11/25/2023

Geguritan dalam Bahasa Jawa, Pengertian, Aturan dan Unsur- Unsurnya

Geguritan bisa disebut sebagai salah satu karangan pendek yang disusun menggunakan pilihan kata yang indah. Geguritan merupakan jenis sastra baru yang tidak terikat dengan aturan- aturan tertentu seperti jumlah baris kalimat dan pilihan bahasa yang digunakan. 

Photo by Jonas Jacobsson on Unsplas

Aturan dalam Geguritan
Dalam geguritan ada beberapa aturan yang menjadi cirinya diantaranya,
  • Geguritan tidak terikat oleh guru gatra, guru wilangan dan guru lagu. 
  • Dalam geguritan, isinya lebih mengutamakan keindahan, kebaikan, dan hal- hal yang menarik lainnya
  • Geguritan biasanya menggunakan beberapa preposisi untuk menambah keindahan dalam bahasa 
  • Geguritan berisikan petunjuk, nasihat, kritik, protes, sindiran, rasa kehilangan maupun kekecewaan. 

Unsur- Unsur Geguritan
Beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam geguritan adalah sebagai berikut:
Nada 
Nada merupakan sikap batin pengarang yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada para pembacanya. Beberapa nada dalam geguritan mengekspresikan semangat, kritik, sindiran, pemberontakan, iri hati, dengki, sedih, kecewa, benci, gembira dan sebagainya.

Suasana 
Suasana merupakan keadaan batin para pembaca setelah membaca geguritan. 

Irama 
Irama yang juga disebut sebagai ritme merupakan salah satu unsur yang terbentuk akibat pengulanhgan dan pergantian kesatuan bunyi. Irama dapat membangun imajinasi pembaca geguritan agar lebih mendalami dari isi geguritan itu sendiri. 

Pilihan kata 
Pilihan kata (diksi) dalam gegurutan dapat menghasilkan geguritan yang pas. Kata- kata yang digunakan dapat bermakna denotatif maupun konotatif. 

Tembung entar
Tembung entar merupakan salah satu jenis kata uang menggambarkan makna yang berbeda dari istilah kata tersebut. 

Pralambang (simbolis)
Pralambang dalam geguritan memiliki makna yang sama dengan perumpaamaan. Kata lainny adalah pralampita yang berupa lambang warna- warni, gambar, alur, tingkah laku benda atau bahasa. 

Purwakanthi 
Purwakanthi merupakan urutan bunyi dalam suatu kalimat, dimana kata yang disebutkan di awal bersambungan dengan kata yang di belakangnya. Ada tiga jenis purwakanthi yaitu purwakanthi guru swara, purwakanthi guru sastra dan purwakanthi guru lagu. 


Itulah tentang pembahasan geguritan dalam bahasa jawa, baik secara pengertian, aturan dan unsur- unsurnya. Semoga pembahasan di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar bahasa Jawa khususnya tentang materi geguritan.

Semoga Bermanfaat.

Salam.

No comments:

Post a Comment