Halo, Sahabat AhzaaNet!
Senang sekali bisa kembali menyapa kamu di ruang belajar digital kita ini.
Setelah pada artikel sebelumnya kita sudah mengupas tuntas tentang
fenomena perubahan iklim, kali ini kita akan melangkah lebih jauh ke
bagian yang paling krusial:
Apa yang bisa kita lakukan untuk menghadapinya?
Latihan Soal IPA Kelas 10 SMA Upaya Mitigasi Bencana
Di dalam kurikulum terbaru, tepatnya pada materi
IPA Kelas 10 SMA/MA Semester 2 Kurikulum Merdeka, kita diajak untuk memahami dua konsep penting, yaitu
Mitigasi dan
Adaptasi. Banyak
yang sering tertukar, lho! Padahal, memahami perbedaan antara aksi
"mencegah" dan "menyesuaikan diri" adalah kunci utama agar kita bisa
berkontribusi menjaga bumi.
Untuk membantu kamu mengasah pemahaman dan mempersiapkan diri menghadapi
ujian sekolah, kami telah menyiapkan
10 Latihan Soal Upaya Mitigasi dan Adaptasi terhadap Perubahan Iklim. Soal-soal ini dirancang khusus sesuai dengan materi kelas 10 edisi
revisi, lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan yang mudah
dimengerti.
Yuk, langsung saja kita uji sejauh mana kesiapanmu, Sahabat AhzaaNet!
Latihan Soal Upaya Mitigasi dan Adaptasi terhadap Perubahan Iklim: Materi
IPA Kelas 10 SMA/ MA Semester 2
1. Peningkatan suhu global menyebabkan mencairnya es di kutub yang berdampak
pada kenaikan permukaan air laut secara signifikan. Hal ini mengancam
pemukiman penduduk di pesisir pantai.
Berikut ini tindakan yang dapat dikategorikan sebagai upaya adaptasi
terhadap kenaikan permukaan air laut adalah ....
A. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi untuk menurunkan emisi.
B. Membangun tanggul laut dan dinding penahan ombak di sepanjang pantai.
C. Melakukan kampanye hemat listrik di lingkungan sekolah.
D. Mengganti penggunaan bahan bakar fosil dengan energi matahari.
E. Melaksanakan program penanaman sejuta pohon di hutan lindung.
2. Sektor rumah tangga memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap emisi
gas rumah kaca melalui konsumsi energi listrik yang bersumber dari
pembangkit listrik berbahan bakar fosil.
Upaya mitigasi yang paling efektif untuk mengurangi emisi karbon dalam skala
rumah tangga adalah...
A. Membuka jendela lebar-lebar sepanjang malam agar udara segar.
B. Menggunakan lampu LED dan mematikan peralatan elektronik saat tidak
digunakan.
C. Menggunakan mesin cuci setiap hari meskipun pakaian yang dicuci sedikit.
D. Meningkatkan suhu pendingin ruangan (AC) hingga suhu terendah 16 derajat
Celcius.
E. Membakar sampah rumah tangga di halaman agar tidak menumpuk di TPA.
3. Perubahan iklim menyebabkan pola curah hujan menjadi tidak menentu. Hal
ini mengakibatkan petani sering mengalami gagal panen karena kekeringan yang
berkepanjangan atau banjir yang tiba-tiba.
Strategi adaptasi yang paling tepat dilakukan oleh petani untuk menghadapi
tantangan tersebut adalah...
A. Meningkatkan dosis penggunaan pupuk kimia agar tanaman lebih kuat.
B. Menggunakan bibit tanaman yang memiliki ketahanan tinggi terhadap
kekeringan.
C. Menjual lahan pertanian untuk dijadikan kawasan industri.
D. Membakar sisa jerami setelah panen untuk membersihkan lahan.
E. Menambah luas lahan pertanian dengan membuka hutan baru.
4. Hutan sering disebut sebagai paru-paru dunia karena kemampuannya dalam
menyerap gas-gas tertentu dari atmosfer yang berperan dalam pemanasan
global.
Kegiatan reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul dianggap sebagai
langkah mitigasi perubahan iklim. Hal ini dikarenakan ....
A. Karena pohon dapat menghalangi sinar matahari jatuh langsung ke tanah.
B. Karena akar pohon dapat menyerap air laut yang pasang.
C. Karena pohon menyerap karbon dioksida (CO2) dalam proses fotosintesis.
D. Karena pohon menghasilkan nitrogen yang mendinginkan suhu udara.
E. Karena pohon mempercepat penguapan air di permukaan bumi.
5. Sampah organik yang menumpuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan
mengalami dekomposisi tanpa oksigen (anaerob) akan menghasilkan gas metana
(CH4) yang potensi pemanasannya 25 kali lebih kuat dari CO2.
Tindakan mitigasi yang benar dalam pengelolaan sampah rumah tangga untuk
mengurangi emisi gas rumah kaca adalah...
A. Mengumpulkan semua sampah dalam kantong plastik hitam yang tertutup
rapat.
B. Mengolah sampah organik menjadi kompos atau pupuk organik.
C. Membuang sampah ke sungai agar terbawa aliran air menuju laut.
D. Membakar sampah plastik di area terbuka secara rutin.
E. Mencampur sampah organik dan anorganik dalam satu wadah besar.
6. Dalam menghadapi perubahan iklim, terdapat dua istilah utama yang sering
digunakan, yaitu mitigasi dan adaptasi. Mitigasi berfokus pada pencegahan
atau pengurangan penyebab perubahan iklim, sedangkan adaptasi berfokus pada
penyesuaian diri terhadap dampak yang sudah terjadi.
Di bawah ini tindakan yang termasuk ke dalam upaya mitigasi perubahan iklim
adalah ....
A. Membangun tanggul raksasa di sepanjang garis pantai untuk mencegah banjir
rob.
B. Melakukan penanaman kembali (reboisasi) pada lahan hutan yang gundul.
C. Mengembangkan varietas padi yang tahan terhadap cuaca ekstrem dan
kekeringan.
D. Memindahkan pemukiman penduduk dari daerah rawan longsor ke daerah yang
lebih aman.
E. Menyediakan asuransi gagal panen bagi para petani akibat perubahan cuaca.
7. Sektor energi menyumbang emisi gas rumah kaca terbesar melalui pembakaran
bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak bumi untuk pembangkit listrik
dan transportasi.
Alasan bahwa transisi dari penggunaan pembangkit listrik tenaga uap (batu
bara) ke panel surya dianggap sebagai langkah mitigasi yang efektif adalah
....
A. Karena panel surya tidak membutuhkan lahan yang luas seperti PLTU.
B. Karena panel surya dapat menghasilkan energi listrik meskipun di malam
hari.
C. Karena penggunaan panel surya mengurangi pelepasan gas karbon dioksida
(CO2) ke atmosfer.
D. Karena panel surya mampu menyerap panas matahari sehingga suhu bumi
menurun.
E. Karena biaya pembuatan panel surya jauh lebih murah dibandingkan
operasional PLTU.
8. Perubahan iklim menyebabkan pola hujan menjadi tidak menentu. Di beberapa
wilayah Indonesia, musim kemarau menjadi lebih panjang dan suhu udara
meningkat, yang seringkali menyebabkan gagal panen bagi petani padi
konvensional.
Langkah adaptasi yang paling tepat dilakukan oleh petani untuk menghadapi
kondisi tersebut adalah...
A. Meningkatkan penggunaan pupuk kimia agar tanaman tumbuh lebih cepat.
B. Membakar sisa jerami hasil panen untuk menambah unsur hara tanah.
C. Beralih menanam varietas tanaman yang lebih toleran terhadap kekeringan.
D. Menambah jumlah pompa air listrik untuk menyedot air tanah secara
besar-besaran.
E. Memperluas lahan pertanian dengan membuka hutan di sekitar desa.
9. Hutan mangrove memiliki kemampuan unik dalam menyerap dan menyimpan
karbon dalam jumlah besar di dalam tanahnya (blue carbon). Selain itu, akar
mangrove yang kuat mampu memecah gelombang laut yang masuk ke daratan.
Restorasi hutan mangrove dikatakan sebagai upaya ganda dalam menghadapi
perubahan iklim karena...
A. Meningkatkan pendapatan nelayan dan memperindah kawasan pesisir.
B. Berfungsi sebagai mitigasi (menyerap CO2) dan adaptasi (melindungi
pesisir dari abrasi).
C. Menurunkan suhu air laut dan mencegah terjadinya fenomena El Nino.
D. Mengurangi intensitas sinar ultraviolet dan mencegah terjadinya tsunami.
E. Menghasilkan oksigen bagi penduduk kota dan mencegah penguapan air tanah.
10. Sampah organik yang menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan
mengalami pembusukan secara anaerob (tanpa oksigen) akan menghasilkan gas
metana (CH4). Gas metana memiliki potensi pemanasan global 25 kali lebih
kuat dibandingkan CO2.
Tindakan mengolah sampah organik menjadi kompos di rumah dapat membantu
mitigasi perubahan iklim. Pernyataan yang tepat adalah ....
A. Kompos dapat memantulkan kembali sinar matahari ke luar angkasa.
B. Pengomposan secara aerob mencegah terbentuknya gas metana di TPA.
C. Kompos dapat menggantikan peran ozon dalam menyaring sinar UV.
D. Mengolah kompos dapat menurunkan kelembapan udara di lingkungan sekitar.
E. Kompos yang dihasilkan dapat mematikan bakteri penyebab pemanasan global.
1. Jawaban: B. Membangun tanggul laut dan dinding penahan ombak di
sepanjang pantai.
Adaptasi adalah upaya menyesuaikan diri dengan dampak yang sudah atau
akan terjadi. Membangun tanggul adalah bentuk penyesuaian terhadap
kenaikan air laut agar tidak membanjiri pemukiman. Pilihan A, C, D, dan
E adalah upaya mitigasi (pencegahan).
2. Jawaban: B. Menggunakan lampu LED dan mematikan peralatan elektronik
saat tidak digunakan.
Lampu LED jauh lebih efisien energi dibanding lampu pijar. Mematikan
alat elektronik mengurangi konsumsi listrik secara keseluruhan, sehingga
mengurangi beban pembangkit listrik fosil dan menurunkan emisi gas rumah
kaca.
3. Jawaban: B. Menggunakan bibit tanaman yang memiliki ketahanan tinggi
terhadap kekeringan.
Menggunakan varietas tanaman yang tahan kekeringan atau tahan banjir
merupakan bentuk adaptasi teknologi di bidang pertanian untuk
menyesuaikan diri dengan kondisi iklim yang berubah.
4. Jawaban: C. Karena pohon menyerap karbon dioksida (CO2) dalam proses
fotosintesis.
Mitigasi bertujuan mengurangi penyebab pemanasan global. CO2 adalah gas
rumah kaca utama. Melalui fotosintesis, pohon menyerap CO2 dan
menyimpannya dalam bentuk biomassa, sehingga mengurangi konsentrasi gas
tersebut di atmosfer.
5. Jawaban: B. Mengolah sampah organik menjadi kompos atau pupuk
organik.
Pengomposan adalah proses dekomposisi aerobik (dengan oksigen) yang
menghasilkan emisi gas metana jauh lebih sedikit dibandingkan jika
sampah organik membusuk di dasar tumpukan sampah TPA secara anaerobik.
6. Jawaban: B. Melakukan penanaman kembali (reboisasi) pada lahan hutan
yang gundul.
Reboisasi adalah upaya mitigasi karena pohon berfungsi menyerap CO2 (gas
rumah kaca) dari atmosfer, sehingga secara langsung menangani penyebab
pemanasan global. Pilihan A, C, D, dan E merupakan upaya adaptasi
(penyesuaian terhadap dampak).
7. Jawaban: C. Karena penggunaan panel surya mengurangi pelepasan gas
karbon dioksida (CO2) ke atmosfer.
Mitigasi bertujuan mengurangi emisi gas rumah kaca. Panel surya adalah
energi bersih yang tidak menghasilkan CO2 saat beroperasi, berbeda
dengan PLTU yang melepaskan emisi karbon dalam jumlah besar.
8. Jawaban: C. Beralih menanam varietas tanaman yang lebih toleran
terhadap kekeringan.
Menanam varietas tahan kekeringan adalah strategi adaptasi untuk
menyesuaikan kegiatan pertanian dengan kondisi iklim yang berubah
(kemarau panjang) agar ketahanan pangan tetap terjaga.
9. Jawaban: B. Berfungsi sebagai mitigasi (menyerap CO2) dan adaptasi
(melindungi pesisir dari abrasi).
Mangrove berperan dalam mitigasi karena menyerap emisi karbon (CO2) dan
berperan dalam adaptasi karena melindungi wilayah pesisir dari dampak
kenaikan permukaan air laut dan abrasi.
10. Jawaban: B. Pengomposan secara aerob mencegah terbentuknya gas
metana di TPA.
Dengan mengolah sampah organik menjadi kompos (proses aerob), kita
mencegah sampah tersebut berakhir di TPA yang cenderung anaerob. Hal ini
mengurangi produksi gas metana, salah satu gas rumah kaca yang sangat
kuat.
Itulah tadi 10 latihan soal mengenai upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim untuk jenjang SMA/MA Kelas 10. Bagaimana hasilnya, Sahabat AhzaaNet? Apakah kamu sudah bisa membedakan mana yang termasuk langkah pencegahan emisi karbon dan mana yang merupakan strategi bertahan hidup di tengah perubahan lingkungan?
Ingat, menguasai materi ini bukan hanya demi nilai raport yang bagus, tapi juga sebagai bekal kita menjadi generasi yang lebih peduli pada keberlanjutan bumi. Langkah kecil yang kamu pelajari hari ini, jika diterapkan, akan membawa dampak besar di masa depan.
Jangan lupa untuk membagikan artikel latihan soal ini kepada teman-teman yang lain agar kita bisa belajar dan berdiskusi bersama. Jika ada soal atau pembahasan yang menurutmu perlu didiskusikan lebih lanjut, jangan ragu untuk tulis di kolom komentar, ya! Sampai jumpa di artikel edukasi lainnya hanya di AhzaaNet, tempat belajar seru dan menyenangkan. Keep studying and stay green!
Halo Sahabat AhzaaNet, Apakah kamu sadar kalau akhir-akhir ini cuaca makin
sulit diprediksi? Kadang siang hari terasa panas menyengat, tapi tiba-tiba
sorenya langsung turun hujan lebat. Nah, fenomena ini erat kaitannya dengan
materi yang akan kita bahas kali ini, yaitu perubahan iklim.
Latihan Soal Perubahan Iklim
Bagi kamu yang duduk di kelas 10 SMA/MA, materi ini merupakan bagian penting
dalam mata pelajaran IPA Kelas 10 Semester 2 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi.
Untuk membantu kamu memahami pengertian, gejala, dampak, hingga penyebabnya,
belajar lewat teori saja tentu tidak cukup. Kamu butuh latihan agar makin
siap menghadapi ujian atau asesmen di sekolah.
Di bawah ini, kami sudah merangkum 25 Latihan Soal Perubahan Iklim Kelas 10
lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasannya. Yuk, siapkan catatanmu dan
mari kita uji pemahamanmu sekarang!
Latihan Soal Perubahan Iklim; Pengertian, Gejala, Dampak dan Penyebabnya:
Materi IPA Kelas 10 SMA/ MA Semester 2 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi
1. Atmosfer bumi mengandung berbagai gas seperti nitrogen, oksigen, dan
gas-gas rumah kaca. Tanpa gas rumah kaca, suhu bumi akan menjadi sangat
dingin. Namun, peningkatan konsentrasi gas-gas ini menyebabkan panas matahari
terperangkap lebih banyak di atmosfer.
Fenomena peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi secara
menyeluruh akibat terperangkapnya radiasi matahari disebut dengan...
A. Efek Doppler
B. Pemanasan Global
C. Perubahan Cuaca Harian
D. Penipisan Lapisan Ozon
E. Radiasi Ultraviolet
2. Sejak revolusi industri, penggunaan energi fosil meningkat tajam untuk
menggerakkan mesin-mesin pabrik dan kendaraan bermotor. Hal ini berbanding
lurus dengan konsentrasi gas CO2 di atmosfer.
Aktivitas manusia yang menjadi penyumbang terbesar emisi gas karbon dioksida
(CO2) ke atmosfer adalah...
A. Penggunaan pupuk kimia di lahan pertanian
B. Pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak bumi
C. Pembuangan sampah organik ke tempat pembuangan akhir
D. Budidaya tanaman hias di dalam rumah kaca
E. Penggunaan pendingin ruangan yang mengandung CFC
3. Data satelit menunjukkan bahwa luas es di Samudra Arktik terus berkurang
setiap dekade. Mencairnya gletser dan es di kutub menambah volume air di
penampungan air terbesar di bumi.
Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan dampak langsung dari mencairnya
es di kutub bagi penduduk yang tinggal di wilayah pesisir?
A. Menurunnya kadar garam (salinitas) air laut secara global
B. Meningkatnya intensitas badai tropis di tengah laut
C. Kenaikan permukaan air laut yang menyebabkan abrasi dan banjir rob
D. Bertambahnya keanekaragaman hayati di ekosistem terumbu karang
E. Penurunan suhu air laut yang ekstrem di wilayah ekuator
4. Seorang petani mengeluh karena jadwal tanam padi yang biasanya dilakukan di
bulan Oktober kini menjadi sulit diprediksi. Terkadang hujan turun sangat
lebat di musim kemarau, dan kekeringan panjang terjadi di musim hujan.
Gejala perubahan iklim yang paling tepat digambarkan oleh peristiwa di atas
adalah...
A. Peningkatan suhu udara di siang hari
B. Perubahan pola curah hujan dan pergeseran musim
C. Terjadinya fenomena gerhana matahari yang lebih sering
D. Peningkatan tekanan udara di wilayah pegunungan
E. Menipisnya konsentrasi gas oksigen di atmosfer
5. Gas metana (CH4) merupakan gas rumah kaca yang memiliki kemampuan
memerangkap panas jauh lebih kuat dibandingkan karbon dioksida dalam jangka
waktu pendek. Gas ini dihasilkan dari proses dekomposisi anaerobik.
Sektor pertanian dan peternakan berkontribusi pada perubahan iklim melalui
pelepasan gas metana yang berasal dari...
A. Penggunaan alat mesin pertanian bermesin diesel
B. Proses fotosintesis pada tanaman padi yang kekurangan air
C. Sendawa dan kotoran hewan ternak serta lahan sawah yang tergenang
D. Penguapan air laut akibat suhu udara yang meningkat
E. Pemangkasan ranting pohon secara berkala
6. Atmosfer Bumi mengandung berbagai gas seperti nitrogen, oksigen, dan gas
rumah kaca (GRK). Keberadaan GRK secara alami sebenarnya dibutuhkan untuk
menjaga suhu Bumi agar tetap hangat.
Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan mekanisme efek rumah
kaca yang memicu pemanasan global?
A. Gas rumah kaca menyerap seluruh sinar ultraviolet dari matahari sebelum
mencapai permukaan Bumi.
B. Gas rumah kaca memerangkap radiasi panas inframerah yang dipantulkan
permukaan Bumi sehingga tidak kembali ke luar angkasa.
C. Gas rumah kaca bereaksi dengan oksigen sehingga suhu atmosfer meningkat
secara kimiawi.
D. Penipisan lapisan ozon menyebabkan gas rumah kaca lebih mudah masuk ke
dalam lapisan troposfer.
E. Gas rumah kaca memantulkan kembali cahaya matahari sebelum sempat masuk ke
atmosfer Bumi.
7. Data satelit menunjukkan bahwa luas es di wilayah Arktik dan Antartika
terus mengalami penyusutan secara signifikan setiap tahunnya akibat
peningkatan suhu global.
Fenomena mencairnya es abadi di kutub dan gletser di pegunungan tinggi secara
langsung mengakibatkan...
A. Penurunan salinitas (kadar garam) air laut di seluruh samudera secara
drastis.
B. Peningkatan intensitas cahaya matahari yang diserap oleh daratan kutub.
C. Kenaikan permukaan air laut yang mengancam wilayah pesisir dan pulau-pulau
kecil.
D. Berkurangnya penguapan air laut karena suhu air menjadi lebih dingin.
E. Perubahan arah rotasi Bumi akibat pergeseran massa air dari kutub ke
khatulistiwa.
8. Perubahan iklim menyebabkan terjadinya anomali cuaca, seperti El Nino dan
La Nina yang lebih sering terjadi dan sulit diprediksi oleh para petani.
Dampak nyata dari ketidakteraturan pola curah hujan akibat perubahan iklim
terhadap sektor pertanian adalah...
A. Tanah menjadi lebih subur karena sering terendam banjir.
B. Masa panen menjadi lebih singkat sehingga produksi pangan meningkat.
C. Berkurangnya populasi hama karena perubahan suhu yang ekstrem.
D. Ketidakpastian jadwal tanam dan meningkatnya risiko gagal panen.
E. Menurunnya biaya produksi karena petani tidak perlu menyiram tanaman.
9. Seringkali masyarakat keliru mengartikan antara cuaca ekstrem harian dengan
perubahan iklim global.
Perubahan iklim dapat dibedakan dari perubahan cuaca karena perubahan iklim
merujuk pada...
A. Variasi suhu dan kelembapan yang terjadi dari jam ke jam di suatu lokasi.
B. Kondisi atmosfer pada wilayah yang sangat sempit seperti satu kecamatan.
C. Pergeseran jangka panjang pada parameter suhu, curah hujan, dan angin dalam
skala waktu puluhan tahun.
D. Perubahan cuaca yang hanya terjadi saat pergantian musim kemarau ke hujan.
E. Fenomena mendung dan hujan yang terjadi secara tiba-tiba di siang hari.
10. Hutan sering disebut sebagai paru-paru dunia karena kemampuannya dalam
menyerap gas-gas tertentu dari atmosfer melalui proses fotosintesis.
Mengapa aktivitas penebangan hutan (deforestasi) secara besar-besaran menjadi
salah satu faktor utama penyebab perubahan iklim?
A. Karena pohon yang ditebang melepaskan gas oksigen yang merusak ozon.
B. Karena hilangnya vegetasi mengurangi kemampuan Bumi untuk menyerap karbon
dioksida (CO2).
C. Karena tanah hutan yang gundul akan memantulkan seluruh panas matahari
kembali ke luar angkasa.
D. Karena ketiadaan pohon menyebabkan intensitas hujan meningkat secara
global.
E. Karena akar pohon yang membusuk akan menghasilkan gas nitrogen dalam jumlah
besar.
11. Data pengamatan menunjukkan bahwa suhu rata-rata permukaan bumi telah
meningkat secara signifikan selama satu abad terakhir. Fenomena ini ditandai
dengan mencairnya gletser dan perubahan pola cuaca yang tidak menentu.
Fenomena peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi secara
menyeluruh dan berkelanjutan disebut dengan...
A. Efek rumah kaca
B. Pemanasan global
C. Perubahan cuaca ekstrem
D. El Nino
E. Penipisan lapisan ozon
12. Aktivitas industri dan penggunaan kendaraan bermotor yang menggunakan
bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batubara melepaskan berbagai jenis
gas ke atmosfer.
Gas rumah kaca yang paling banyak dihasilkan dari aktivitas manusia dan
menjadi kontributor utama pada pemanasan global adalah...
A. Metana (CH4)
B. Nitrogen Oksida (N2O)
C. Karbon Dioksida (CO2)
D. Klorofluorokarbon (CFC)
E. Sulfur Dioksida (SO2)
13. Kenaikan suhu global menyebabkan bongkahan es di kutub utara dan selatan
mencair lebih cepat dari biasanya. Hal ini menambah volume air di samudra
secara signifikan.
Dampak langsung yang paling mengancam penduduk di wilayah pesisir akibat
mencairnya es kutub adalah...
A. Penurunan salinitas air laut yang merusak terumbu karang
B. Perubahan arah arus laut untuk pelayaran
C. Kenaikan permukaan air laut yang menyebabkan banjir rob dan hilangnya
daratan
D. Meningkatnya populasi ikan di daerah tropis
E. Berkurangnya penguapan air laut
14. Efek rumah kaca sering dianggap negatif, padahal secara alami proses ini
diperlukan untuk menjaga bumi tetap hangat. Namun, konsentrasi gas yang
berlebihan membuatnya menjadi berbahaya.
Pernyataan manakah yang paling tepat menjelaskan mekanisme terjadinya efek
rumah kaca?
A. Gas rumah kaca memantulkan seluruh radiasi matahari sebelum masuk ke bumi.
B. Gas rumah kaca menyerap radiasi inframerah yang dipantulkan permukaan bumi
dan memancarkannya kembali ke segala arah.
C. Lapisan ozon yang bocor menyebabkan panas matahari langsung terperangkap di
kerak bumi.
D. Gas rumah kaca menghalangi cahaya matahari untuk sampai ke permukaan bumi.
E. Panas dari inti bumi tidak dapat keluar karena tertutup polusi udara.
15. Hutan sering disebut sebagai paru-paru dunia. Namun, laju deforestasi atau
penebangan hutan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, terus
meningkat untuk kepentingan lahan sawit dan pemukiman.
Mengapa penebangan hutan secara besar-besaran dapat mempercepat terjadinya
perubahan iklim?
A. Karena pohon yang ditebang melepaskan gas oksigen yang memicu panas
matahari.
B. Karena berkurangnya populasi hewan hutan yang menjaga suhu lingkungan.
C. Karena berkurangnya kemampuan alam untuk menyerap gas karbon dioksida (CO2)
dari atmosfer.
D. Karena tanah hutan yang terbuka akan menyerap lebih banyak air hujan.
E. Karena akar pohon tidak lagi dapat menyerap panas dari dalam tanah.
16. Atmosfer bumi memiliki kemampuan alami untuk menjaga suhu permukaan tetap
hangat melalui mekanisme yang disebut efek rumah kaca. Tanpa adanya mekanisme
ini, suhu bumi akan menjadi sangat dingin bagi kehidupan.
Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan mekanisme terjadinya
efek rumah kaca yang memicu pemanasan global?
A. Gas rumah kaca menyerap radiasi panas matahari yang masuk ke bumi secara
langsung.
B. Gas rumah kaca memerangkap radiasi panas inframerah yang dipantulkan
kembali dari permukaan bumi ke atmosfer.
C. Penipisan lapisan ozon menyebabkan sinar ultraviolet matahari masuk tanpa
hambatan ke permukaan bumi.
D. Gas rumah kaca memantulkan kembali cahaya matahari sebelum mencapai
permukaan bumi.
E. Terjadinya reaksi kimia antara gas polutan di udara yang menghasilkan
energi panas tambahan.
17. Aktivitas manusia modern sangat bergantung pada penggunaan energi dan
sumber daya alam yang masif, yang secara tidak langsung melepaskan berbagai
jenis gas ke atmosfer.
Aktivitas manusia berikut ini yang memberikan kontribusi terbesar terhadap
peningkatan konsentrasi gas Karbondioksida (CO2) di atmosfer adalah...
A. Penggunaan pupuk nitrogen pada lahan pertanian secara berlebihan.
B. Penggunaan pendingin ruangan (AC) yang mengandung CFC.
C. Pembakaran bahan bakar fosil pada sektor transportasi dan industri.
D. Pengolahan limbah organik rumah tangga di tempat pembuangan akhir.
E. Budidaya ternak ruminansia seperti sapi dalam skala besar.
18. Data satelit menunjukkan bahwa laju pencairan lapisan es di Greenland dan
Antartika terus meningkat setiap tahunnya akibat kenaikan suhu global.
Dampak langsung yang paling mengancam wilayah kepulauan seperti Indonesia
akibat fenomena pencairan es kutub tersebut adalah...
A. Penurunan salinitas air laut yang meningkatkan jumlah populasi ikan air
tawar.
B. Peningkatan intensitas gempa bumi di wilayah pesisir.
C. Kenaikan permukaan air laut yang dapat menenggelamkan daratan rendah di
pesisir.
D. Berkurangnya penguapan air laut sehingga curah hujan di daratan menurun.
E. Munculnya pulau-pulau baru di tengah samudera akibat tumpukan es.
19. Perubahan iklim tidak hanya memengaruhi suhu udara, tetapi juga suhu air
laut. Fenomena pemutihan karang (coral bleaching) kini semakin sering
ditemukan di berbagai perairan dunia.
Mengapa pemanasan global dapat menyebabkan terjadinya fenomena pemutihan
karang tersebut?
A. Karang kehilangan pigmen karena terlalu banyak menyerap sinar UV matahari.
B. Kenaikan suhu air laut menyebabkan karang stres dan mengeluarkan alga
simbiotik (zooxanthellae) dari tubuhnya.
C. Air laut yang menghangat membuat karang lebih mudah hancur diterjang ombak.
D. Peningkatan kadar garam di laut menghambat pertumbuhan kerangka kapur
karang.
E. Karang kekurangan oksigen karena air laut yang hangat tidak mampu mengikat
gas.
20. Untuk menekan laju perubahan iklim, diperlukan upaya mitigasi guna
mengurangi konsentrasi gas rumah kaca, terutama CO2, di atmosfer secara
berkelanjutan.
Langkah mitigasi yang paling efektif untuk menyerap kembali gas CO2 yang
sudah terlanjur berada di atmosfer adalah...
A. Mengganti penggunaan kantong plastik dengan kantong kertas.
B. Membangun gedung-gedung bertingkat dengan konsep 'green building'.
C. Melakukan penghijauan (reboisasi) dan perluasan kawasan hutan.
D. Memasang filter udara pada setiap cerobong asap pabrik.
E. Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum.
21. Aktivitas industri dan penggunaan kendaraan bermotor yang menggunakan
bahan bakar fosil secara terus-menerus meningkatkan konsentrasi gas di
atmosfer yang memerangkap panas matahari.
Gas yang paling dominan dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil dan
menjadi kontributor utama pemanasan global adalah...
A. Oksigen (O2)
B. Karbon dioksida (CO2)
C. Nitrogen (N2)
D. Helium (He)
E. Argon (Ar)
22. Peningkatan suhu rata-rata global menyebabkan lapisan es di kutub utara
dan selatan serta gletser di pegunungan tinggi mulai mencair dengan kecepatan
yang mengkhawatirkan.
Fenomena mencairnya es di kutub secara langsung akan mengakibatkan...
A. Penurunan permukaan air laut secara drastis
B. Kenaikan permukaan air laut (sea level rise)
C. Berkurangnya penguapan air di wilayah tropis
D. Bertambahnya daratan di wilayah pesisir pantai
E. Menurunnya kadar garam di seluruh lapisan atmosfer
23. Ekosistem terumbu karang sangat sensitif terhadap perubahan suhu
lingkungan. Ketika suhu air laut naik di atas batas normal dalam waktu lama,
karang akan melepaskan alga simbiotik yang hidup di jaringan mereka.
Fenomena hilangnya warna pada karang sehingga menjadi putih pucat disebut
'coral bleaching'. Faktor utama penyebab gejala ini dalam konteks perubahan
iklim adalah...
A. Penurunan kadar garam air laut
B. Masuknya spesies ikan invasif ke terumbu karang
C. Peningkatan suhu rata-rata air laut
D. Berkurangnya intensitas cahaya matahari di laut
E. Tekanan air laut yang semakin rendah
24. Selain sektor industri energi, sektor pertanian dan peternakan juga
berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca melalui proses
pencernaan hewan ternak dan dekomposisi limbah.
Gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas sendawa dan kotoran hewan ternak
(seperti sapi) serta lahan persawahan yang tergenang adalah...
A. Klorofluorokarbon (CFC)
B. Metana (CH4)
C. Sulfur dioksida (SO2)
D. Karbon monoksida (CO)
E. Ozon (O3)
25. Hutan sering disebut sebagai 'paru-paru dunia' karena kemampuannya dalam
menyerap gas dari atmosfer yang digunakan untuk proses fotosintesis.
Upaya penanaman kembali hutan yang gundul (reboisasi) efektif untuk memitigasi
perubahan iklim karena pohon mampu...
A. Menghasilkan gas metana untuk energi
B. Menyerap gas karbon dioksida (CO2) dari atmosfer
C. Mengurangi kadar oksigen di udara agar suhu turun
D. Mencegah sinar matahari masuk ke Bumi
E. Meningkatkan penguapan air agar terjadi hujan es
1. Jawaban: B. Pemanasan Global
Pemanasan global adalah istilah untuk peningkatan suhu rata-rata global di
permukaan bumi akibat meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca.
2. Jawaban: B. Pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak
bumi
Pembakaran bahan bakar fosil merupakan sumber utama emisi CO2 antropogenik
yang memicu efek rumah kaca berlebih.
3. Jawaban: C. Kenaikan permukaan air laut yang menyebabkan abrasi dan
banjir rob
Penambahan volume air dari es yang mencair menyebabkan permukaan laut
naik, mengancam wilayah pesisir dengan banjir rob dan hilangnya daratan.
4. Jawaban: B. Perubahan pola curah hujan dan pergeseran musim
Perubahan iklim menyebabkan ketidakteraturan pola cuaca, termasuk
pergeseran musim hujan dan kemarau yang berdampak pada sektor pertanian.
5. Jawaban: C. Sendawa dan kotoran hewan ternak serta lahan sawah yang
tergenang
Proses pencernaan hewan ternak (fermentasi enterik) dan dekomposisi
organik di sawah yang tergenang merupakan sumber utama gas metana (CH4).
6. Jawaban: B. Gas rumah kaca memerangkap radiasi panas inframerah yang
dipantulkan permukaan Bumi sehingga tidak kembali ke luar angkasa.
Efek rumah kaca terjadi ketika gas-gas seperti CO2 dan metana memerangkap
radiasi inframerah (panas) yang dipantulkan oleh permukaan bumi, sehingga
suhu atmosfer meningkat.
7. Jawaban: C. Kenaikan permukaan air laut yang mengancam wilayah pesisir
dan pulau-pulau kecil.
Mencairnya es di daratan (seperti gletser dan lapisan es
Greenland/Antartika) menambah volume air di samudera, yang mengakibatkan
kenaikan permukaan air laut global.
8. Jawaban: D. Ketidakpastian jadwal tanam dan meningkatnya risiko gagal
panen.
Anomali cuaca membuat siklus musim hujan dan kemarau menjadi tidak
menentu, sehingga petani kesulitan menentukan waktu tanam yang tepat dan
berisiko mengalami puso atau gagal panen.
9. Jawaban: C. Pergeseran jangka panjang pada parameter suhu, curah hujan,
dan angin dalam skala waktu puluhan tahun.
Iklim adalah rata-rata cuaca dalam jangka waktu yang lama (biasanya 30
tahun atau lebih), sehingga perubahan iklim merujuk pada pergeseran
statistik jangka panjang tersebut.
10. Jawaban: B. Karena hilangnya vegetasi mengurangi kemampuan Bumi untuk
menyerap karbon dioksida (CO2).
Pohon berfungsi sebagai penyerap karbon (carbon sink). Ketika hutan
ditebang atau dibakar, kemampuan alam untuk menyerap CO2 berkurang, dan
karbon yang tersimpan di dalam pohon justru terlepas kembali ke atmosfer.
11. Jawaban: B. Pemanasan global
Pemanasan global adalah istilah spesifik untuk peningkatan suhu rata-rata
global di atmosfer, laut, dan daratan. Efek rumah kaca adalah
mekanismenya, sedangkan perubahan cuaca adalah salah satu dampaknya.
12. Jawaban: C. Karbon Dioksida (CO2)
Meskipun gas lain seperti metana memiliki potensi pemanasan yang lebih
tinggi per unitnya, karbon dioksida (CO2) adalah gas yang paling melimpah
dilepaskan oleh aktivitas manusia (pembakaran fosil) sehingga menjadi
kontributor utama.
13. Jawaban: C. Kenaikan permukaan air laut yang menyebabkan banjir rob
dan hilangnya daratan
Mencairnya es kutub menambah volume air laut, yang secara langsung
menyebabkan kenaikan permukaan air laut (sea level rise). Hal ini
mengancam wilayah pesisir dengan banjir rob dan abrasi yang lebih parah.
14. Jawaban: B. Gas rumah kaca menyerap radiasi inframerah yang
dipantulkan permukaan bumi dan memancarkannya kembali ke segala arah.
Mekanisme efek rumah kaca terjadi ketika gas-gas di atmosfer menyerap
radiasi inframerah (panas) yang dipantulkan oleh bumi, lalu memancarkannya
kembali ke permukaan bumi, sehingga suhu atmosfer meningkat.
15. Jawaban: C. Karena berkurangnya kemampuan alam untuk menyerap gas
karbon dioksida (CO2) dari atmosfer.
Tumbuhan melakukan fotosintesis dengan menyerap CO2 dari atmosfer. Jika
hutan gundul, maka penyerap alami CO2 berkurang, sehingga konsentrasi gas
rumah kaca di atmosfer meningkat dan mempercepat pemanasan global.
16. Jawaban: B. Gas rumah kaca memerangkap radiasi panas inframerah yang
dipantulkan kembali dari permukaan bumi ke atmosfer.
Efek rumah kaca terjadi ketika gas-gas seperti CO2 dan metana memerangkap
radiasi inframerah (panas) yang dipantulkan oleh permukaan bumi, sehingga
suhu atmosfer meningkat.
17. Jawaban: C. Pembakaran bahan bakar fosil pada sektor transportasi dan
industri.
Pembakaran bahan bakar fosil (batubara, minyak bumi, dan gas) adalah
sumber utama emisi CO2 antropogenik yang memicu perubahan iklim.
18. Jawaban: C. Kenaikan permukaan air laut yang dapat menenggelamkan
daratan rendah di pesisir.
Mencairnya es di kutub menambah volume air laut, yang menyebabkan kenaikan
permukaan laut dan mengancam pemukiman serta ekosistem di pesisir pantai.
19. Jawaban: B. Kenaikan suhu air laut menyebabkan karang stres dan
mengeluarkan alga simbiotik (zooxanthellae) dari tubuhnya.
Coral bleaching terjadi ketika suhu air laut terlalu tinggi, menyebabkan
karang melepaskan alga Zooxanthellae yang memberinya warna dan nutrisi,
sehingga karang menjadi putih dan rentan mati.
20. Jawaban: C. Melakukan penghijauan (reboisasi) dan perluasan kawasan
hutan.
Tumbuhan melalui proses fotosintesis secara alami menyerap CO2 dari
atmosfer dan menyimpannya dalam bentuk biomassa, menjadikannya 'carbon
sink' yang sangat efektif.
21. Jawaban: B. Karbon dioksida (CO2)
Karbon dioksida (CO2) adalah gas rumah kaca hasil sampingan utama dari
pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, batu bara, gas alam) yang
memerangkap panas di atmosfer.
22. Jawaban: B. Kenaikan permukaan air laut (sea level rise)
Mencairnya es di daratan (seperti Greenland dan Antartika) menambah volume
air ke samudra, sehingga menyebabkan kenaikan permukaan air laut yang
mengancam wilayah pesisir.
23. Jawaban: C. Peningkatan suhu rata-rata air laut
Peningkatan suhu laut akibat pemanasan global menyebabkan stres pada
karang, sehingga alga Zooxanthellae keluar dari jaringan karang,
menyebabkan karang memutih dan berisiko mati.
24. Jawaban: B. Metana (CH4)
Gas metana (CH4) dihasilkan dari proses fermentasi enterik pada pencernaan
hewan ternak ruminansia dan kondisi anaerob di lahan persawahan yang
tergenang.
25. Jawaban: B. Menyerap gas karbon dioksida (CO2) dari atmosfer
Melalui proses fotosintesis, pohon menyerap CO2 (gas rumah kaca) dan
menyimpannya dalam bentuk biomassa, sehingga membantu mengurangi
konsentrasi gas penyebab pemanasan global di atmosfer.
Nah, itu dia
25 latihan soal perubahan iklim materi IPA Kelas 10 SMA/MA Semester 2
Kurikulum Merdeka. Bagaimana, berapa soal yang berhasil kamu jawab dengan benar?
Perubahan iklim bukan sekadar materi yang keluar di lembar ujian, melainkan
tantangan nyata yang sedang dihadapi bumi kita saat ini. Dengan memahami
penyebab dan dampaknya, kita jadi tahu betapa pentingnya menjaga lingkungan
mulai dari langkah-langkah kecil di sekitar kita.
Jangan lupa untuk membagikan artikel latihan soal ini ke teman-teman sekelasmu
agar kalian bisa belajar bareng, ya! Jika kamu punya pertanyaan atau ada
pembahasan yang kurang jelas, tulis saja di kolom komentar di bawah. Sampai
jumpa di artikel pembahasan materi IPA seru lainnya, dan
stay curious!