Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari: Pengaruh, Faktor Penentu, dan Manfaat dan Kerugiannya: Materi IPAS Kelas 4 SD/ MI Semester 1 Gaya di Sekitar Kita - Ahzaa.Net

Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari: Pengaruh, Faktor Penentu, dan Manfaat dan Kerugiannya: Materi IPAS Kelas 4 SD/ MI Semester 1 Gaya di Sekitar Kita

Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari: Pengaruh, Faktor Penentu, dan Manfaat dan Kerugiannya:  Materi IPAS Kelas 4 SD/ MI Semester 1 Gaya di Sekitar Kita
Gaya dapat didefinisikan sebagai tarikan atau dorongan untuk menggerakkan suatu benda atau menghentikannya. Dalam hal ini, gaya dapat berbentuk sebagai dorongan ataupun tarikan benda- benda yang ada di sekitar kita. 

gaya gesek


Teman- teman kelas 4 SD/MI, pada hari ini kita akan belajar tentang gaya dalam kehidupan sehari - hari, berdasarkan pengaruh, faktor penentu, manfaat dan kerugiannya. Materi ini merupakan bagian dari materi IPAS di semester ganjil. Jadi, kalian dapat sekaligus belajar untuk menghadapi asesmen sumatif harian, tengah semester, maupun akhir semester. 

Selengkapnya tentang gaya, dapat teman- teman pelajari pada ringkasan materi tentang gaya berikut ini, 

Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Gaya adalah tarikan atau dorongan terhadap suatu benda sehingga menyebabkan adanya perubahan dalam gerakan maupun bentuk benda tersebut. 

2. Gaya berupa dorongan dan tarikan
a. contoh gaya berupa dorongan : mendorong pintu gerbang, mendorong mobil, menutup pintu lemari, menekan bel pintu, dll. 

b. contoh gaya berupa tarikan : menarik tali, mengangkat ember, membuka pintu lemari, membuka pintu mobil dari luar, dll. 

3. Pengaruh gaya terhadap benda 
a. gaya membuat benda yang bergerak menjadi diam, contohnya, mobil yang melaju kencang akan semakin lambat dan berhenti ketika di rem, bola yang menggelinding akan berhenti ketika ditangkap. 
b. gaya membuat benda yang diam menjadi bergerak, contohnya, bola yang diam kemudian akan bergerak menggelinding ketika ditendang, mobil yang mogok akan bergerak ketika di dorong. 
c. gaya dapat mengubah bentuk benda, contohnya, kaleng yang diremas akan berubah menjadi penyok, tanah liat akan berubah bentuk ketika ditekan.
d. gaya mengubah arah benda, contohnya, bola akan berubah arah ketika ditendang, sepeda motor akan berubah arah ketika dibelokkan. 

4. Bentuk gaya pada benda 
a. gaya otot, yaitu gaya yang dihasilkan oleh otot manusia atau hewan, contohnya, aktivitas sehari- hari seperti mendorong, mengangkat beban, menendang bola, mendorong meja, mengangkat galon air, dll. 

b. gaya gesek, yaitu gaya yang terjadi akibat dua benda saling bergesekan atau bersentuhan, contohnya, saat meja di dorong, akan terjadi gaya gesek lantai dengan meja, gesekan alas sepatu dengan lantai, gesekan ban dengan jalan, gesekan kampas rem dengan cakram sepeda motor, dll. 

5. Faktor yang memengaruhi gaya gesek
a. berat benda
(1) Benda yang berat memiliki gaya gesek yang lebih besar daripada benda yang ringan. 
(2) Benda yang ringan, gaya geseknya lebih kecil. 

b. luas permukaan benda 
(1) semakin luas penampang suatu benda maka  gaya geseknya semakin besar.
(2) semakin sempit penampang suatu benda maka  gaya geseknya semakin kecil.

c. tekstur permukaan benda 
(1) benda yang kasar tekstur permukaannya memiliki gaya gesek yang besar.
(2) benda yang halus atau licin permukaannya, gaya geseknya semakin kecil. 

6. Memperkecil dan memperbesar gaya gesek 
a. Memperkecil gaya gesek 
(1) menghaluskan permukaan benda, seperti mengaspal jalan agar memperkecil gesekan antara ban dengan jalan sehingga kendaraan mudah melaju. 
(2) memberi pelumas pada mesin atau rantai sepeda agar tidak cepat aus dan rusak.
(3) memperkecil luas permukaan, seperti pada desain moncong kereta cepat yang memperkecil gesekan udara dengan badan kereta sehingga dapat meluncur dengan cepat. 
(4) memberikan roda pada bidang sentuh, seperti memberikan roda pada kaki rak buku, yang membuatnya lebih mudah untuk digeser. 

b. Memperbesar gaya gesek
(1) membuat alur dan corak pada permukaan benda, tampak pada sol sepatu dan alur ban sepeda, sepeda motor atau mobil sehingga dapat mencengkeram dengan kuat dan tidak licin ketika digunakan di permukaan yang basah dan licin. 
(2) melapisi permukaan benda dengan karet, tampak pada pemasangan karet pada sol sepatu dan bantalan kaki lemari.
(3) memperluas permukaan benda, seperti pada parasut yang  dibuat lebih lebar untuk memperlambat gerak ketika terjun payung dilakukan.

7. Manfaat dan Kerugian Gaya Gesek 
a. Manfaat gaya gesek 
(1) pembuatan alur ban sepeda dan motif pada sol sepatu untuk memperbesar gaya gesek sehingga tidak tergelincir di permukaan yang licin 
(2) rem sepeda yang memungkinkan sepeda yang melaju kencang akan berhenti ketika direm.

b. Kerugian gaya gesek 
(1) menghambat gerakan benda, terjadi saat menggeser benda seperti lemari 
(2) menyebabkan ausnya mesin karena adanya gesekan 
(3) mengikis permukaan benda, seperti habisnya permukaan ban akibat gesekan dengan aspal.


Demikian pembahasan tentang gaya dalam kehidupan sehari- hari. Semoga penjelasannya bermanfaat buat teman- teman semuanya. 

Salam. 


Terima kasih sudah berkunjung dan belajar bersama kami. Silahkan tinggalkan komentar dengan nama dan url lengkap. Penyisipan link dalam kolom komentar tidak diperkenankan yaa...
Sekali lagi, terima kasih...
EmoticonEmoticon

Formulir Kontak