Ahzaa.Net: Soal Latihan
Rangkuman Materi Legenda & Majas: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi Legenda & Majas: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka

Hai sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali untuk belajar bersama kami. Pada kali ini, kita akan belajar bagaimana menyimpulkan amanat dalam cerita khususnya cerita legenda. Selain itu, kita juga akan belajar tentang penggunaan majas dalam kalimat serta mengidentifikasi berbagai jenis majas. Materi ini termasuk dalam salah satu topik yang dibahas pada mapel Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI Semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka. 

Rangkuman Legenda dan Kalimat Majas Kelas 6 SD/MI
Rangkuman Legenda dan Kalimat Majas Kelas 6 SD/MI


Melalui pembahasan singkat materi plus latihan soal tentang legenda, majas dan penggunaannya, teman- teman dapat memahami materi sebagai persiapan untuk asesmen sumatif harian, tengah semester maupun akhir semester. 

Nah, tentang apa itu cerita legenda, bagaimana menetukan amanat dan penggunaan majas dalam kalimat, akan kita pelajari melalui pembahasan singkat dan latihan soal berikut ini, 

Pengertian Cerita Legenda

Legenda adalah cerita rakyat yang dianggap oleh masyarakat pendukungnya sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Berbeda dengan mite yang berkaitan dengan dewa-dewa dan dunia gaib, legenda lebih berpijak pada tokoh manusia dengan sifat-sifat luar biasa dan sering kali dihubungkan dengan asal-usul suatu tempat, benda, atau peristiwa alam.

Legenda hidup dan berkembang dari mulut ke mulut di tengah masyarakat secara turun-temurun. Meskipun tidak dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah, legenda tetap dipercaya dan dijaga sebagai bagian dari identitas budaya suatu daerah.

Ciri-Ciri Cerita Legenda

Cerita legenda memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis cerita rakyat lainnya. Legenda biasanya dianggap sebagai kisah nyata oleh masyarakat setempat, meskipun mengandung unsur-unsur yang tidak masuk akal secara ilmiah. 

Latar tempat dalam legenda umumnya berkaitan dengan tempat-tempat yang nyata dan dapat dikunjungi hingga saat ini. Tokoh dalam legenda biasanya manusia biasa, meskipun kadang memiliki kemampuan atau sifat yang luar biasa. Legenda juga sering menjelaskan asal-usul suatu nama tempat, gunung, danau, atau fenomena alam tertentu.

Jenis-Jenis Legenda

  • Legenda dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan isinya. Adapun jenis dari legenda adalah sebagai berikut,
  • Legenda keagamaan berkaitan dengan penyebaran agama dan tokoh-tokoh suci. 
  • Legenda alam gaib berkaitan dengan kepercayaan tentang makhluk-makhluk halus atau kejadian supranatural. 
  • Legenda perseorangan menceritakan tentang tokoh-tokoh tertentu yang dianggap benar-benar pernah hidup. 
  • Legenda setempat adalah jenis yang paling banyak dikenal, yaitu legenda yang menjelaskan asal-usul nama suatu tempat seperti Tangkuban Perahu, Danau Toba, dan Banyuwangi.


Amanat dalam Cerita Legenda

Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca melalui cerita. Dalam cerita legenda, amanat biasanya tidak disampaikan secara langsung, melainkan tersirat melalui peristiwa-peristiwa yang dialami tokoh dan akibat dari perbuatan mereka.

Untuk menemukan amanat dalam cerita legenda, pembaca perlu memperhatikan perbuatan tokoh dan konsekuensinya, konflik yang terjadi dalam cerita, serta nilai-nilai yang dijunjung atau dilanggar oleh tokoh. Amanat yang sering ditemukan dalam legenda antara lain tentang pentingnya berbakti kepada orang tua, larangan bersikap sombong dan serakah, pentingnya menepati janji, serta keharusan bersikap jujur dan amanah.

Majas dalam Cerita Legenda

Cerita legenda kaya akan penggunaan majas atau gaya bahasa yang membuat cerita menjadi lebih hidup, indah, dan berkesan. Berikut empat majas yang sering ditemukan dalam cerita legenda.

  1. Majas Asosiasi adalah majas perbandingan yang membandingkan dua hal berbeda menggunakan kata penghubung seperti, bagaikan, laksana, atau bak. Contoh: "Wajah sang putri bercahaya bagaikan rembulan di malam hari."
  2. Majas Hiperbola adalah majas yang melebih-lebihkan sesuatu jauh melampaui kenyataan yang sebenarnya, bertujuan untuk memberikan penekanan atau kesan yang kuat. Contoh: "Tangisnya membelah langit dan mengguncang seluruh isi hutan."
  3. Majas Metafora adalah majas perbandingan langsung yang menyamakan suatu hal dengan hal lain tanpa menggunakan kata penghubung. Contoh: "Raja itu adalah singa di medan perang yang tak pernah kenal takut."
  4. Majas Personifikasi adalah majas yang memberikan sifat-sifat manusia kepada benda mati atau makhluk tak bernyawa seolah-olah benda tersebut dapat berpikir, bergerak, atau merasakan seperti manusia. Contoh: "Angin berbisik lembut membawa pesan duka dari puncak gunung itu."


Contoh Penggalan Teks Legenda

Teks 1 — Penggalan Legenda Danau Toba

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang pemuda bernama Toba di sebuah lembah yang subur di tanah Batak. Ia hidup sebatang kara dan setiap hari pergi ke sungai untuk mencari ikan. Suatu hari, Toba menemukan seekor ikan mas yang sangat besar dan indah bersisik emas berkilauan bagaikan kepingan matahari yang jatuh ke dasar sungai. Ketika hendak dimasak, ikan itu berubah menjadi seorang perempuan cantik yang wajahnya bercahaya laksana bulan purnama di musim kemarau.

Toba pun memperistrinya dengan satu syarat: ia tidak boleh pernah menyebut asal-usul istrinya sebagai ikan kepada siapa pun. Mereka hidup bahagia dan dikaruniai seorang putra bernama Samosir. Namun Samosir tumbuh menjadi anak yang malas dan suka meminta-minta. Suatu hari, dalam kemarahan yang memuncak, Toba melupakan janjinya dan berteriak, "Dasar anak ikan!" Seketika langit menggelap, petir menggelegar membelah bumi, dan air mata istrinya mengalir deras tiada henti hingga membanjiri seluruh lembah. Lembah itu pun menjadi danau yang kini dikenal sebagai Danau Toba.


Teks 2 — Penggalan Legenda Cindelaras

Di Kerajaan Jenggala, hiduplah seorang raja bernama Raden Putra yang memiliki dua orang istri: permaisuri yang baik hati dan selir yang licik bagai ular berbisa. Sang selir sangat iri kepada permaisuri yang lebih dicintai raja. Dengan tipu muslihat, selir itu berhasil memfitnah permaisuri hingga raja memerintahkan pengawal untuk membuang permaisuri ke dalam hutan.

Di hutan belantara itu, permaisuri melahirkan seorang putra yang diberi nama Cindelaras. Cindelaras tumbuh menjadi pemuda yang gagah berani dan berbudi luhur. Ia bersahabat erat dengan seluruh hewan di hutan, dan burung-burung bernyanyi riang menyambutnya setiap pagi seolah-olah mereka adalah teman lama yang merindukan kedatangannya. Cindelaras juga memiliki seekor ayam jantan yang sangat sakti. Ketika berkokok, suaranya menggelegar bagaikan guntur yang mengguncang tujuh penjuru langit. Dengan keberanian dan kejujurannya, Cindelaras akhirnya berhasil membongkar fitnah sang selir dan memulihkan nama baik ibundanya di hadapan sang raja.

Soal Latihan Pilihan Ganda

Bacalah penggalan teks legenda berikut untuk menjawab soal nomor 1 sampai 5!
Pada zaman dahulu di pesisir selatan tanah Jawa, hiduplah seorang nelayan tua bernama Mbah Suryo yang terkenal dengan kejujuran dan ketulusannya. Setiap hari, ia melaut dengan perahu kecilnya meski ombak berdebam keras bagai dentuman bedug raksasa yang tak pernah berhenti. Suatu malam, di tengah laut yang gelap gulita, Mbah Suryo menolong seekor penyu besar yang terjerat jaring nelayan lain. Ia melepaskan penyu itu dengan penuh kasih tanpa mengharapkan imbalan sedikit pun.
Beberapa hari kemudian, penyu itu kembali dan membawa Mbah Suryo ke sebuah pulau tersembunyi yang indah luar biasa. Di sana, seorang perempuan tua bijaksana menyambutnya dan berkata bahwa pulau itu adalah hadiah atas ketulusannya. Namun Mbah Suryo menolak. Ia berkata bahwa ia hanya ingin laut yang tenang agar ia dan para nelayan lain bisa mencari ikan dengan selamat. Perempuan tua itu tersenyum dan mengabulkan permintaannya. Sejak saat itu, pantai di sekitar tempat tinggal Mbah Suryo selalu tenang meskipun laut di tempat lain sedang bergelora. Warga pun menamai pantai itu Pantai Suryo, sebagai penghormatan kepada lelaki tua yang hatinya seluas samudra itu.

1. Informasi yang tepat berdasarkan cerita legenda di atas adalah ....
A. Mbah Suryo adalah seorang nelayan muda yang kaya raya dan terkenal di seluruh Jawa
B. Mbah Suryo menolong seekor penyu yang terjerat jaring dan menolak hadiah berupa pulau
C. Penyu membawa Mbah Suryo ke sebuah kota besar yang penuh dengan harta karun
D. Perempuan tua di pulau itu memberikan Mbah Suryo sebuah perahu baru yang besar


2. Pernyataan yang tepat sesuai dengan cerita legenda di atas adalah ....
A. Mbah Suryo menerima pulau tersembunyi sebagai hadiah atas ketulusannya menolong penyu
B. Pantai Suryo dinamai demikian karena Mbah Suryo adalah raja pertama di pesisir selatan
C. Mbah Suryo meminta agar laut di sekitar tempat tinggalnya selalu tenang demi keselamatan para nelayan
D. Perempuan tua bijaksana itu adalah penguasa seluruh lautan di tanah Jawa


3. Amanat yang paling tepat dari cerita legenda di atas adalah ....
A. Jadilah nelayan yang rajin melaut agar mendapatkan hasil tangkapan yang banyak setiap harinya
B. Ketulusan dalam berbuat baik tanpa mengharapkan imbalan akan mendatangkan kebaikan yang nyata bagi orang banyak
C. Carilah harta sebanyak-banyaknya selagi masih muda agar hidup menjadi lebih sejahtera
D. Jangan pernah menolong orang atau hewan lain jika tidak ada imbalan yang diberikan


4. Kalimat yang mengandung majas asosiasi dalam penggalan cerita legenda di atas adalah ....
A. "Ia melepaskan penyu itu dengan penuh kasih tanpa mengharapkan imbalan sedikit pun"
B. "Di sana, seorang perempuan tua bijaksana menyambutnya"
C. "Ombak berdebam keras bagai dentuman bedug raksasa yang tak pernah berhenti"
D. "Sejak saat itu, pantai di sekitar tempat tinggal Mbah Suryo selalu tenang"


5. Dalam kalimat "lelaki tua yang hatinya seluas samudra itu", kata yang mengandung majas adalah ....
A. Lelaki tua
B. Hatinya seluas samudra
C. Samudra itu
D. Lelaki yang tua


Bacalah penggalan teks legenda berikut untuk menjawab soal nomor 6 sampai 9!
Di sebuah kerajaan yang makmur, hiduplah seorang raja bernama Prabu Anggara yang terkenal adil dan bijaksana. Ia memiliki seorang putri cantik bernama Seruni yang berwatak keras kepala dan sombong. Seruni selalu menolak setiap pemuda yang datang melamar karena merasa tidak ada yang cukup sempurna untuknya.
Suatu hari, seorang pemuda miskin bernama Galuh datang ke istana membawa sekuntum bunga teratai biru yang langka. Ia berkata bahwa bunga itu hanya mekar bagi seseorang yang tulus hatinya. Seruni meremehkan Galuh dan mengusirnya dengan kata-kata kasar. Namun bunga teratai biru itu tiba-tiba layu dan rontok di hadapan semua orang yang menyaksikan. Prabu Anggara yang melihat kejadian itu menjadi murka. Ia berkata bahwa kesombongan Seruni telah mempermalukan seluruh kerajaan.
Galuh ternyata adalah seorang pangeran dari negeri seberang yang menyamar untuk mencari istri yang rendah hati. Karena kesombongannya, Seruni tidak mendapatkan jodoh yang baik. Ia pun akhirnya menyadari kesalahannya dan memohon maaf kepada ayahandanya. Prabu Anggara berpesan bahwa kecantikan wajah tanpa keindahan hati hanyalah seperti bunga tanpa wangi, indah dipandang namun tak bermakna.

6. Tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita legenda di atas adalah ....
A. Prabu Anggara, Seruni, dan Galuh
B. Prabu Anggara, Seruni, dan Raden Wijaya
C. Seruni, Galuh, dan Putri Melati
D. Raja Anggara, Putri Seruni, dan Pangeran Arjuna


7. Bagaimana watak tokoh Seruni dalam cerita di atas?
A. Rendah hati, penyabar, dan mudah menerima kekurangan orang lain
B. Keras kepala, sombong, dan suka meremehkan orang lain
C. Pemalu, pendiam, dan tidak suka bergaul dengan orang banyak
D. Periang, baik hati, dan selalu menolong orang yang membutuhkan


8. Informasi yang tepat berdasarkan cerita di atas adalah ....
A. Galuh adalah seorang petani miskin yang tidak memiliki asal-usul yang jelas
B. Bunga teratai biru yang dibawa Galuh akan mekar bagi siapa saja yang menerimanya
C. Galuh ternyata adalah pangeran dari negeri seberang yang menyamar untuk mencari istri yang rendah hati
D. Prabu Anggara mendukung sikap Seruni yang menolak semua lamaran para pemuda


9. Amanat yang paling tepat dari cerita legenda di atas adalah ....
A. Pilihlah pasangan hidup yang berasal dari keluarga kaya dan terpandang agar hidup bahagia
B. Kesombongan dan sikap meremehkan orang lain akan membawa kerugian bagi diri sendiri
C. Jadilah raja yang adil agar seluruh rakyat tunduk dan patuh kepadamu selamanya
D. Kecantikan wajah adalah hal paling utama yang harus dijaga oleh setiap perempuan


10. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
(1) Suaranya merdu bagaikan kicauan burung di pagi hari yang cerah
(2) Tangisan sang ibu mengguncang langit dan membelah bumi menjadi dua
(3) Angin berbisik lembut menyampaikan pesan dari sang raja hutan
(4) Pangeran itu adalah singa pemberani yang tak kenal kata menyerah
Kalimat yang mengandung majas hiperbola adalah ....
A. Kalimat (1)
B. Kalimat (2)
C. Kalimat (3)
D. Kalimat (4)


11. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
(1) Rambutnya hitam legam bagai sayap gagak di malam pekat
(2) Matanya berbinar-binar melihat harta karun di dalam gua
(3) Pohon-pohon tua itu menari-nari kegirangan diterpa angin malam
(4) Pemuda itu adalah cahaya harapan satu-satunya bagi kerajaannya
Kalimat yang mengandung majas personifikasi adalah ....
A. Kalimat (1)
B. Kalimat (2)
C. Kalimat (3)
D. Kalimat (4)


12. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
(1) Laksana elang yang gagah, sang pangeran melayang dari puncak bukit
(2) Air matanya mengalir deras bagai sungai yang tak pernah kering
(3) Ia menangis sejadi-jadinya hingga air matanya mampu memenuhi satu lembah
(4) Senyumnya adalah matahari yang menghangatkan seluruh isi kerajaan
Kalimat yang mengandung majas metafora adalah ....
A. Kalimat (1)
B. Kalimat (2)
C. Kalimat (3)
D. Kalimat (4)


13. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut tentang cerita legenda!
(1) Legenda dianggap sebagai kisah nyata oleh masyarakat pendukungnya
(2) Tokoh dalam legenda selalu berupa dewa-dewa dari kahyangan
(3) Legenda sering menjelaskan asal-usul suatu nama tempat atau fenomena alam
(4) Latar tempat dalam legenda tidak berkaitan dengan tempat nyata mana pun
Pernyataan yang benar tentang ciri-ciri cerita legenda adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (4)
C. (1) dan (3)
D. (3) dan (4)


14. Bacalah kalimat berikut!
"Kemarahan sang ratu membakar seluruh hutan hingga abu-abunya menutupi langit selama tujuh hari tujuh malam."
Majas yang digunakan dalam kalimat di atas adalah ....
A. Majas asosiasi, karena membandingkan kemarahan dengan api menggunakan kata penghubung
B. Majas personifikasi, karena kemarahan digambarkan seperti manusia yang dapat bergerak
C. Majas hiperbola, karena melebih-lebihkan akibat kemarahan sang ratu secara berlebihan
D. Majas metafora, karena menyamakan kemarahan dengan peristiwa kebakaran hutan


15. Perhatikan penggalan cerita legenda berikut!
"Meski hidup dalam kemiskinan, Jaka Tarub tidak pernah mengeluh. Ia bekerja keras membajak sawah dari fajar hingga matahari tenggelam di balik bukit barat. Langkahnya ringan laksana angin yang tak pernah lelah bertiup, dan semangatnya membara bagai api unggun yang tak pernah padam meski diguyur hujan deras sekalipun."

Majas yang terdapat dalam penggalan cerita legenda di atas adalah ....
A. Hanya majas hiperbola, karena terdapat pernyataan yang berlebihan tentang kerja keras Jaka Tarub
B. Hanya majas personifikasi, karena langkah Jaka Tarub digambarkan seperti angin yang bertiup
C. Majas asosiasi dan majas hiperbola, karena terdapat perbandingan menggunakan kata laksana dan bagai, serta penggambaran semangat yang berlebihan
D. Majas metafora dan majas personifikasi, karena terdapat perbandingan langsung dan benda mati yang diberi sifat manusia


Nah, itulah rangkuman materi mengenai cerita legenda, cara menentukan amanat, serta penggunaan berbagai jenis majas beserta latihan soalnya. Semoga pembahasan kali ini bisa membantu teman-teman kelas 6 SD/MI dalam mempersiapkan diri menghadapi asesmen harian maupun ujian semester dengan lebih percaya diri, ya!

Jika artikel ini bermanfaat, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman yang lain. Tetap semangat belajar bersama AhzaaNet dan sampai jumpa di pembahasan materi seru berikutnya!

Latihan Soal Proses Kimia dalam Kehidupan Sehari-Hari yang Bertentangan dengan Prinsip Kimia Hijau: Materi IPA Kelas 10 SMA/MA Semester 2 Edisi Revisi

Latihan Soal Proses Kimia dalam Kehidupan Sehari-Hari yang Bertentangan dengan Prinsip Kimia Hijau: Materi IPA Kelas 10 SMA/MA Semester 2 Edisi Revisi

Halo Sahabat AhzaaNet,  kalian sedang mencari referensi soal latihan Kimia Hijau kelas 10 SMA? Memahami proses kimia dalam kehidupan sehari-hari yang bertentangan dengan prinsip kimia hijau sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan kita.

Soal Kimia Hijau SMA kelas 10
Soal Kimia


Dalam artikel ini, kami menyajikan kumpulan soal pilihan ganda materi IPA Kelas 10 SMA/MA Semester 2 Edisi Revisi. Soal-soal ini dirancang untuk membantu kamu menguji pemahaman mengenai dampak pembakaran sampah, penggunaan CFC, hingga limbah industri yang tidak sesuai dengan 12 prinsip kimia hijau. 

Yuk, simak dan kerjakan soalnya di bawah ini!

Latihan Soal Proses Kimia dalam Kehidupan Sehari-Hari yang Bertentangan dengan Prinsip Kimia Hijau: Materi IPA Kelas 10 SMA/MA Semester 2 Edisi Revisi

1. Masyarakat seringkali membakar sampah rumah tangga, termasuk plastik dan daun kering, secara terbuka di sekitar pemukiman untuk memusnahkan sampah dengan cepat. Alasan yang tepat bahwa tindakan pembakaran sampah secara terbuka dianggap tidak sesuai dengan prinsip kimia hijau adalah ....
A. Pembakaran sampah membutuhkan oksigen yang sangat banyak dari atmosfer.
B. Pembakaran menghasilkan gas karbon monoksida (CO) dan partikulat berbahaya akibat pembakaran tidak sempurna.
C. Suhu yang dihasilkan dari pembakaran sampah dapat merusak struktur tanah di sekitarnya.
D. Pembakaran sampah akan mengubah zat padat menjadi zat gas tanpa sisa.
E. Pembakaran sampah hanya efektif jika dilakukan pada malam hari saat suhu rendah.


2. Penggunaan alat pendingin seperti AC (Air Conditioner) dan lemari es model lama diketahui menggunakan senyawa kimia tertentu yang dapat merusak lapisan pelindung bumi. Zat kimia yang digunakan dalam sistem pendingin tersebut yang sangat dilarang dalam prinsip kimia hijau karena menyebabkan penipisan lapisan ozon adalah...
A. Karbon dioksida (CO2)
B. Nitrogen oksida (NOx)
C. Klorofluorokarbon (CFC)
D. Sulfur dioksida (SO2)
E. Metana (CH4)


3. Plastik konvensional yang terbuat dari minyak bumi banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena murah dan tahan lama, namun kini menjadi masalah global.Dilihat dari prinsip kimia hijau, masalah utama dari penggunaan plastik konvensional adalah...
A. Plastik memiliki massa jenis yang sangat ringan sehingga mudah terbang.
B. Proses pembuatan plastik memerlukan suhu yang sangat rendah.
C. Plastik bersifat non-biodegradable sehingga membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai.
D. Plastik tidak dapat dicampur dengan bahan kimia lain saat digunakan.
E. Plastik hanya dapat dibuat dari bahan-bahan organik yang mahal.


4. Petani sering menggunakan pupuk kimia sintetis seperti urea secara berlebihan dengan harapan hasil panen akan meningkat secara drastis.
Dampak negatif dari penggunaan pupuk kimia berlebihan yang tidak sesuai dengan prinsip kimia hijau terhadap ekosistem air adalah...
A. Meningkatnya kadar oksigen terlarut dalam air sungai secara mendadak.
B. Terjadinya eutrofikasi yang menyebabkan ledakan populasi alga (blooming alga).
C. Air sungai menjadi lebih jernih karena endapan pupuk di dasar sungai.
D. Ikan-ikan di sungai tumbuh lebih cepat karena mendapat nutrisi dari pupuk.
E. Menurunnya tingkat keasaman (pH) air sungai menjadi netral.


5. Sebuah pabrik tekstil membuang air limbah sisa pewarnaan kain langsung ke sungai tanpa melalui proses pengolahan limbah terlebih dahulu karena ingin menghemat biaya operasional. Tindakan pabrik tersebut melanggar prinsip utama kimia hijau, yaitu...
A. Meningkatkan efisiensi energi dalam proses produksi.
B. Menggunakan bahan baku yang terbarukan.
C. Mencegah terbentuknya limbah (waste prevention).
D. Menggunakan katalis untuk mempercepat reaksi.
E. Merancang produk yang mudah terurai setelah digunakan.


6. Masyarakat modern sangat bergantung pada kantong plastik sekali pakai karena murah dan praktis. Namun, secara kimiawi, plastik konvensional terbuat dari polimer rantai panjang yang sangat stabil. Alasan utama penggunaan kantong plastik sekali pakai dianggap tidak sesuai dengan prinsip kimia hijau adalah ....
A. Plastik memiliki massa jenis yang sangat ringan sehingga mudah terbang.
B. Proses pembuatan plastik membutuhkan suhu yang sangat rendah.
C. Plastik sulit terurai secara alami (non-biodegradable) dan mencemari lingkungan dalam jangka lama.
D. Plastik mengandung zat pewarna yang membuat makanan menjadi lebih menarik.
E. Plastik dapat digunakan kembali berkali-kali jika dicuci dengan deterjen. 


7. Pembakaran sampah secara terbuka di lingkungan rumah tangga sering dilakukan untuk melenyapkan tumpukan limbah padat. Proses ini menghasilkan asap hitam dan bau menyengat. Produk kimia dari pembakaran sampah yang tidak sempurna yang sangat bertentangan dengan prinsip kimia hijau karena bersifat racun bagi hemoglobin adalah ....
A. Gas oksigen (O2)
B. Gas nitrogen (N2)
C. Uap air (H2O)
D. Gas karbon monoksida (CO)
E. Karbon dioksida (CO2)


8. Penggunaan pestisida sintetis secara berlebihan pada lahan pertanian bertujuan untuk membasmi hama dengan cepat. Namun, sisa pestisida ini sering terbawa air hujan menuju sungai atau danau terdekat. Dampak penggunaan pestisida sintetis yang tidak sesuai dengan prinsip 'Mendesain Bahan Kimia yang Lebih Aman' adalah ....
A. Mempercepat pertumbuhan tanaman enceng gondok.
B. Terjadinya bioakumulasi zat toksik dalam rantai makanan.
C. Meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air sungai.
D. Menjadikan tanah lebih gembur dan kaya akan unsur hara.
E. Menghilangkan bau tidak sedap pada air sungai.


9. Sebagian besar kendaraan bermotor saat ini masih menggunakan bensin yang merupakan hasil olahan minyak bumi. Selain menghasilkan emisi gas buang, sumber energi ini bersifat tidak terbarukan. Berdasarkan prinsip kimia hijau, penggunaan bensin harus dikurangi karena melanggar prinsip...
A. Meningkatkan atom ekonomi.
B. Menggunakan katalis dalam reaksi.
C. Menggunakan bahan baku yang terbarukan.
D. Mendesain proses yang efisien energi.
E. Mengurangi derivat kimia.


10. Dalam industri laundry konvensional, sering digunakan senyawa Perkloroetilen (PCE) sebagai pelarut untuk dry cleaning. PCE diketahui memiliki sifat karsinogenik dan dapat mencemari air tanah. Tindakan yang paling sesuai dengan prinsip kimia hijau untuk mengganti penggunaan pelarut berbahaya tersebut adalah...
A. Menambah jumlah dosis PCE agar pakaian lebih bersih.
B. Mengganti pelarut PCE dengan Karbon Dioksida (CO2) cair yang lebih ramah lingkungan.
C. Membuang limbah PCE langsung ke tanah agar tersaring secara alami.
D. Mencampur PCE dengan air sabun untuk mengurangi konsentrasinya.
E. Membakar sisa pelarut PCE di ruang terbuka.


11. Banyak masyarakat di daerah pedesaan maupun perkotaan masih sering membakar sampah rumah tangga, termasuk plastik dan daun kering, di halaman rumah karena dianggap praktis dan cepat. Ditinjau dari prinsip kimia hijau, Kegiatan pembakaran sampah di ruang terbuka dianggap tidak mendukung pembangunan berkelanjutan. Hal ini dikarenakan ....
A. Pembakaran sampah menghasilkan energi panas yang dapat dimanfaatkan.
B. Proses tersebut menghasilkan gas karbon monoksida (CO) dan dioksin yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.
C. Pembakaran sampah mempercepat proses penguraian bahan organik secara alami.
D. Abu hasil pembakaran dapat langsung digunakan sebagai pupuk tanaman tanpa pengolahan.
E. Kegiatan tersebut merupakan cara paling efektif untuk mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir.


12. Penggunaan kantong plastik konvensional dan styrofoam sebagai wadah makanan masih sangat tinggi karena harganya yang murah dan tahan air.
Prinsip kimia hijau yang dilanggar dalam penggunaan plastik konvensional secara terus-menerus adalah...
A. Menggunakan katalis untuk mempercepat reaksi.
B. Memaksimalkan ekonomi atom.
C. Mendesain produk kimia yang mudah terdegradasi setelah digunakan.
D. Meningkatkan efisiensi energi dalam proses produksi.
E. Menggunakan bahan baku yang terbarukan.


13. Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal dan bebas hama, beberapa petani menggunakan pestisida kimia sintetis dalam dosis tinggi secara rutin tanpa memperhatikan jadwal tanam. Dampak negatif dari penggunaan pestisida kimia berlebihan yang tidak sesuai dengan prinsip kimia hijau adalah ....
A. Meningkatkan kesuburan tanah secara permanen.
B. Mempercepat siklus nitrogen dalam tanah.
C. Menyebabkan akumulasi bahan kimia berbahaya dalam rantai makanan (biomagnifikasi).
D. Membantu pertumbuhan gulma yang bermanfaat bagi tanaman utama.
E. Menurunkan kadar karbon dioksida di atmosfer secara signifikan.


14. Kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil menghasilkan emisi berupa gas karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (NOx), dan partikulat yang menjadi penyebab utama polusi udara di kota besar.
Berdasarkan prinsip kimia hijau, tindakan yang paling tepat untuk meminimalkan dampak negatif dari penggunaan bahan bakar fosil tersebut adalah ....
A. Memperpanjang pipa knalpot agar gas buang keluar lebih jauh ke udara.
B. Mencampur bahan bakar fosil dengan air untuk mendinginkan mesin.
C. Mengembangkan dan beralih ke bahan bakar alternatif yang terbarukan seperti biodiesel.
D. Menambah jumlah kendaraan pribadi agar masyarakat tidak perlu menunggu transportasi umum.
E. Membakar sisa bahan bakar yang tidak terpakai agar tangki kendaraan selalu bersih.


15. Beberapa perangkat pendingin ruangan (AC) dan lemari es model lama masih menggunakan senyawa Chlorofluorocarbon (CFC) sebagai refrigeran atau bahan pendingin. Penggunaan CFC dilarang dalam prinsip kimia hijau karena dapat menyebabkan kerusakan lingkungan berupa...
A. Penurunan permukaan air laut secara mendadak.
B. Penipisan lapisan ozon yang melindungi bumi dari radiasi ultraviolet.
C. Peningkatan kadar oksigen di lapisan troposfer.
D. Pembentukan hujan asam yang menyuburkan tanaman.
E. Pengendapan mineral berlebih di dasar sungai.


Demikianlah Latihan Soal Proses Kimia dalam Kehidupan Sehari-Hari yang Bertentangan dengan Prinsip Kimia Hijau. Semoga soal-soal di atas dapat membantu kamu dalam mempersiapkan ujian maupun memperdalam pemahaman materi IPA Kimia kelas 10.

Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman sekelas atau menyimpannya sebagai bahan referensi belajar. 

Punya pertanyaan atau ingin diskusi lebih lanjut? Tuliskan di kolom komentar di bawah ya! Selamat belajar dan mari kita mulai jaga bumi dengan menerapkan prinsip kimia hijau!

Salam. 

Formulir Kontak