5/31/2023

Marketplace Guru untuk Memenuhi Kebutuhan Guru, Apakah Itu?

Marketplace guru merupakan solusi yang disajikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk memenuhi kebutuhan guru di Indonesia. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, menjelaskan konsep ini dalam rapat kerja antara Kemendikbud Ristek, Komisi X DPR RI, dan beberapa kementerian lain. 

Dalam forum tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengusulkan tiga pilar solusi, yaitu Marketplace Guru, perekrutan oleh sekolah, dan penempatan pada formasi yang kurang diminati.

Gambar oleh Nattanan Kanchanaprat dari Pixabay

Marketplace Guru adalah sebuah database atau pangkalan data yang akan mencakup semua guru yang berhak mengajar. Database ini akan dapat diakses oleh semua sekolah di Indonesia dimana melalui konsep ini, pola perekrutan guru akan berubah, yang semula terpusat menjadi pengangkatan guru setiap saat, mirip dengan belanja di marketplace. 

Melalui konsep ini, sekolah-sekolah di Indonesia dapat merekrut guru sesuai dengan formasi yang dibutuhkan. Meskipun formasi tetap ditentukan oleh pemerintah pusat, namun perekrutan masih bersifat dinamis setiap tahunnya,  tergantung pada jumlah siswa. Perekrutan oleh sekolah pun  juga hanya dapat dilakukan melalui Marketplace Guru.

Disamping itu, anggaran gaji dan tunjangan guru aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini dikelola oleh pemerintah daerah akan dialihkan ke sekolah. Anggaran ini akan ditransfer langsung ke rekening sekolah dan hanya dapat digunakan untuk merekrut guru yang terdaftar dalam Marketplace Guru. Nadiem menjelaskan bahwa dana tersebut akan dikunci dan hanya dapat digunakan oleh guru yang memenuhi kriteria. 

Melalui Marketplace Guru, calon guru akan memiliki kesempatan dalam mendaftar dan memilih lokasi mengajar tanpa harus menunggu proses perekrutan secara terpusat dari Pemerintah. 

Dalam hal ini, Pemerintah juga akan memastikan bahwa formasi guru di sekolah-sekolah terpenuhi, terutama pada formasi yang kurang diminati. Salah satu upaya dalam penempatan guru pada formasi yang kurang diminati adalah dengan memberikan beasiswa dengan ikatan dinas.

Dengan solusi Marketplace Guru ini, diharapkan dapat memastikan setiap sekolah memiliki guru yang kompeten dan memenuhi kebutuhan pendidikan di Indonesia. Melalui sistem ini, proses perekrutan guru akan menjadi lebih efisien dan fleksibel.

No comments:

Post a Comment