu penyelesaian akhir cerita, bisa berakhir
bahagia atau sedih.
Baik, setelah kalian pelajari materi di atas, yuk coba berlatih melalui
latihan soal berikut ini,
Teks 1 untuk soal nomor 1 - 3
Dua Sahabat dan Pohon Mangga
Dito dan Farel adalah dua sahabat yang tinggal di desa yang sama. Suatu
hari, mereka menemukan sebatang pohon mangga liar di tepi sungai. Dito
mengusulkan agar mereka merawat pohon itu bersama-sama. "Ayo kita
siram dan rawat pohon ini setiap hari," kata Dito dengan bersemangat. Farel
setuju, tetapi hanya beberapa hari kemudian ia mulai malas dan selalu
mencari alasan untuk tidak ikut merawat. Dito tidak pernah menyerah.
Setiap pagi sebelum sekolah, ia pergi ke tepi sungai sendirian untuk
menyiram pohon itu. Saat musim panen tiba, pohon mangga itu berbuah lebat.
Farel segera datang dan ingin ikut memetik buah. "Boleh, tapi kita
bagi rata," kata Dito sambil tersenyum. Farel tertunduk malu. Ia menyadari
bahwa Dito jauh lebih rajin dan berhati mulia darinya.
1. Siapakah tokoh utama dalam cerita di atas?
a. Farel
b. Dito
c. Dito dan Farel
d. Pohon mangga
2. Bagaimana watak Farel dalam cerita tersebut?
a. Rajin dan tekun
b. Pemalas dan tidak bertanggung jawab
c. Baik hati dan dermawan
d. Pemberani dan jujur
3. Peristiwa apa yang menjadi puncak masalah (klimaks) dalam cerita di atas?
a. Dito dan Farel menemukan pohon mangga liar
b. Farel mulai malas merawat pohon mangga
c. Pohon mangga berbuah lebat dan Farel ingin ikut memetik
d. Dito mengajak Farel merawat pohon bersama
Teks Cerita 2 untuk soal nomor 4 dan 5
Kejujuran Lani
Lani adalah siswi kelas enam yang dikenal jujur oleh semua teman dan
gurunya. Pada hari ulangan matematika, teman sebangkunya, Vera, lupa belajar
dan memohon agar Lani mau memberinya contekan. "Lani, tolong aku
sekali ini saja. Aku takut dapat nilai jelek," bisik Vera dengan wajah
memelas. Lani menggeleng pelan. "Aku tidak bisa membantu seperti itu,
Vera. Itu tidak jujur. Tapi aku bisa ajari kamu setelah ulangan," katanya
dengan lembut. Vera cemberut, tetapi Lani tetap mengerjakan soalnya
sendiri. Setelah ulangan, Lani benar-benar menepati janjinya dan mengajari
Vera materi yang sulit. Vera akhirnya menyadari bahwa Lani adalah sahabat
sejati yang peduli padanya dengan cara yang benar.
4. Sifat apa yang paling menonjol dari tokoh Lani dalam cerita di atas?
a. Sombong dan egois
b. Penakut dan pemalu
c. Jujur dan peduli
d. Pemalas dan cuek
5. Bagaimana penggambaran watak Lani dalam cerita tersebut?
a. Langsung disebutkan oleh pengarang di awal cerita
b. Melalui ucapan dan perbuatan tokoh Lani
c. Melalui pendapat tokoh Vera
d. Melalui deskripsi penampilan fisik Lani
Teks Cerita 3 untuk soal nomor 6 dan 7
Burung Gagak yang Sombong
Di sebuah hutan lebat, hiduplah seekor burung Gagak yang merasa dirinya
paling pandai di antara semua hewan. Ia selalu memamerkan kemampuannya
menirukan suara hewan lain dan tidak pernah mau mendengarkan saran dari
siapapun. Suatu hari, musim kemarau panjang melanda hutan. Semua hewan
bekerja sama mencari sumber air. Namun Gagak menolak bergabung. "Untuk apa
kalian repot-repot? Aku sendiri sudah tahu di mana airnya!"
sombongnya. Gagak terbang sendirian, tetapi ia tersesat di hutan yang
luas. Ia tidak menemukan sumber air dan kelelahan. Untungnya, sekumpulan
merpati yang bersatu padu berhasil menemukan sumber air dan berbaik hati
berbagi dengan Gagak yang hampir pingsan. "Terima kasih," ucap Gagak
dengan suara lemah. Sejak hari itu, ia belajar bahwa kebersamaan jauh lebih
berharga daripada kesombongan.
6. Watak Gagak pada awal cerita adalah ....
a. Pemberani dan mandiri
b. Sombong dan tidak mau bekerja sama
c. Rajin dan suka menolong
d. Pemalu dan pendiam
7. Alur cerita "Burung Gagak yang Sombong" termasuk jenis alur ....
a. Alur mundur, karena dimulai dari akhir cerita
b. Alur maju, karena peristiwa diceritakan berurutan dari awal hingga akhir
c. Alur campuran, karena ada bagian flashback
d. Alur tidak jelas
Teks Cerita 4 untuk soal nomor 8 - 10
Pak Rudi dan Toko Sayurnya
Pak Rudi adalah seorang pedagang sayur yang dikenal oleh seluruh warga pasar
karena keramahannya. Setiap pagi ia datang lebih awal dan selalu menyapa
pembeli dengan senyum hangat. Timbangannya tidak pernah dikurangi meski satu
gram pun. Berbeda dengan Pak Karto, pedagang sayur di sebelahnya, yang
sering mengurangi timbangan demi mendapat untung lebih banyak. Lambat laun,
para pembeli menyadari kecurangan Pak Karto dan beralih berbelanja ke toko
Pak Rudi. Pak Karto menjadi iri dan mencoba memfitnah Pak Rudi di
depan warga pasar. Namun karena kepercayaan warga sudah kuat, fitnah itu
tidak dipercaya. Pak Rudi hanya tersenyum dan berkata, "Biarkan saja,
kejujuran akan berbicara sendiri." Akhirnya, Pak Karto malu sendiri
dan meminta maaf kepada Pak Rudi. Pak Rudi memaafkannya dengan lapang dada.
8. Sifat Pak Rudi yang paling menonjol dalam cerita di atas adalah ....
a. Pemarah dan dendam
b. Jujur, ramah, dan pemaaf
c. Sombong dan egois
d. Penakut dan mudah menyerah
9. Tokoh antagonis dalam cerita di atas adalah ....
a. Pak Rudi
b. Warga pasar
c. Pak Karto
d. Pembeli sayur
10. Tahapan alur yang menggambarkan Pak Karto memfitnah Pak Rudi disebut
tahap ....
a. Pengenalan (orientasi)
b. Puncak masalah (klimaks)
c. Penyelesaian (resolusi)
d. Perkenalan tokoh
Teks Cerita 5 untuk soal nomor 11 dan 12
Surat untuk Ibu
Namanya Arya, anak kelas enam yang hidup bersama ibunya yang bekerja sebagai
buruh cuci. Setiap hari Arya melihat ibunya pulang dengan tangan yang
kelelahan, namun tidak pernah mengeluh. Menjelang hari ibu,
teman-teman Arya berencana membeli kado mahal untuk ibu mereka. Arya hanya
diam karena ia tidak punya cukup uang. Malam itu, ia duduk di meja
belajarnya dan menulis sebuah surat panjang untuk ibunya, berisi semua rasa
cinta dan terima kasihnya. Keesokan harinya, Arya memberikan surat itu
kepada ibunya. Sang ibu membacanya dengan mata berkaca-kaca. "Ini hadiah
terbaik yang Ibu pernah terima," kata ibunya sambil memeluk Arya
erat-erat. Arya tersenyum bahagia. Ia tahu bahwa ketulusan hati jauh
lebih berharga dari kado seapapun.
11. Bagaimana watak tokoh Arya dalam cerita di atas?
a. Manja dan boros
b. Penyayang, tulus, dan kreatif
c. Pemalu dan tidak percaya diri
d. Iri hati terhadap teman-temannya
12. Peristiwa manakah yang merupakan tahap pengenalan (orientasi) dalam
cerita di atas?
a. Arya memberikan surat kepada ibunya
b. Arya menulis surat panjang di meja belajarnya
c. Arya adalah anak kelas enam yang hidup bersama ibu yang bekerja sebagai
buruh cuci
d. Ibu Arya membaca surat sambil menangis
Teks Cerita 6 untuk soal nomor 13 - 15
Bimo dan Buku Perpustakaan
Bimo adalah anak yang sangat gemar membaca. Suatu hari, ia meminjam buku
ensiklopedia dari perpustakaan sekolah. Nahasnya, saat pulang sekolah hujan
deras dan buku itu basah kuyup meski sudah ia peluk erat-erat. Bimo
sangat sedih dan takut. Ia memikirkan cara mengatasi masalah ini. Temannya,
Wira, menyarankan agar Bimo diam saja dan berpura-pura buku itu rusak
sendiri. Namun Bimo menolak. Keesokan harinya, Bimo menemui Ibu
perpustakaan dan bercerita jujur tentang kejadian itu. "Saya minta maaf, Bu.
Saya siap mengganti buku ini," ucapnya dengan berani meski suaranya sedikit
gemetar. Ibu perpustakaan tersenyum dan sangat menghargai kejujuran
Bimo. Akhirnya ia hanya meminta Bimo membantu merapikan perpustakaan selama
dua minggu sebagai gantinya. Bimo lega dan senang.
13. Watak tokoh Wira dalam cerita di atas adalah ....
a. Jujur dan pemberani
b. Suka memberi saran yang tidak baik (kurang bertanggung jawab)
c. Rajin dan peduli lingkungan
d. Baik hati dan suka menolong
14. Peristiwa yang menjadi awal munculnya masalah dalam cerita di atas
adalah ....
a. Bimo meminjam buku ensiklopedia
b. Buku Bimo basah kuyup karena hujan deras
c. Ibu perpustakaan memaafkan Bimo
d. Bimo membantu merapikan perpustakaan
15. Kesimpulan tentang alur cerita "Bimo dan Buku Perpustakaan" yang paling
tepat adalah ....
a. Cerita menggunakan alur mundur karena dimulai dari masalah
b. Cerita menggunakan alur maju karena peristiwa diceritakan dari awal
hingga penyelesaian secara berurutan
c. Cerita menggunakan alur campuran karena ada bagian flashback tentang masa
lalu Bimo
d. Cerita tidak memiliki alur yang jelas
Nah, itulah ringkasan materi lengkap beserta soal latihan tokoh cerita dan sifatnya untuk kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka. Bagaimana, cukup mudah dipahami bukan? Dengan sering berlatih membaca teks cerita dan menganalisis watak tokohnya, kemampuan literasimu pasti akan semakin terasah.
Jika artikel ini bermanfaat, jangan ragu untuk membagikannya ke teman-teman sekelas atau grup belajar kamu, ya! Punya pertanyaan atau diskusi seputar materi ini? Tuliskan langsung di kolom komentar di bawah. Selamat belajar dan sampai jumpa di materi seru AhzaaNet berikutnya!
Terima kasih sudah berkunjung dan belajar bersama kami. Silahkan tinggalkan komentar dengan nama dan url lengkap. Penyisipan link dalam kolom komentar tidak diperkenankan yaa... Sekali lagi, terima kasih... EmoticonEmoticon
Terima kasih sudah berkunjung dan belajar bersama kami. Silahkan tinggalkan komentar dengan nama dan url lengkap. Penyisipan link dalam kolom komentar tidak diperkenankan yaa...
Sekali lagi, terima kasih...
EmoticonEmoticon