Bentuk soal structure and written expression membutuhkan penguasaan grammar
yang baik. Soal
structure and written expression ditujukan
untuk menguji kemampuan adik- adik dalam mengenali
formal written English.
Seperti yang kita ketahui, bahwa beberapa hal dapat diterima dalam
bahasa Inggris lisan (spoken English), namun tidak dapat diterima dalam bahasa
Inggris tertulis (formal written English). Soal tipe seperti ini mengharuskan
kita untuk memilih cara yang tepat dalam setiap kalimat yang dinyatakan dalam
setiap pertanyaan.
Adapun topik yang harus dikuasai adalah tentang
Gerund, Parallel Construction, Direct and Indirect Speech, Concord atau
agreement, Degree of Comparison, Tenses, Participle, Clause, Causative,
Subjunctive, Conditional Sentence, Elliptical sentence, Question Tag, dan materi grammar lainnya.
Berikut contoh soal structure and written expression yang kerap mengecoh dalam seleksi PKN STAN:
I would rather ........ a movie alone than work with you.
A. being watched
B. watch
C. watched
D. watching
[+] Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: B. watch
Pembahasan: Soal ini menguji pemahaman tentang preference expression menggunakan kata "would rather". Pola standar untuk menunjukkan preferensi tindakan saat ini/masa depan adalah:
$$\text{Subject} + \text{would rather} + \text{Verb 1 (bare infinitive)} + \text{than} + \text{Verb 1}$$
Oleh karena itu, setelah kata would rather harus langsung diikuti oleh kata kerja bentuk pertama tanpa embel-embel apa pun, yaitu watch.
Menyelesaikan bentuk soal structure and written expression membutuhkan kejelian dan ketepatan serta pemahaman grammar yang baik. Maka,
alangkah baiknya bila sedari dini materi ini dipelajari terlebih dahulu.
Ingat, bahwa frekuensi latihan akan memberikan dampak yang nyata terhadap
hasil. Berdasarkan pengalaman dalam mendampingi siswa yang akan masuk USM
PKN STAN, berikut beberapa buku yang bisa adik- adik gunakan sebagai
referensi. Buku- buku tersebut saya pandang tepat karena ulasan materi yang
singkat dan jelas.
1. Cliffs TOEFL, Preparation Guide by Michael A Pyle, M.A and
Mary Ellen Munoz Page, M.A.
Meskipun buku ini merupakan buku untuk persiapan TOEFL, namun materi- materi,
rumus, dan latihan soal relevan dengan materi- materi yang sering muncul
dalam soal. Pembahasan per bab atau materi lumayan jelas, singkat dan
padat.
2. Longman Complete Course for the TOEFL Test by Deborah Philips
Hampir sama dengan buku sebelumnya, buku ini juga buku persiapan untuk TOEFL.
Buku ini sangat lengkap membahas tips tips mengerjakan soal, bentuk- bentuk
latihan soal dan penyelesaian khususnya soal grammar baik tipe structure and written expression maupun tipe error analysis.
|
|
Buku TOEFL Longman
|
3. Understanding and Using English Grammar by Betty Schrampfer Azar
Buku ini sangat lengkap membahas grammar, disertai dengan rumus yang praktis
serta latihan- latihan yang lengkap tentang materi Grammar. Untuk saat ini
juga tersedia versi terbitan bahasa Indonesia sehingga memudahkan untuk
belajar.
#2. Reading Comprehension
Soal teks untuk
reading comprehension dalam soal- soal USM PKN STAN
biasanya diambil dari berbagai sumber baik website maupun sumber lain misalnya
jurnal ilmiah. Strategi menyelesaikannya sama dengan soal- soal reading
lainnya yang mencakup :
1. Topik
Beberapa ciri soal yang menyatakan topik adalah sebagai berikut :
- What is the topic of the text?
- The topic of the test is ....
- The text is about....
- The text tells us about ....
- What is the main information of the text?
- What does the text mainly discuss?
Cara penyelesaiannya adalah sebagai berikut,
-
Cari kata atau frase yang paling sering muncul di bacaan, kemudian
pilihlah jawaban yang sesuai.
-
Baca kalimat pertama dan kedua setiap paragraf, kemudian simpulkan
intisarinya dan pilihlah jawaban yang sesuai.
2. Title
Beberapa tipe soal yang menanyakan "title " atau judul bacaan adalah "What is
the best title of the text above?"
Cara menyelesaikan soal- soal yang menanyakan title atau judul adalah dengan
mencari pilihan jawaban (A-D) yang paling sesuai dengan jawaban.
3. Main Idea/ main information (pikiran utama/ kalimat utama dalam
paragraf)
Main idea adalah pengembangan topik bacaan, strategi menyelesaikannya adalah
dengan memilih jawaban (A-D) yang sesuai dengan topik bacaan. Bila main idea
bersifat tersirat, maka mencarinya dengan :
-
Untuk paragraf deduktif (umum - khusus) yaitu dengan membaca kalimat
pertama, kedua dalam paragraf dan kemudian pilihlah jawaban yang sesuai.
-
Untuk paragraf induktif (khusus- umum) dengan membaca kalimat terakhir
paragraf yang biasanya berupa kesimpulan, kemudian pilihlah jawaban yang
sesuai.
4. Aim/ purpose the writer (tujuan utama penulis)
Untuk mengetahui tujuan utama penulis biasanya diketahui dengan membaca
intisari gagasan paragraf pertama ( biasanya dinyatakan dalam kalimat 1,2)
ataupun bisa dari kesimpulan bacaan (paragraf terakhir)
5. Reference (pronoun + refers to)
Kata ganti (pronoun) selalu menjelaskan kata benda yang telah disebut
sebelumnya, sehingga cara mencarinya dengan membaca kata/ frase/ kalimat
sebelum "pronoun" yang ditanyakan.
6. Comprehensive question ( 5W + 1 H)
Pertanyaan dengan "Comprehensive Question" biasanya mencari informasi yang
sesuai dengan kata kunci dalam setiap pertanyaan. Ada beberapa penanda dalam
comprehensive questions seperti pemakaian what (apa) untuk menanyakan benda,
who (siapa) untuk menanyakan orang, where (dimana) untuk menanyakan tempat,
when (kapan) untuk menanyakan waktu, why (mengapa) untuk menanyakan alasan,
dan how (bagaimana) untuk menanayakan cara / keadaan.
7 True/ false statement
Pahamilah pilihan jawaban (A-E) satu persatu, cari pernyataan di dalam teks
yang sesuai untuk mengetahui apakah pilihan jawaban tersebut benar atau
salah.
8. Vocabulary.
Untuk mencari jawaban pertanyaan vocabulary (kosakata), yang pertama adalah
kuasailah kosakata kemudian cocokkan kosakata tersebut yang sesuai dengan
konteks kalimat pada bacaan. Biasanya pertanyaan vocabulary memiliki ciri-
ciri : meaning, synonym,antonym, and word definition.
Berikut contoh soal reading comprehension dengan tipe soal reference dan
mencari ide utama pada USM PKN STAN tahun 2016,
How do you stop disease-carrying mosquitoes from multiplying? That’s the
question plaguing the Brazilian government, which has been sending army
soldiers door to door on a mission to fight Zika—the virus suspected of
causing microcephaly in infants born to infected mothers. “They are
giving leaflets saying you have to keep your backyard clean from rubbish,”
says photographer Tomás Munita, who has been documenting Recife, a
northeastern state capital with a population of 3.7 million. Any stray
items left outside, even a bottle cap, can collect rainwater and become a
breeding ground for the Aedes aegypti mosquitoes that are thought to be
the main carriers of Zika.
But in Brazil’s favelas, or poor
neighborhoods, Munita says it’s hard to imagine that the government’s
information campaign will have much effect.
“It’s almost impossible
to control something like that in that kind of place,” he says. Many
houses in the favelas are makeshift shacks of cardboard and discarded
sheet metal. With limited access to clean water and garbage collection,
trash piles up and collects water, creating a perfect breeding ground for
mosquitoes.
The mosquito scourge goes far beyond these tight-packed
neighborhoods. Aedes aegypti has been incredibly hard to kill since it
arrived in Latin America with the slave trade from Africa. Huge
eradication programs in the 1950s stamped out the mosquito in some
countries, only to have them surge back in the 1970s and ‘80s.
A
soldier distributes leaflets in a favela. The city of Recife has a
population of 3.7 million people and is home to one of Brazil's largest
concentrations of favelas. Even the country’s health minister, Marcelo
Castro, has been quoted as saying that Brazil is “badly losing the battle”
against mosquitoes, which aren’t just a threat because they could carry
Zika. In Recife, Munita says that some people who aren’t pregnant fear
catching chikungunya and dengue from mosquitoes more than Zika, since
those diseases cause more severe illness.
1. The word "they" in line 4 refers to ....
A. government
B. Photographers
C. Soldiers
D. Mother
[+] Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C. Soldiers
Pembahasan: Ini adalah tipe soal pronoun reference (kata rujuk). Perhatikan kalimat sebelumnya: "...Brazilian government, which has been sending army soldiers door to door on a mission to fight Zika..." Kalimat berikutnya berbunyi: “They are giving leaflets..." Kata "They" (mereka) sebagai bentuk jamak merujuk langsung kepada subjek pelaku di kalimat sebelumnya, yaitu para tentara (soldiers).
2. What is the main idea of the first paragraph?
A. The massive spreading of Zika in Brazil
B. The question on how to stop Zika is remain unanswered
C. Brazilian government campaign to fight Zika
D. Steps to stop the spreading of Zika in Brazil
[+] Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Jawaban: C. Brazilian government campaign to fight Zika
Pembahasan: Ide pokok paragraf pertama tersirat dari kombinasi kalimat utama dan penjelasnya. Paragraf ini menyoroti bagaimana pemerintah Brasil kebingungan menghentikan virus Zika, sehingga mereka meluncurkan kampanye/misi intensif dengan mengirim tentara dari rumah ke rumah untuk membagikan selebaran kebersihan. Jadi, gagasan utamanya adalah kampanye pemerintah Brasil dalam memerangi Zika.
Nah, itulah ulasan singkat mengenai prediksi materi dan bentuk soal Tes Bahasa Inggris (TBI) SPMB PKN STAN 2026. Semoga pembahasan di atas bisa memberikan gambaran yang jelas bagi Anda yang sedang mempersiapkan diri tahun ini.
Ingin menguji kemampuan Anda lebih lanjut? Yuk, langsung asah kemampuan Anda lewat latihan soal lengkapnya di tautan berikut:
Selamat belajar, tetap konsisten, dan sampai jumpa di kampus Ali Wardhana!
Semoga Bermanfaat.
Salam.